Kisah Para Penjaga Surga Bawah Laut di Pulau Bunaken: Kerja Nyata UGM dan Inovasi Batok Kelapa

Galih Priatmojo, Hiskia Andika Weadcaksana

Minggu, 11 Agustus 2024 | 13:14 WIB
Kisah Para Penjaga Surga Bawah Laut di Pulau Bunaken: Kerja Nyata UGM dan Inovasi Batok Kelapa
Kegiatan mahasiswa KKN UGM melepasliarkan tukik di Pulau Bunaken. [Suarajogja.id/Hiskia Andika Weadcaksana]

Suara.com - Terumbu karang hanya salah satu dari banyak objek yang dilakukan konservasi di kawasan Taman Nasional Bunaken. Selain itu ada mangrove yang ditanam kembali dan pelepasliaran tukik untuk melestarikan ekosistem. 

Untuk tukik, berasal dari penetasan secara semi alami. Hal itu dilakukan guna menjaga telur-telur penyu dari ancaman para predator mulai dari manusia hingga satwa.

"Jadi akhirnya harus kita amankan telur-telur penyu yang ada di sarang itu untuk kita tetaskan secara alami dan kita pelihara, kita rawat sampai saatnya untuk siap dilepasliarkan," ucap Kepala Balai Taman Nasional Bunaken, Faat Rudhianto, Jumat (9/8/2024).

Kemudian untuk penanaman mangrove, kata Faat memang sudah harus dilakukan di beberapa titik. Mengingat beberapa kawasan di Bunaken sudah mulai gundul.

"Kalau untuk kegiatan penanaman mangrove, memang di pantai beberapa mangrove sudah mulai terbuka dan harus dilakukan pemilihan ekosistem. Supaya energi air laut itu tidak terlalu banyak menghantam pantai dan mengakibatkan abrasi," ujarnya.

Kegiatan mahasiswa KKN UGM saat menanam mangrove di Pulau Bunaken. [Suarajogja.id/Hiskia Andika Weadcaksana]
Kegiatan mahasiswa KKN UGM saat menanam mangrove di Pulau Bunaken. [Suarajogja.id/Hiskia Andika Weadcaksana]

Menurutnya edukasi untuk menekankan pentingnya menjaga kelestarian itu harus terus dilakukan. Meskipun, upaya itu menjadi tantangan tersendiri bagi semua pihak.

"Bagaimana mereka menjaga lingkungan mereka sendiri, bagaimana mereka menangkap ikan dengan ramah, dengan lingkungan mereka tidak melakukan kegiatan destructif termasuk manajemen sampahnya, itu yang perlu kita edukasi," tegasnya.

Kehadiran mahasiswa menjadi penting untuk semakin menguatkan sosialisasi dan edukasi. Sehingga lebih memahami dan membantu upaya konservasi di TN Bunaken.

Batok Kelapa Selamatkan Terumbu Karang

baca juga

Perwakilan dari Kormater Agro, KKN UGM di Bunaken, Kharisma Pundhi Rukmana, mengatakan timnya membuat sebuah inovasi untuk transplantasi terumbu karang. Dalam hal ini dengan menggunakan bahan alami tempurung atau batok kelapa untuk menarik substrat.

Kegiatan mahasiswa KKN UGM saat transplantasi terumbu karang di Pulau Bunaken. [Suarajogja.id/Hiskia Andika Weadcaksana]
Kegiatan mahasiswa KKN UGM saat transplantasi terumbu karang di Pulau Bunaken. [Suarajogja.id/Hiskia Andika Weadcaksana]

"Nah di sini transplantasi terumbu karang yang dilakukan oleh mahasiswa itu adalah membuat bio reeftek. Jadi merupakan salah satu metode pelestarian terumbu karang tapi menggunakan bahan alami," ucap Pundhi.

Inovasi itu tercetus setelah timnya melakukan observasi ke seluruh Pulau Bunaken. Dari sana ditemukan ada sumberdaya yang masih kurang termanfaatkan yakni batok kelapa apalagi dengan jumlah yang cukup banyak.

"Jadi melihat itu kami coba berdayakan juga dengan masyarakat. Pembuatan bioreeftek ini juga melibatkan masyarakat dan pemuda salah satunya terus membuat itu dengan batok kelapa karena mudah didapat terus juga pengaplikasiannya mudah," tuturnya. 

Mudahnya bahan dasar yang digunakan untuk media transplantasi ini ditemukan di Bunaken, menurut Pundhi, sudah menjadi modal tersendiri. Sehingga dapat dibuat oleh masyarakat yang ada di sini.

"Nah nanti untuk mekanismenya itu bioreeftek-nya ditenggelamkan di dasar laut kemudian nanti akan menarik substrat-subtrat terumbu karang yang baru. Jadi batok kelapanya jadi tempat penempelan substrat untuk terumbu karang yang baru," ungkapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kisah Para Penjaga Surga Bawah Laut di Pulau Bunaken: Konservasi dan Tantangan Eksploitasi

Kisah Para Penjaga Surga Bawah Laut di Pulau Bunaken: Konservasi dan Tantangan Eksploitasi

News | Minggu, 11 Agustus 2024 | 12:51 WIB

Terkini

Darurat Korupsi! Golkar Desak Evaluasi Total Rekrutmen Kepala Daerah Usai OTT Beruntun

Darurat Korupsi! Golkar Desak Evaluasi Total Rekrutmen Kepala Daerah Usai OTT Beruntun

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 03:33 WIB

Mulut Dimasukkan Sepatu! Viral Pengakuan Manajer Bank Ngaku Disiksa Atasan

Mulut Dimasukkan Sepatu! Viral Pengakuan Manajer Bank Ngaku Disiksa Atasan

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 03:27 WIB

Sita 74 Kg Emas dan Valas Rp476 Miliar, Kortas Tipidkor Polri Bongkar Brankas Rahasia di Sentul

Sita 74 Kg Emas dan Valas Rp476 Miliar, Kortas Tipidkor Polri Bongkar Brankas Rahasia di Sentul

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 02:23 WIB

Gebrakan RUU Sisdiknas: Wajib Belajar Kini 13 Tahun, Termasuk 1 Tahun di PAUD

Gebrakan RUU Sisdiknas: Wajib Belajar Kini 13 Tahun, Termasuk 1 Tahun di PAUD

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 02:16 WIB

Usai Cafe de'CLAN Signature, Polisi Sita 74 Kg Emas dan Ratusan Miliar Hasil TPPU di Sentul City!

Usai Cafe de'CLAN Signature, Polisi Sita 74 Kg Emas dan Ratusan Miliar Hasil TPPU di Sentul City!

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 01:51 WIB

Geledah Rumah Mewah di Sentul City Bogor, Polisi Diduga Sita Emas Hingga Mata Uang Asing

Geledah Rumah Mewah di Sentul City Bogor, Polisi Diduga Sita Emas Hingga Mata Uang Asing

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 01:41 WIB

Rumah Mewah di Sentul City Digeledah Polisi Tengah Malam, Diduga Milik Jampidsus Febrie Adriansyah

Rumah Mewah di Sentul City Digeledah Polisi Tengah Malam, Diduga Milik Jampidsus Febrie Adriansyah

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 00:58 WIB

Meluas ke 12 Titik! Polisi Geledah Pacific Place hingga Rumah Mewah di Sentul Terkait Kasus TPPU

Meluas ke 12 Titik! Polisi Geledah Pacific Place hingga Rumah Mewah di Sentul Terkait Kasus TPPU

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 23:30 WIB

Bahaya State Capture, Pakar Ungkap Cara Militer 'Kuasai' Negara Lewat Jalur Legal

Bahaya State Capture, Pakar Ungkap Cara Militer 'Kuasai' Negara Lewat Jalur Legal

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 23:30 WIB

Jejak Densus 88 Kuntit Jampidsus di Cafe de'CLAN Signature: Kini Ditemukan Brankas Dolar Rp67 M!

Jejak Densus 88 Kuntit Jampidsus di Cafe de'CLAN Signature: Kini Ditemukan Brankas Dolar Rp67 M!

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 22:59 WIB

×