Miris! 9 Dari 100 Anak Alami Kekerasan Fisik: Ditampar, Ditendang Hingga Dipukul

Bangun Santoso, Lilis Varwati

Senin, 07 Oktober 2024 | 12:46 WIB
Miris! 9 Dari 100 Anak Alami Kekerasan Fisik: Ditampar, Ditendang Hingga Dipukul
Konferensi pers Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) terkait kekerasan pada anak di Jakarta, Senin (7/10/2024). (Suara.com/Lilis)

Suara.com - Anak-anak usia 13-17 tahun masih kerap menjadi korban kekerasan fisik dalam setahun terakhir. Temuan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA), kekerasan fisik yang paling banyak dialami anak-anak berupa ditampar, ditendang, hingga dipukul.

Temuan itu berdasarkan hasil Survei Nasional Pengalaman Hidup Anak dan Remaja (SNPHAR) 2024. Deputi Bidang Perlindungan Khusus Anak KPPPA Nahar menyebutkan, ada 9 dari 100 anak laki-laki dan perempuan usia 13-17 tahun mengalami salah satu bentuk kekerasan fisik atau lebih dalam 12 bulan terakhir.

"Pola yang tampak dari hasil survei bahwa angka prevalensi laki-laki lebih tinggi dari perempuan, baik di sepanjang hidup maupun dalam 12 bulan terakhir," kata Nahar dalam konferensi pers KPPPA di Jakarta, Senin (7/10/2024).

Data KPPPA, anak laki-laki usia 13-17 tahun yang alami kekerasan fisik sepanjang 12 bulan terakhir jumlahnya sebanyak 18,47 persen. Sementara pada anak perempuan dengan kelompok umur dan waktu yang sama jumlahnya 9,08 persen.

Adapun tindak kekerasan fisik yang dialami sangat beragam. Namun, kebanyakan mengaku pernah ditampar, didorong, dijambak, diseret, ditonjok, ditendang, dicambuk, dipukul atau dilempar benda. Tindak kekerasan seperti itu dialami 19,49 persen anak laki-laki dan 14,61 persen anak perempuan.

Selain itu ada pula kategori kekerasan fisik berupa dihajar, dicekik, dibekap, mencoba ditenggelamkan, hingga dibakar yang dialami 4,58 persen anak laki-laki dan 1,75 persen anak perempuan.

Terakhir, kekerasan fisik berupa diancam atau diserang dengan pisau maupun senjata tajam juga terjadi pada 2,52 persen anak laki-laki dan 1,75 persen anak perempuan.

"Sementara pelaku kekerasan fisik yang dominan adalah oleh teman sebaya. Urutan kedua, pelaku yang dominan adalah orang tua atau kerabat," imbuh Nahar.

Setidaknya, 2 per 3 dari pelaku kekerasan fisik kepada anak usia 13-17 tahun dilakukan oleh teman sebaya. Sedangkan pelaku orang tua atau kerabat sebanyak 30,52 persen dilakukan kepada anak laki-laki dan 47,38 persen pada anak perempuan.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Heboh Postingan Siswi Korban Video Mesum di Gorontalo, Ternyata Hoaks!

Heboh Postingan Siswi Korban Video Mesum di Gorontalo, Ternyata Hoaks!

News | Senin, 30 September 2024 | 18:26 WIB

Tewas Dianiaya saat Dititipkan Ortunya, Kemen PPPA Bujuk Keluarga Demi Autopsi Anak Korban Kekerasan di Jakut

Tewas Dianiaya saat Dititipkan Ortunya, Kemen PPPA Bujuk Keluarga Demi Autopsi Anak Korban Kekerasan di Jakut

News | Jum'at, 20 September 2024 | 10:50 WIB

Korban Kekerasan Oleh Cherry Lai Melapor ke Komnas Perempuan, Dinas Tenaga Kerja Diminta Ikut Terlibat

Korban Kekerasan Oleh Cherry Lai Melapor ke Komnas Perempuan, Dinas Tenaga Kerja Diminta Ikut Terlibat

News | Jum'at, 13 September 2024 | 14:25 WIB

KPPPA, ICT Watch, dan Kutub.co Gelar Workshop Keamanan Digital serta Pemberdayaan Konten Kreator Perempuan

KPPPA, ICT Watch, dan Kutub.co Gelar Workshop Keamanan Digital serta Pemberdayaan Konten Kreator Perempuan

Your Say | Rabu, 11 September 2024 | 18:09 WIB

Tragedi Palembang: Kak Seto Ungkap Pentingnya Pendidikan Etika Cegah Kekerasan Anak

Tragedi Palembang: Kak Seto Ungkap Pentingnya Pendidikan Etika Cegah Kekerasan Anak

News | Jum'at, 06 September 2024 | 23:30 WIB

Pengasuh TK Dipenjara usai Aniaya Murid, Jambak dan Seret di Lantai Selama 40 Detik

Pengasuh TK Dipenjara usai Aniaya Murid, Jambak dan Seret di Lantai Selama 40 Detik

News | Senin, 26 Agustus 2024 | 16:45 WIB

Darurat Kekerasan Di Sekolah, Kemenko PMK Minta Setiap Pemda Bentuk Satgas

Darurat Kekerasan Di Sekolah, Kemenko PMK Minta Setiap Pemda Bentuk Satgas

News | Senin, 19 Agustus 2024 | 21:20 WIB

Terkini

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

×