Mardani Ali Sera Sarankan Golden Visa Juga Diperbanyak untuk Ilmuwan dan Aktivis

Dwi Bowo Raharjo, Lilis Varwati

Jum'at, 30 Agustus 2024 | 00:05 WIB
Mardani Ali Sera Sarankan Golden Visa Juga Diperbanyak untuk Ilmuwan dan Aktivis
Anggota Komisi II DPR RI, Mardani Ali Sera. (Dok: DPR)

Suara.com - Anggota Komisi II DPR Mardani Ali Sera mengusulkan agar pemberian golden visa juga diperbanyak kepada ilmuwan dan aktivis yang pernah mendapatkan penghargaan Nobel.

Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM, sebagai pelaksana, disarankan untuk membuat daftar kandidat penerima golden visa. Kemudian melakukan pendekatan agar tertarik berinvestasi di Indonesia.

Cara seperti itu juga yang dilakukan oleh Singapura dengan mengundang para peraih hadiah Nobel untuk menjadi dosen di universitas-universitas tersebut.

"Peraih hadiah Nobel itu, misalkan fisika, kimia, matematika, teknik, sains, kesenian, itu mau datang bukan cuma dengan gaji yang gede, tetapi budget risetnya juga gede,” kata Mardani dalam diskusi media The Indonesian Forum secara virtual, Kamis (29/8/2024).

Orang yang memiliki kemampuan tertentu itu bisa diberikan golden visa kategori global talent, seperti yang didapatkan pelatih Timnas sepakbola Shin Taeyong dan founder ChatGPT Samuel Altman.

Menurut Mardani, Indonesia perlu mencontoh apa dilakukan Singapura untuk membuat negara maju dan berkualitas.

“Kita pun harus demikian, memberi golden visa untuk orang-orang yang memang punya kemampuan mendongkrak ekonomi kita, mendongkrak nama Indonesia,” ucapnya.

Orang-orang tersebut tidak terbatas pada investor. Mardani menyoroti bahwa pejuang kemanusiaan, pejuang lingkungan, dan para tokoh di masing-masing bidang juga bisa membantu Indonesia dalam mewujudkan ambisi Indonesia Emas 2045.

“Orang-orang yang memang ternama di bidang masing-masing itu bisa kita tarik untuk masuk ke Indonesia,” ujar kader PKS tersebut.

baca juga

Data Dirjen Imigrasi Kemenkum HAM tercatat kalau saat ini telah ada 500 pemilik golden visa di Indonesia dengan nilai investasi sebanyak Rp4 triliun. Sektor perbankan jadi yang paling banyak diminati oleh para WNA. Imigrasi ditargetkan bisa mendapatkan sampai 1.000 pemegang golden visa hingga akhir tahun ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dapat Golden Visa dari Jokowi, Shin Taeyong Ternyata Tidak Berinvestasi di Indonesia

Dapat Golden Visa dari Jokowi, Shin Taeyong Ternyata Tidak Berinvestasi di Indonesia

News | Kamis, 29 Agustus 2024 | 17:08 WIB

Golden Visa Jadi Cara Pemerintah 'Menjual' Negara? Begini Penjelasan Imigrasi

Golden Visa Jadi Cara Pemerintah 'Menjual' Negara? Begini Penjelasan Imigrasi

News | Kamis, 29 Agustus 2024 | 17:07 WIB

Hiburan Dilarang Taliban, Malala Yousafzai Mengaku Temukan Kebebasan di Konser Taylor Swift

Hiburan Dilarang Taliban, Malala Yousafzai Mengaku Temukan Kebebasan di Konser Taylor Swift

News | Senin, 19 Agustus 2024 | 15:36 WIB

Kontroversi Taruna Ikrar, Gelar Profesor Dicabut, Klaim Nominasi Nobel Diragukan

Kontroversi Taruna Ikrar, Gelar Profesor Dicabut, Klaim Nominasi Nobel Diragukan

News | Senin, 19 Agustus 2024 | 11:24 WIB

Terkini

Pertamina Patra Niaga Olah Minyak Jelantah Jadi Bioavtur, Perkuat Energi Berkelanjutan

Pertamina Patra Niaga Olah Minyak Jelantah Jadi Bioavtur, Perkuat Energi Berkelanjutan

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:25 WIB

Laba Per Saham Naik, Emiten RATU Layak Dilirik?

Laba Per Saham Naik, Emiten RATU Layak Dilirik?

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:19 WIB

Penyebab Utama Mobil Listrik China Jauh Lebih Murah Ketimbang Buatan Eropa

Penyebab Utama Mobil Listrik China Jauh Lebih Murah Ketimbang Buatan Eropa

Otomotif | Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:10 WIB

4 Shio Diprediksi Paling Hoki Besok 28 Oktober 2026, Masa Sulit Berakhir

4 Shio Diprediksi Paling Hoki Besok 28 Oktober 2026, Masa Sulit Berakhir

Lifestyle | Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:05 WIB

Sahroni Dukung 'Under Invoicing' Masuk UU Tipikor: Praktik Culas Ini Rugikan Negara!

Sahroni Dukung 'Under Invoicing' Masuk UU Tipikor: Praktik Culas Ini Rugikan Negara!

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:02 WIB

Usai Kalimantan, Jepang Kirim Pasukan Padamkan Kebakaran di Mongolia

Usai Kalimantan, Jepang Kirim Pasukan Padamkan Kebakaran di Mongolia

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 20:57 WIB

Tanggapi Usul Luhut, Eks Wakil Ketua KPK: Batas Korupsi dan Risiko Bisnis Perlu Diperjelas

Tanggapi Usul Luhut, Eks Wakil Ketua KPK: Batas Korupsi dan Risiko Bisnis Perlu Diperjelas

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 20:51 WIB

Rilis You're Under Arrest! ILLIT Tolak Keras Terlena oleh Harapan Palsu

Rilis You're Under Arrest! ILLIT Tolak Keras Terlena oleh Harapan Palsu

Your Say | Selasa, 27 Oktober 2026 | 20:40 WIB

Cak Imin Puji MBG: Program Terbaik dari APBN, 1,3 Juta Orang Miskin Jadi Pekerja

Cak Imin Puji MBG: Program Terbaik dari APBN, 1,3 Juta Orang Miskin Jadi Pekerja

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 20:36 WIB

7 Penyebab Baterai HP Cepat Habis dan Panas Saat Dimainkan, Ini Cara Mengatasinya

7 Penyebab Baterai HP Cepat Habis dan Panas Saat Dimainkan, Ini Cara Mengatasinya

Tekno | Selasa, 27 Oktober 2026 | 20:35 WIB

×