Lebih dari 345.000 Warga Gaza Hadapi Ancaman Kelaparan Menjelang Musim Dingin

Bella | Suara.com

Kamis, 17 Oktober 2024 | 21:49 WIB
Lebih dari 345.000 Warga Gaza Hadapi Ancaman Kelaparan Menjelang Musim Dingin
Arsip - Warga Palestina menunggu pasokan makanan bantuan di kota Rafah di Jalur Gaza selatan, pada 14 Februari 2024. [Dok.Antara]

Suara.com - Laporan terbaru dari badan-badan PBB menunjukkan bahwa sekitar 345.000 penduduk Gaza akan menghadapi tingkat kelaparan katrastofis menjelang musim dingin ini akibat penurunan bantuan yang signifikan. Angka ini meningkat drastis dari 133.000 orang yang saat ini tergolong mengalami ketidakamanan pangan yang mengerikan, menurut klasifikasi yang disusun oleh lembaga PBB dan organisasi non-pemerintah.

Musim panas lalu, adanya lonjakan bantuan kemanusiaan sempat memberikan sedikit kelegaan bagi warga Gaza. Namun, laporan dari Integrated Food Security Phase Classification (IPC) mencatat bahwa bulan September mencatat volume pasokan komersial dan kemanusiaan terendah yang masuk ke Gaza sejak bulan Maret.

Dampak dari situasi ini diproyeksikan akan sangat mempengaruhi kehidupan sehari-hari penduduk. Diperkirakan antara November 2024 dan April 2025, sekitar 16 persen populasi Gaza akan mengalami ketidakamanan pangan tingkat lima (IPC Phase 5), yang menunjukkan situasi kritis.

Penurunan Bantuan yang Drastis

“Penurunan bantuan yang tajam ini akan sangat membatasi kemampuan keluarga untuk memenuhi kebutuhan pangan dan akses ke barang serta layanan dasar dalam beberapa bulan mendatang, kecuali situasi ini segera diubah,” ungkap Arif Husain, kepala ekonom Program Pangan Dunia PBB.

Ia menambahkan bahwa penurunan pasokan komersial, perpindahan penduduk yang besar-besaran, dan infrastruktur yang hancur telah memperburuk keadaan di Gaza.

Laporan IPC juga menyoroti bahwa antara November dan April, diperkirakan akan ada sekitar 60.000 kasus malnutrisi akut pada anak-anak usia enam bulan hingga empat tahun. “Untuk mengatasi kelaparan akut dan malnutrisi, kita harus bertindak sekarang,” tegas Beth Bechdol, wakil direktur jenderal Organisasi Pangan dan Pertanian PBB.

Tindakan Mendesak Diperlukan

Pihak Amerika Serikat telah memperingatkan Israel bahwa mereka dapat menahan sebagian dari bantuan militer yang diberikan, kecuali Israel meningkatkan pengiriman bantuan ke Jalur Gaza dalam waktu 30 hari. Philippe Lazzarini, kepala badan PBB untuk pengungsi Palestina, juga mengingatkan akan risiko kelaparan yang mengintai di wilayah tersebut.

“Risiko kelaparan akan terus ada selama konflik berlanjut dan akses kemanusiaan dibatasi,” ungkap laporan IPC.

Dengan populasi yang terfokus di area yang semakin menyempit dan hidup di tempat penampungan darurat, situasi ini dapat meningkatkan risiko wabah penyakit dan memburuknya keadaan yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Dalam konteks ini, Israel juga dihadapkan pada kritik, dengan duta besar Israel untuk PBB, Danny Danon, menyatakan bahwa kurangnya bantuan bukanlah masalah utama, melainkan menyalahkan Hamas yang disebutnya telah merampok dan membajak pengiriman bantuan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hizbullah: Kami Berhasil Hancurkan Tank Merkava Israel, Dua Orang Tewas

Hizbullah: Kami Berhasil Hancurkan Tank Merkava Israel, Dua Orang Tewas

News | Kamis, 17 Oktober 2024 | 20:22 WIB

Pernyataan Macron soal Israel Picu Kontroversi, Ketua Senat Prancis Ngaku Terkejut

Pernyataan Macron soal Israel Picu Kontroversi, Ketua Senat Prancis Ngaku Terkejut

News | Kamis, 17 Oktober 2024 | 18:05 WIB

Israel Putus Akses Bantuan Kemanusiaan ke Gaza

Israel Putus Akses Bantuan Kemanusiaan ke Gaza

News | Kamis, 17 Oktober 2024 | 17:28 WIB

Tegang! Komandan IRGC: Serangan Israel Akan Dibalas dengan Lebih Menyakitkan

Tegang! Komandan IRGC: Serangan Israel Akan Dibalas dengan Lebih Menyakitkan

News | Kamis, 17 Oktober 2024 | 16:34 WIB

AS Ancam Batasi Bantuan Militer ke Israel Jika Gaza Kelaparan

AS Ancam Batasi Bantuan Militer ke Israel Jika Gaza Kelaparan

News | Kamis, 17 Oktober 2024 | 16:00 WIB

Situs Bersejarah Nabi Yakub di Lebanon Dihancurkan Israel

Situs Bersejarah Nabi Yakub di Lebanon Dihancurkan Israel

News | Kamis, 17 Oktober 2024 | 14:58 WIB

Joe Biden Teriaki PM Israel, Sebut Benjamin Netanyahu Orang Jahat Bermulut Besar

Joe Biden Teriaki PM Israel, Sebut Benjamin Netanyahu Orang Jahat Bermulut Besar

Bisnis | Kamis, 17 Oktober 2024 | 14:49 WIB

Provinsi Latakia Diduga Diserang Israel, Ledakan di Langit Suriah Menggema

Provinsi Latakia Diduga Diserang Israel, Ledakan di Langit Suriah Menggema

News | Kamis, 17 Oktober 2024 | 14:47 WIB

Kantor Wali Kota Hancur, Lebanon Kecam kebrutalan Israel, PBB Investigasi!

Kantor Wali Kota Hancur, Lebanon Kecam kebrutalan Israel, PBB Investigasi!

News | Kamis, 17 Oktober 2024 | 14:21 WIB

Tegang! Serangan Israel ke UNIFIL Picu Kemarahan Eropa, PM Italia Bersiap ke Beirut

Tegang! Serangan Israel ke UNIFIL Picu Kemarahan Eropa, PM Italia Bersiap ke Beirut

News | Kamis, 17 Oktober 2024 | 14:13 WIB

Terkini

Mengapa 9 WNI Ditangkap Militer Israel? Kronologi, Misi, dan Jerat Hukum Internasional

Mengapa 9 WNI Ditangkap Militer Israel? Kronologi, Misi, dan Jerat Hukum Internasional

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 22:11 WIB

Menlu Sugiono Geram, Kutuk Tindakan Israel yang Rendahkan Martabat 9 WNI

Menlu Sugiono Geram, Kutuk Tindakan Israel yang Rendahkan Martabat 9 WNI

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 22:05 WIB

Leony Vitria 'Kuliti' Borok Sampah Tangsel: Anggaran Miliaran, Hasilnya Nol Besar?

Leony Vitria 'Kuliti' Borok Sampah Tangsel: Anggaran Miliaran, Hasilnya Nol Besar?

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 21:54 WIB

LKPP Akui Sistem Belum User Friendly, Padahal Anggaran Pengadaan Capai Rp1.200 Triliun

LKPP Akui Sistem Belum User Friendly, Padahal Anggaran Pengadaan Capai Rp1.200 Triliun

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 21:35 WIB

Sedang Tidur Pulas, Gunawan Dihujani 9 Bacokan Celurit di Kontrakan Tomang

Sedang Tidur Pulas, Gunawan Dihujani 9 Bacokan Celurit di Kontrakan Tomang

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 21:24 WIB

Pelapor Mafia Tanah Malah jadi Tersangka, Kini Pasrah Kehilangan Harta

Pelapor Mafia Tanah Malah jadi Tersangka, Kini Pasrah Kehilangan Harta

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 21:17 WIB

Menteri LH: Sampah Organik Jadi Kunci Utama Penurunan Emisi Metana Indonesia

Menteri LH: Sampah Organik Jadi Kunci Utama Penurunan Emisi Metana Indonesia

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 20:52 WIB

9 WNI Bebas dari 'Neraka' Penjara Ktziot Israel, Alami Kekerasan dan Pelecehan

9 WNI Bebas dari 'Neraka' Penjara Ktziot Israel, Alami Kekerasan dan Pelecehan

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 20:52 WIB

Terkuak, Instruksi 'Rem Dikit-dikit' di Balik Tragedi KA Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi Timur

Terkuak, Instruksi 'Rem Dikit-dikit' di Balik Tragedi KA Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi Timur

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 20:33 WIB

Geger Dugaan Tender Janggal Kemenkes Rp267 M di RSUD Rodo Fabo, Gugatan PTUN Bergulir

Geger Dugaan Tender Janggal Kemenkes Rp267 M di RSUD Rodo Fabo, Gugatan PTUN Bergulir

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 20:24 WIB