Ogah Pasok Senjata, Jerman Tuntut Israel Berjanji Tidak Lakukan Genosida

Aprilo Ade Wismoyo

Rabu, 16 Oktober 2024 | 05:55 WIB
Ogah Pasok Senjata, Jerman Tuntut Israel Berjanji Tidak Lakukan Genosida
Ilustrasi bendera Jerman.[Unsplash/Bram]

Suara.com - Israel telah menandatangani dokumen yang melarang penggunaan senjata buatan Jerman "untuk genosida".

Hal itu merupakan syarat agar pengiriman senjata dari Berlin dapat dilanjutkan, menurut laporan surat kabar Bild pada Selasa (15/10).

Surat kabar tersebut mengungkapkan bahwa dokumen itu diserahkan kepada Jerman pada Kamis (10/10).

Pada hari Minggu (13/10), Bild melaporkan bahwa Jerman belum mengirimkan senjata ke Israel sejak bulan Maret lalu.

Berlin meminta jaminan tertulis bahwa senjata buatan Jerman tidak akan digunakan "untuk genosida."

Keputusan untuk menangguhkan pengiriman senjata ini mendapat kritik dari pihak oposisi.

Pekan lalu, Kanselir Olaf Scholz menyatakan bahwa Jerman telah mengirim dan akan terus mengirimkan senjata untuk Israel.

Pemerintah Jerman juga telah memutuskan untuk melanjutkan pengadaan baru dalam waktu dekat, tambah Scholz.

Bild juga melaporkan bahwa Jerman belum menanggapi permintaan Israel terkait amunisi untuk tank dan senjata lainnya sejak tahun lalu, sementara pada waktu yang sama menyetujui permintaan yang sama dari Qatar.

baca juga

Sementara itu, Amerika Serikat (AS) menuntut agar Israel memperbaiki situasi kemanusiaan di Gaza dalam 30 hari, sekitar satu minggu setelah pemilihan presiden pada 5 November, atau berisiko menghadapi embargo senjata dari AS, menurut laporan yang diterbitkan pada Selasa (15/10).

Surat dari Menteri Luar Negeri Antony Blinken dan Menteri Pertahanan Lloyd Austin pada Minggu (13/10), yang diperoleh oleh beberapa media, mengatakan sangat tegas dan merinci berbagai masalah yang dapat membahayakan pemberian bantuan lebih lanjut.

"Kami menulis untuk menegaskan kembali kekhawatiran mendalam pemerintah AS terhadap situasi kemanusiaan yang memburuk di Gaza, dan meminta tindakan mendesak dan berkelanjutan oleh pemerintah Anda bulan ini untuk membalikkan situasi itu," tulis Blinken dan Austin, menurut salinan surat yang diunggah di media sosial oleh seorang reporter Axios.

"Kami sangat khawatir bahwa tindakan terbaru pemerintah Israel, termasuk penghentian impor komersial, penolakan atau menghalangi hampir 90 persen gerakan kemanusiaan antara Gaza utara dan selatan pada September, pembatasan berlebihan terkait penggunaan ganda, serta penerapan persyaratan bea cukai dan tanggung jawab yang memberatkan bagi staf kemanusiaan dan pengiriman - bersama dengan meningkatnya tindakan kejahatan dan penjarahan - berkontribusi pada memburuknya kondisi di Gaza dengan cepat," tambah mereka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bank Dunia Sebut Kerugian akibat Serangan Israel di Gaza Capai Rp311 Triliun, Belum Termasuk di Lebanon

Bank Dunia Sebut Kerugian akibat Serangan Israel di Gaza Capai Rp311 Triliun, Belum Termasuk di Lebanon

News | Rabu, 16 Oktober 2024 | 05:19 WIB

Harapan Kecil di Tengah Kegelapan, Nasib Anak-Anak di Gaza Semakin Mengenaskan

Harapan Kecil di Tengah Kegelapan, Nasib Anak-Anak di Gaza Semakin Mengenaskan

News | Rabu, 16 Oktober 2024 | 02:20 WIB

Inggris Soroti Kabar Warga Sipil Palestina Terbakar Hidup-Hidup, Saat Israel Bombardir Tenda Pengungsi

Inggris Soroti Kabar Warga Sipil Palestina Terbakar Hidup-Hidup, Saat Israel Bombardir Tenda Pengungsi

News | Rabu, 16 Oktober 2024 | 01:15 WIB

Teror Penembakan di Israel Tewaskan 1 Orang, Siapa Dalangnya?

Teror Penembakan di Israel Tewaskan 1 Orang, Siapa Dalangnya?

News | Selasa, 15 Oktober 2024 | 16:56 WIB

Pasukan Perdamaian PBB Dihujani Tembakan di Lebanon, Dewan Keamanan Desak Gencatan Senjata!

Pasukan Perdamaian PBB Dihujani Tembakan di Lebanon, Dewan Keamanan Desak Gencatan Senjata!

News | Selasa, 15 Oktober 2024 | 15:52 WIB

Tenaga Medis Tewas di Gaza, Doctors Without Borders Kecam Serangan Brutal Israel

Tenaga Medis Tewas di Gaza, Doctors Without Borders Kecam Serangan Brutal Israel

News | Rabu, 16 Oktober 2024 | 04:45 WIB

Terkini

Gelombang Panas Ekstrem Serang New York, Samai Rekor Suhu Terpanas 60 Tahun Silam

Gelombang Panas Ekstrem Serang New York, Samai Rekor Suhu Terpanas 60 Tahun Silam

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 05:30 WIB

Kelakuan Keluarga George Soros Borong Tanah di New York Picu Amarah Warga: Mereka Rakus!

Kelakuan Keluarga George Soros Borong Tanah di New York Picu Amarah Warga: Mereka Rakus!

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 03:28 WIB

Gelombang Panas di Eropa Tewaskan 1300 Orang, Pejabat Prancis Salahkan Warga AS dan Pengguna AC

Gelombang Panas di Eropa Tewaskan 1300 Orang, Pejabat Prancis Salahkan Warga AS dan Pengguna AC

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 03:05 WIB

Terjebak di Bawah Bangunan Runtuh Gempa Venezuela, Pria Ini 8 Hari Melawan Maut

Terjebak di Bawah Bangunan Runtuh Gempa Venezuela, Pria Ini 8 Hari Melawan Maut

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 02:30 WIB

Bom Meledak di Jantung Damaskus, Korban Bergelimpangan di Lokasi

Bom Meledak di Jantung Damaskus, Korban Bergelimpangan di Lokasi

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 22:41 WIB

Pilot Tabrak Gedung Tertinggi Beijing Diduga Bunuh Diri, Tinggalkan Catatan Harian Mengejutkan

Pilot Tabrak Gedung Tertinggi Beijing Diduga Bunuh Diri, Tinggalkan Catatan Harian Mengejutkan

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 22:41 WIB

Kualitas Udara di TPA Jatiwaringin Capai Level Berbahaya, 64 Warga Dievakuasi

Kualitas Udara di TPA Jatiwaringin Capai Level Berbahaya, 64 Warga Dievakuasi

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 22:07 WIB

KPK Perluas Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA Silmy Karim, Kini Bidik Imigrasi Depok

KPK Perluas Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA Silmy Karim, Kini Bidik Imigrasi Depok

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 21:34 WIB

Satu Polisi Gugur dan 2 Hilang saat Gerebek Bandar Narkoba di Kalteng

Satu Polisi Gugur dan 2 Hilang saat Gerebek Bandar Narkoba di Kalteng

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 21:02 WIB

Flyover Latumenten Capai 55,2 Persen, Ditargetkan Pangkas Kemacetan hingga 40 Persen

Flyover Latumenten Capai 55,2 Persen, Ditargetkan Pangkas Kemacetan hingga 40 Persen

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:45 WIB

×