Panasnya Bara Konflik PBNU - PKB: Upaya Lengserkan Cak Imin hingga Bekas Elite Partai Dipolisikan

Rabu, 07 Agustus 2024 | 08:14 WIB
Panasnya Bara Konflik PBNU - PKB: Upaya Lengserkan Cak Imin hingga Bekas Elite Partai Dipolisikan
Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar alias Cak Imin menghadiri Acara Hari Lahir (Harlah) Ke-26 dan Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) PKB. (Suara.com/Dea)

Suara.com - PBNU dan PKB belakangan ini menjadi sorotan publik karena keduanya sedang terlibat konflik terbuka. Bahkan, baru-baru ini para elite dari PBNU dan PKB terang-terangan saling 'serang'.

Di tengah perseteruan ormas dan partai politik tersebut yang makin memanas. Mantan Sekjen PKB, Lukman Edy turut dipolitikan oleh oleh mantan koleganya di partai berlambang bola dunia yang dikelilingi sembilan bintang tersebut.

Lukman Edy dipolisikan lantaran dianggap telah menyebarkan fitnah terkait kepemimpinan Muhaimin Iskandar alias Cak Imin di PKB.

Perihal tindakan elite PKB yang melaporkan Lukman Edy ke Bareskrim Polri pun ditanggapi oleh Sekjen PBNU, Saifullah Yusuf, alias Gus Ipul. Pelaporan terhadap Lukman Edy dianggap merupakan bentuk keputusasaan dari elite PKB.

Bersamaan konflik antara PBNU dan PKB, Gus Ipul pun menjadi sasaran sindiran telak dari kubu Cak Imin, Jazilul Fawaid alias Gus Jazil.

Sindiran itu disampaikan Gus Jazil menanggapi soal ancaman pelengseran Cak Imin lewat Munaslub kubu Sekjen PBNU, Gus Ipul.

Perihal adanya wacana munaslub untuk melengserkan Cak Imin, Waketum PKB itu 'menyerang' balik kubu Gus Ipul tak mengantongi KTA partai.

Di sisi lain, PBNU juga telah membentuk panitia khusus alias pansus untuk mengusut soal tudingan 'kudeta merangkak' Cak Imin saat merebut PKB dari tangan Abdurrahman Wahid alias Gus Dur.

Pihak yang akan digali keterangannya oleh pansus versi PBNU adalah mantan politikus PKB, Effendy Choirie, alias Gus Choi.

Baca Juga: Tidak Khawatir Ada Munaslub Lengserkan Cak Imin, Jazilul Sebut Gus Ipul Cs Tak Punya KTA PKB

Perihal mencuatnya konflik elite PKB dan PBNU yang makin memanas, berikut adalah rangkuman sejumlah berita yang telah tayang di Suara.com pada Selasa (6/8/2024) kemarin. 

1. Usai Bongkar 'Borok' Cak Imin ke Pansus PBNU, PKB Polisikan Lukman Edy: Ucapannya Membahayakan!

Usai Bongkar 'Borok' Cak Imin ke Pansus PBNU, PKB Polisikan Lukman Edy: Ucapannya Membahayakan! (Suara.com/Novian)
Usai Bongkar 'Borok' Cak Imin ke Pansus PBNU, PKB Polisikan Lukman Edy: Ucapannya Membahayakan! (Suara.com/Novian)

Mantan Sekretaris Jenderal PKB Lukman Edy akhirnya dipolisikan buntut ucapannya yang membongkar borok Muhaimin Iskandar alias Cak Imin kepada panitia khusus (pansus) PBNU. Pelaporan itu disampaikan perwakilan dari PKB di Bareskrim Polri pada Senin (5/8/2024) kemarin. 

Ketua DPP Partai Bidang Hukum dan Perundungan, Cucun Syamsurijal mengatakan pihaknya melaporkan Lukman Edy ke Bareskrim Polri atas dugaan pencemaran nama baik.

Baca selengkapnya

2. Tidak Khawatir Ada Munaslub Lengserkan Cak Imin, Jazilul Sebut Gus Ipul Cs Tak Punya KTA PKB

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI