Rela Berutang Demi Pulangkan Jenazah Putranya dari Kamboja, Ayah di Inggris Syok Ternyata yang datang Bukan Anaknya

Bella

Jum'at, 16 Agustus 2024 | 17:07 WIB
Rela Berutang Demi Pulangkan Jenazah Putranya dari Kamboja, Ayah di Inggris Syok Ternyata yang datang Bukan Anaknya
Ilustrasi jenazah. (unsplash)

Suara.com - Sebuah insiden tragis terjadi ketika seorang ayah, Stephen Nightingale, dari Nottingham, berjuang untuk membawa pulang jenazah putranya, Kevin Nightingale, yang meninggal karena serangan jantung di Kamboja.

Namun, yang diterima keluarga bukanlah jenazah Kevin yang berusia 39 tahun, melainkan jenazah seorang pria berusia 77 tahun.

Pada tanggal 9 Mei, Stephen dan keluarganya menerima pemberitahuan dari polisi bahwa Kevin telah meninggal. Stephen segera menghubungi ibu Kevin, Maureen Thompson, sebelum memulai upaya untuk memulangkan jenazah putra mereka melalui firma Kamboja, Evergreen Funeral Services.

Kebingungan terjadi saat jenazah yang dikirim ke Inggris pada tanggal 10 Juni, yang awalnya diyakini sebagai Kevin, ternyata adalah seorang pria berusia 77 tahun.

Stephen Nightingale, bersama dengan Maureen dan saudara Kevin, Sean, segera menyadari kesalahan ini ketika mereka pergi mengidentifikasi jenazah tersebut.

"Saya mendapat telepon saat mereka di sana dan saya tahu ada yang tidak beres. Itu bukan Kevin," kata Stephen Nightingale yang berusaha meminjam sebagian besar uang untuk memulangkan jenazah putranya karena kampanye GoFundMe belum berhasil mengumpulkan cukup uang.

Meskipun keluarga telah menyampaikan kesalahannya kepada Evergreen Funeral Services, firma tersebut hanya meminta foto jenazah tersebut tanpa memberikan penjelasan yang memuaskan.

Setelah jenazah pria berusia 77 tahun itu dikremasi di Inggris dan abunya dikirim kembali ke Kamboja, jenazah Kevin akhirnya dikembalikan seminggu setelah kesalahan itu terungkap. Namun, kondisi jasad Kevin yang sudah membusuk parah membuat proses terakhir keluarga menjadi sangat menyakitkan.

Tuan Nightingale mengatakan dia sangat sedih karena tidak dapat melihat putranya untuk perpisahan terakhir.

"Saya ingin sekali memandangnya dan mengucapkan selamat tinggal, nak, maaf atas segalanya, tetapi saya tidak pernah mendapatkan kesempatan itu," demikian ungkapannya.

Evergreen Funeral Services telah mengembalikan biaya pemulangan kepada keluarga, namun belum memberikan permintaan maaf atau penjelasan yang memadai mengenai kesalahan yang terjadi.

Keluarga Kevin berharap agar tidak ada keluarga lain yang mengalami kesedihan seperti yang mereka alami akibat kesalahan identifikasi yang fatal ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kerusuhan Bangladesh Renggut Nyawa WNI, Pemerintah Fasilitasi Pemulangan Jenazah

Kerusuhan Bangladesh Renggut Nyawa WNI, Pemerintah Fasilitasi Pemulangan Jenazah

News | Jum'at, 16 Agustus 2024 | 13:01 WIB

Prediksi Manchester United vs Fulham di Liga Inggris: Skor, H2H, Live Streaming

Prediksi Manchester United vs Fulham di Liga Inggris: Skor, H2H, Live Streaming

Bola | Jum'at, 16 Agustus 2024 | 09:21 WIB

Efek Nathan Tjoe-A-On, Kualitas Swansea City Dipuji-puji usai Dirinya Debut

Efek Nathan Tjoe-A-On, Kualitas Swansea City Dipuji-puji usai Dirinya Debut

Bola | Jum'at, 16 Agustus 2024 | 07:40 WIB

Wilayah Kursk Rusia Bakal Diserang Ukraina, Inggris Siap Kirim Persenjataan

Wilayah Kursk Rusia Bakal Diserang Ukraina, Inggris Siap Kirim Persenjataan

News | Kamis, 15 Agustus 2024 | 19:18 WIB

Kelainan Irama Jantung Picu Risiko Stroke Iskemik 5 Kali Lipat, Kenali Gejalanya!

Kelainan Irama Jantung Picu Risiko Stroke Iskemik 5 Kali Lipat, Kenali Gejalanya!

Health | Kamis, 15 Agustus 2024 | 19:04 WIB

Gancor di Carabao Cup, Pelatih Swansea City Ungkit 1 Hal yang Paling Disuka dari Nathan Tjoe-A-On: Dia Punya...

Gancor di Carabao Cup, Pelatih Swansea City Ungkit 1 Hal yang Paling Disuka dari Nathan Tjoe-A-On: Dia Punya...

Bola | Kamis, 15 Agustus 2024 | 14:55 WIB

Media Vietnam Tepuk Tangan Lihat Keganasan Nathan Tjoe A-On dan Elkan Baggott di Liga Inggris

Media Vietnam Tepuk Tangan Lihat Keganasan Nathan Tjoe A-On dan Elkan Baggott di Liga Inggris

Bola | Rabu, 14 Agustus 2024 | 16:55 WIB

Terkini

KPK Ungkap Alasan Tak Menerbitkan Surat Panggilan untuk Silmy Karim

KPK Ungkap Alasan Tak Menerbitkan Surat Panggilan untuk Silmy Karim

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:30 WIB

Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Padat Karya, Syaratnya Cukup KTP Jakarta

Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Padat Karya, Syaratnya Cukup KTP Jakarta

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 20:56 WIB

Gus Ipul Kunjungi Al Falah Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026

Gus Ipul Kunjungi Al Falah Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 20:12 WIB

Sepertiga Kelurahan di Jakarta Belum Punya Pos Pemadam Kebakaran

Sepertiga Kelurahan di Jakarta Belum Punya Pos Pemadam Kebakaran

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 19:37 WIB

Prasasti: Stabilitas Rupiah dan Inflasi Jadi Ujian Pemerintah

Prasasti: Stabilitas Rupiah dan Inflasi Jadi Ujian Pemerintah

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 18:38 WIB

Ekstradisi Paulus Tannos ke Indonesia Tunggu Sidang Lanjutan di Singapura pada Agustus 2026

Ekstradisi Paulus Tannos ke Indonesia Tunggu Sidang Lanjutan di Singapura pada Agustus 2026

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 17:40 WIB

ICW soal Kasus Silmy Karim: Pemerasan Masih Marak, Pemerintah Gagal Benahi Sistem Perizinan.

ICW soal Kasus Silmy Karim: Pemerasan Masih Marak, Pemerintah Gagal Benahi Sistem Perizinan.

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 17:18 WIB

4 Cara Mengelola Pengeluaran Bulanan agar Saldo Dompet Digital Lebih Hemat dengan ShopeePay

4 Cara Mengelola Pengeluaran Bulanan agar Saldo Dompet Digital Lebih Hemat dengan ShopeePay

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 16:48 WIB

Sengketa Tanah Kedoya Memanas, Tergugat Persoalkan Status Kuasa Hukum Penggugat

Sengketa Tanah Kedoya Memanas, Tergugat Persoalkan Status Kuasa Hukum Penggugat

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 16:35 WIB

Jakarta Siapkan Sistem Peringatan Dini Kualitas Udara, Warga Bisa Cek Polusi 3 Hari ke Depan

Jakarta Siapkan Sistem Peringatan Dini Kualitas Udara, Warga Bisa Cek Polusi 3 Hari ke Depan

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:54 WIB