Hamas dan Jihad Islam Mengaku Bertanggung Jawab atas Ledakan Bom di Tel Aviv

Bella | Suara.com

Senin, 19 Agustus 2024 | 20:02 WIB
Hamas dan Jihad Islam Mengaku Bertanggung Jawab atas Ledakan Bom di Tel Aviv
Ilustrasi Hamas di Palestina

Suara.com - Sayap bersenjata Hamas dan Jihad Islam mengklaim bertanggung jawab atas ledakan bom yang terjadi di dekat sebuah sinagoga di Tel Aviv pada Minggu malam.

Ledakan ini, yang oleh polisi Israel dan badan intelijen Shin Bet digambarkan sebagai serangan teroris, menewaskan seorang pria yang membawa bom dan melukai seorang pejalan kaki.

Dalam pernyataan mereka, sayap bersenjata Hamas dan Jihad Islam menyatakan bahwa "operasi syahid" di dalam wilayah Israel akan terus berlanjut selama "pembantaian dan kebijakan pembunuhan" oleh Israel di Gaza terus berlangsung. Pernyataan ini merujuk pada serangan militer Israel di Gaza serta pembunuhan pemimpin Hamas, Ismail Haniyeh, di Teheran pada 31 Juli lalu.

Israel belum mengonfirmasi maupun menyangkal keterlibatannya dalam kematian Haniyeh di ibu kota Iran tersebut.

Ledakan yang terjadi di Tel Aviv ini terjadi sekitar satu jam setelah Menteri Luar Negeri AS, Antony Blinken, tiba di kota tersebut untuk mendorong gencatan senjata di Gaza guna mengakhiri perang yang telah berlangsung selama sepuluh bulan antara Israel dan Hamas.

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri AS, Antony Blinken, memperingatkan bahwa kesempatan untuk mencapai gencatan senjata di Gaza dan kesepakatan pembebasan sandera mungkin merupakan peluang terakhir yang tersedia, mendesak Israel dan Hamas untuk menyepakati kesepakatan yang sulit dicapai.

Dalam pertemuannya dengan Presiden Israel, Isaac Herzog, dan Perdana Menteri, Benjamin Netanyahu, Blinken menekankan pentingnya kesempatan ini sebagai "momen yang menentukan" dalam upaya mencapai perdamaian dan keamanan yang langgeng di kawasan tersebut.

Serangan militer Israel di Gaza terus berlanjut, dengan pasukan Israel bergerak ke Khan Younis, sementara negosiasi antara kedua belah pihak kembali dilakukan minggu ini dengan dukungan "proposal penghubung" dari AS.

Meskipun demikian, kelompok Hamas telah menyatakan keraguannya atas peluang tercapainya kesepakatan ini, terutama setelah perundingan sebelumnya di Qatar tidak menghasilkan hasil yang berarti.

Ketegangan di kawasan ini terus meningkat, dengan risiko eskalasi yang lebih luas melibatkan negara-negara besar di Timur Tengah. Blinken memperingatkan agar tidak ada pihak yang memprovokasi situasi lebih lanjut, menyatakan bahwa penting untuk mencegah langkah-langkah yang dapat menggagalkan proses perdamaian ini.

Di tengah kunjungan Blinken, konflik di Gaza semakin intensif, dengan laporan bahwa militer Israel telah berhasil memotong akses utama di Khan Younis dan meningkatkan serangan udara di sekitar Kota Gaza.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hamas Sebut Optimisme Biden soal Gencatan Senjata di Gaza Hanya Ilusi

Hamas Sebut Optimisme Biden soal Gencatan Senjata di Gaza Hanya Ilusi

News | Minggu, 18 Agustus 2024 | 05:00 WIB

Kepala Intelijen Israel akan Mengikuti Perundingan Gencatan Senjata Gaza di Qatar, Hamas Enggan Datang

Kepala Intelijen Israel akan Mengikuti Perundingan Gencatan Senjata Gaza di Qatar, Hamas Enggan Datang

News | Kamis, 15 Agustus 2024 | 19:32 WIB

Alasan Hamas Tolak Ikut Serta dalam Perundingan Gencatan Senjata Hari Ini

Alasan Hamas Tolak Ikut Serta dalam Perundingan Gencatan Senjata Hari Ini

News | Kamis, 15 Agustus 2024 | 18:58 WIB

Ben-Gvir Provokasi Dunia dengan Serbuan ke Masjid Al-Aqsa, Rusia Langsung Blak-blakan

Ben-Gvir Provokasi Dunia dengan Serbuan ke Masjid Al-Aqsa, Rusia Langsung Blak-blakan

News | Kamis, 15 Agustus 2024 | 16:01 WIB

Ledakan Terdengar di Tel Aviv, Hamas Targetkan Israel dengan Roket M90

Ledakan Terdengar di Tel Aviv, Hamas Targetkan Israel dengan Roket M90

News | Rabu, 14 Agustus 2024 | 07:56 WIB

Hizbullah Serang Israel Habis-habisan, Dari Mana Sumber Dana dan Pasokan Senjatanya?

Hizbullah Serang Israel Habis-habisan, Dari Mana Sumber Dana dan Pasokan Senjatanya?

Bisnis | Selasa, 13 Agustus 2024 | 13:11 WIB

Platform X Milik Elon Musk Jadi Media Subur untuk Konten 'Hamas', Organisasi Anti-Teror Ungkap Keresahan

Platform X Milik Elon Musk Jadi Media Subur untuk Konten 'Hamas', Organisasi Anti-Teror Ungkap Keresahan

News | Senin, 12 Agustus 2024 | 13:26 WIB

Fakta-Fakta di Balik Kematian Ismail Haniyeh: Peran Mossad hingga Penghianatan Agen Iran

Fakta-Fakta di Balik Kematian Ismail Haniyeh: Peran Mossad hingga Penghianatan Agen Iran

News | Jum'at, 09 Agustus 2024 | 17:33 WIB

Mengapa Israel Memilih Menghabisi Ismail Haniyeh di Iran, Bukan di Tempat Lain?

Mengapa Israel Memilih Menghabisi Ismail Haniyeh di Iran, Bukan di Tempat Lain?

News | Jum'at, 09 Agustus 2024 | 17:16 WIB

Cerita 2 Warga Iran Terlibat atas Kematian Ismail Haniyeh, Tawaran Uang hingga Jaminan Keamanan di Eropa

Cerita 2 Warga Iran Terlibat atas Kematian Ismail Haniyeh, Tawaran Uang hingga Jaminan Keamanan di Eropa

News | Jum'at, 09 Agustus 2024 | 16:41 WIB

Terkini

Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran

Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:33 WIB

Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!

Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:25 WIB

Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal

Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:24 WIB

Besok Perisai Geruduk DPR Bawa 15 Tuntutan May Day: Dari Upah hingga Agraria!

Besok Perisai Geruduk DPR Bawa 15 Tuntutan May Day: Dari Upah hingga Agraria!

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:00 WIB

Amnesty International Ungkap Tiga Faktor Penyebab Impunitas Militer di Indonesia

Amnesty International Ungkap Tiga Faktor Penyebab Impunitas Militer di Indonesia

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:45 WIB

Main Mata Proyek Jalur Kereta: KPK Bongkar Skenario 'Plotting' Bupati Pati Sudewo di Balai Ngrombo

Main Mata Proyek Jalur Kereta: KPK Bongkar Skenario 'Plotting' Bupati Pati Sudewo di Balai Ngrombo

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:35 WIB

Bakar Sampah hingga Truk Besar Ganggu Warga, Kevin Wu PSI Sidak Pabrik Makanan di Kedoya

Bakar Sampah hingga Truk Besar Ganggu Warga, Kevin Wu PSI Sidak Pabrik Makanan di Kedoya

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:31 WIB

Ketum Posyandu Tekankan Pentingnya Mendidik Generasi Emas 2045

Ketum Posyandu Tekankan Pentingnya Mendidik Generasi Emas 2045

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:19 WIB

Tri Tito Karnavian Tekankan Implementasi 6 SPM di Peringatan Hari Posyandu Nasional

Tri Tito Karnavian Tekankan Implementasi 6 SPM di Peringatan Hari Posyandu Nasional

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:13 WIB

Jadi Pemicu Kecelakaan Maut KRL: Sopir Taksi Green SM Baru Kerja 3 Hari dan Cuma Dilatih Sehari!

Jadi Pemicu Kecelakaan Maut KRL: Sopir Taksi Green SM Baru Kerja 3 Hari dan Cuma Dilatih Sehari!

News | Kamis, 30 April 2026 | 20:56 WIB