Ismail Haniyeh Telah Berjuang di Jalan Allah, Dubes Iran: Dia Seorang Pejuang Kemerdekaan Palestina

Andi Ahmad S

Jum'at, 02 Agustus 2024 | 23:57 WIB
Ismail Haniyeh Telah Berjuang di Jalan Allah, Dubes Iran: Dia Seorang Pejuang Kemerdekaan Palestina
Pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei memimpin doa di depan peti jenazah mendiang pemimpin Hamas Ismail Haniyeh dan pengawalnya, selama prosesi pemakamannya di Teheran, Iran, Kamis (1/8/2024). [IRANIAN SUPREME LEADER'S WEBSITE / AFP]

Suara.com - Tewasnya petinggi kelompok perjuangan Palestina, Hamas, Ismail Haniyeh oleh Israel masih menjadi sorotan dunia hingga detik ini, seperti dari Duta Besar Iran untuk Indonesia Mohammad Boroujerdi.

Menurutnya, Ismail Haniyeh telah berjuang di jalan Allah SWT demi memperjuangkan kemerdekaan Palestina dari penjajahan Israel.

"Almarhum syahid Ismail Haniyeh adalah seorang pejuang yang telah mempersembahkan segalanya, usianya, keluarganya di jalan Allah SWT untuk kemerdekaan bangsa Palestina," kata Boroujerdi usai mengikuti salat gaib di Masjid Istiqlal Jakarta pada Jumat.

Boroujerdi menjelaskan bahwa sekitar 65 orang dari keluarga Ismail Haniyeh telah gugur dan pada akhirnya kepala biro politik Hamas itu juga menyusul 60 orang dari keluarganya yang telah meninggal.

Pada kesempatan itu, Boroujerdi juga menyampaikan bela sungkawa yang mendalam atas gugurnya Ismail Haniyeh kepada Dubes Palestina dan umat Islam di seluruh dunia serta bangsa-bangsa yang tertindas.

"Mudah-mudahan Allah memberikan kemudahan kepada kita semua dan InsyaAllah syahada tokoh-tokoh besar ini tidak akan sia-sia. Insya Allah akan menjadi mukadimah untuk kemerdekaan bangsa Palestina," katanya.

Menurutnya, Iran akan membalas atas apa yang telah dilakukan terhadap Ismail Haniyeh dan akan memberikan balasan yang setimpal dan bahkan lebih keras dari itu.

"Mudah-mudahan darahnya (Ismail Haniyeh) tidak akan sia-sia, apalagi peristiwa tersebut terjadi di wilayah Republik Islam Iran. Ismail Haniyeh adalah tamu Republik Islam Iran dan menyakiti tamu bahkan membuatnya syahid, merupakan sebuah penghinaan. Pelanggaran terhadap kehormatan Iran," katanya.

Sekitar 10 bulan terakhir, rezim zionis Israel telah melakukan berbagai aksi keji dan pembunuhan terhadap lebih dari 40.000 orang, yang 70 persen di antaranya adalah anak-anak dan kaum perempuan yang tidak berdosa.

Lebih lanjut Boroujerdi mengatakan bahwa resolusi PBB tidak ada gunanya bagi mereka. "Puluhan resolusi telah dikeluarkan oleh PBB, namun Israel telah melanggarnya dan berupaya memperluas perang di berbagai wilayah," ucapnya.

Boroujerdi menegaskan bahwa sampai hari kiamat pun Iran akan selalu membela Palestina dan akan terus berjuang untuk kemerdekaan Palestina. [Antara].

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Fadli Zon Kecam Pembunuhan Pimpinan Hamas Ismail Haniyeh oleh Israel: Tindakan yang Menghambat Dialog Damai

Fadli Zon Kecam Pembunuhan Pimpinan Hamas Ismail Haniyeh oleh Israel: Tindakan yang Menghambat Dialog Damai

Video | Jum'at, 02 Agustus 2024 | 20:05 WIB

Ekspresi Jusuf Kalla dan Din Syamsudin Berdiri Langsung di Sisi Makam Ismail Haniyeh

Ekspresi Jusuf Kalla dan Din Syamsudin Berdiri Langsung di Sisi Makam Ismail Haniyeh

News | Jum'at, 02 Agustus 2024 | 19:54 WIB

Ketegangan Iran-Israel Meningkat, Maskapai Lufthansa Jerman Hentikan Penerbangan ke Tel Aviv

Ketegangan Iran-Israel Meningkat, Maskapai Lufthansa Jerman Hentikan Penerbangan ke Tel Aviv

News | Jum'at, 02 Agustus 2024 | 17:08 WIB

Terkini

KPK Ungkap Alasan Tak Menerbitkan Surat Panggilan untuk Silmy Karim

KPK Ungkap Alasan Tak Menerbitkan Surat Panggilan untuk Silmy Karim

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:30 WIB

Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Padat Karya, Syaratnya Cukup KTP Jakarta

Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Padat Karya, Syaratnya Cukup KTP Jakarta

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 20:56 WIB

Gus Ipul Kunjungi Al Falah Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026

Gus Ipul Kunjungi Al Falah Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 20:12 WIB

Sepertiga Kelurahan di Jakarta Belum Punya Pos Pemadam Kebakaran

Sepertiga Kelurahan di Jakarta Belum Punya Pos Pemadam Kebakaran

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 19:37 WIB

Prasasti: Stabilitas Rupiah dan Inflasi Jadi Ujian Pemerintah

Prasasti: Stabilitas Rupiah dan Inflasi Jadi Ujian Pemerintah

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 18:38 WIB

Ekstradisi Paulus Tannos ke Indonesia Tunggu Sidang Lanjutan di Singapura pada Agustus 2026

Ekstradisi Paulus Tannos ke Indonesia Tunggu Sidang Lanjutan di Singapura pada Agustus 2026

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 17:40 WIB

ICW soal Kasus Silmy Karim: Pemerasan Masih Marak, Pemerintah Gagal Benahi Sistem Perizinan.

ICW soal Kasus Silmy Karim: Pemerasan Masih Marak, Pemerintah Gagal Benahi Sistem Perizinan.

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 17:18 WIB

4 Cara Mengelola Pengeluaran Bulanan agar Saldo Dompet Digital Lebih Hemat dengan ShopeePay

4 Cara Mengelola Pengeluaran Bulanan agar Saldo Dompet Digital Lebih Hemat dengan ShopeePay

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 16:48 WIB

Sengketa Tanah Kedoya Memanas, Tergugat Persoalkan Status Kuasa Hukum Penggugat

Sengketa Tanah Kedoya Memanas, Tergugat Persoalkan Status Kuasa Hukum Penggugat

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 16:35 WIB

Jakarta Siapkan Sistem Peringatan Dini Kualitas Udara, Warga Bisa Cek Polusi 3 Hari ke Depan

Jakarta Siapkan Sistem Peringatan Dini Kualitas Udara, Warga Bisa Cek Polusi 3 Hari ke Depan

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:54 WIB