Fakta-Fakta Kapal Kominfo Hilang Kontak, BTS untuk Papua Pegunungan Lenyap?

Rifan Aditya | Suara.com

Selasa, 23 Juli 2024 | 16:24 WIB
Fakta-Fakta Kapal Kominfo Hilang Kontak, BTS untuk Papua Pegunungan Lenyap?
Ilustrasi kapal (Unsplash/pixel2013 ) - Fakta-Fakta Kapal Kominfo Hilang Kontak, BTS untuk Papua Pegunungan Lenyap?

Suara.com - Berita mengejutkan datang dari wilayah Papua Pegunungan. Kapal Cita XX yang membawa material Base Transceiver Station (BTS) Bakti Kominfo dilaporkan hilang kontak. Insiden ini memicu kekhawatiran besar karena kapal tersebut mengangkut perangkat penting untuk pembangunan infrastruktur komunikasi di daerah tersebut.

Seperti apa kronologi dan fakta kapal Kominfo hilang kontak? Simak ulasan selengkapnya di bawah ini, yang telah berhasil dirangkum dari berbagai sumber. 

Kronologi Penjelasan dari Kominfo

Kapal yang berangkat dari Timika menuju Yahukimo sudah hilang kontak selama tiga hari terakhir. Menurut laporan Antara pada Senin (22/7/2024), kapal tersebut meninggalkan Timika pada Senin (15/7) sekitar pukul 05.43 WITA dan dijadwalkan tiba di Yahukimo pada Kamis (18/7).

Kapal berjenis LCT GT 145 tersebut terakhir kali berkomunikasi dengan kapal Prima Jaya pada hari Selasa (16/7). Informasi dari awak Kapal Prima Jaya menyebutkan bahwa Kapal Cita XX terlihat tidak bergerak dan berada di dekat pinggiran.

Sejak Jumat (19/7), Penanggung Jawab Kapal Cita XX, Mufli, melaporkan kepada Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan Timika bahwa kapal tersebut belum tiba di Pelabuhan Yahukimo. 

Menurut informasi dari Basarnas, Kantor Pencarian dan Pertolongan Timika menerima laporan dari Ezra Muklis pada Jumat (19/07) sore. Laporan tersebut menyebutkan bahwa Kapal LCT Cita XX berangkat dari Timika pada Senin (15/07) siang dan dijadwalkan tiba di Yahukimo pada Kamis (18/07) sore.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Timika, I Wayan Suyatna, segera menyebarkan informasi ini ke instansi terkait dan kapal-kapal yang biasa melewati jalur tersebut. Namun, hingga Sabtu (20/7) siang, tidak ada informasi mengenai keberadaan kapal itu.

Isi Muatan Kapal

Direktur Utama BLU BAKTI Kominfo, Fadhilah Mathar, menyatakan bahwa Kapal CITA XX membawa peralatan BTS, tower, power, dan VSAT.

Fadhilah menjelaskan bahwa muatan tersebut direncanakan untuk penyediaan sinyal 4G Bakti Kominfo di Kabupaten Yahukimo, Provinsi Papua Pegunungan.

Penumpang Kapal

Terdapat 12 orang di kapal tersebut. Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Timika, I Wayan Suyatna, menjelaskan bahwa Kapal LCT Cita XX berangkat pada Senin (15/7) siang dan dijadwalkan tiba di Yahukimo pada Kamis (18/7) sore.

Berikut daftar 12 penumpang kapal berdasarkan data dari Basarnas:

1. Junaidi (nakhoda, laki-laki)

2. Dedi Irawan (mualim, laki-laki)

3. M Arif Efenfi (KKM, laki-laki)

4. Haikal (oilman, laki-laki)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menkominfo Minta Selamatkan 12 Awak Kapal BAKTI Kominfo yang Hilang Kontak di Papua

Menkominfo Minta Selamatkan 12 Awak Kapal BAKTI Kominfo yang Hilang Kontak di Papua

Tekno | Selasa, 23 Juli 2024 | 14:43 WIB

ASDP Raup Cuan Rp 356 Miliar di Semester I-2024

ASDP Raup Cuan Rp 356 Miliar di Semester I-2024

Bisnis | Senin, 22 Juli 2024 | 09:45 WIB

Menkominfo Budi Arie: Ribuan Anggota TNI hingga DPR Main Judi Online

Menkominfo Budi Arie: Ribuan Anggota TNI hingga DPR Main Judi Online

Tekno | Minggu, 21 Juli 2024 | 19:25 WIB

Kapal Pengangkut BTS Bakti Hilang di Papua

Kapal Pengangkut BTS Bakti Hilang di Papua

Tekno | Minggu, 21 Juli 2024 | 19:18 WIB

Terkini

Skandal Riset Palsu di Denmark, Gelar Akademik 3 WNI Bakal Dicabut?

Skandal Riset Palsu di Denmark, Gelar Akademik 3 WNI Bakal Dicabut?

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 12:48 WIB

Si Doel Janji Cari Dana Demi RT Canggih di Gandaria: Kalau Belum Ada, Kita Pikirin

Si Doel Janji Cari Dana Demi RT Canggih di Gandaria: Kalau Belum Ada, Kita Pikirin

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 12:42 WIB

Katanya Mau Damai, AS Kembali Serang Iran Kirim Jet Tempur

Katanya Mau Damai, AS Kembali Serang Iran Kirim Jet Tempur

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 12:41 WIB

Masjid Al Ikhlas Riverwalk Island Sebar Daging Kurban ke 2.000 Orang, Ini Skemanya

Masjid Al Ikhlas Riverwalk Island Sebar Daging Kurban ke 2.000 Orang, Ini Skemanya

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 12:33 WIB

Heboh Peneliti Indonesia Diduga Palsukan Riset di Denmark, Begini Respons Menteri Dikti

Heboh Peneliti Indonesia Diduga Palsukan Riset di Denmark, Begini Respons Menteri Dikti

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 12:23 WIB

AI Jadi Alat Tipu Peneliti WNI di Denmark, Dipicu Pencitraan dan Jalan-jalan Gratis

AI Jadi Alat Tipu Peneliti WNI di Denmark, Dipicu Pencitraan dan Jalan-jalan Gratis

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 12:15 WIB

Alarm Bahaya Wabah Ebola, IPMG Percepat Transfer Riset Farmasi di Indonesia

Alarm Bahaya Wabah Ebola, IPMG Percepat Transfer Riset Farmasi di Indonesia

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 12:10 WIB

MK Ancam Coret Parpol Tanpa 30% Caleg Perempuan, Demokrat Tak Gentar

MK Ancam Coret Parpol Tanpa 30% Caleg Perempuan, Demokrat Tak Gentar

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:49 WIB

AHY: Perjuangan Demokrat Bukan Cuma Bagi-bagi Kurban, Tapi Kebijakan Pro-Rakyat

AHY: Perjuangan Demokrat Bukan Cuma Bagi-bagi Kurban, Tapi Kebijakan Pro-Rakyat

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:39 WIB

Berani! Prancis Gugat Israel karena Siksa Aktivis Global Sumud Flotilla

Berani! Prancis Gugat Israel karena Siksa Aktivis Global Sumud Flotilla

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:38 WIB