Serangan Udara Israel Tewaskan Tiga Jurnalis di Lebanon, Menteri: Ini Kejahatan Perang

Bella | Suara.com

Jum'at, 25 Oktober 2024 | 14:48 WIB
Serangan Udara Israel Tewaskan Tiga Jurnalis di Lebanon, Menteri: Ini Kejahatan Perang
Ilustrasi - Serangan Israel ke Lebanon (X)

Suara.com - Pada Jumat dini hari, serangan udara Israel di Hasbaya, Lebanon Selatan, menewaskan setidaknya tiga jurnalis dan melukai beberapa lainnya saat mereka tengah beristirahat di rumah tamu yang digunakan oleh media. Kementerian Kesehatan Lebanon dan beberapa media setempat melaporkan bahwa korban yang tewas termasuk Ghassan Najjar, seorang operator kamera, dan insinyur Mohamed Reda, keduanya dari outlet pro-Iran, Al-Mayadeen, serta Wissam Qassem, operator kamera yang bekerja untuk saluran Al-Manar milik Hezbollah.

Serangan ini menandai hari paling mematikan bagi awak media dalam konflik yang berlangsung selama setahun antara militer Israel dan kelompok milisi Hezbollah di Lebanon. Israel, yang biasanya membantah menargetkan jurnalis, belum memberikan tanggapan resmi terkait insiden ini.

Serangan pada Jurnalis Picu Kemarahan Publik

Ziad Makary, Menteri Informasi Lebanon, mengecam keras serangan ini dan menyebutnya sebagai kejahatan perang. Lebih dari 18 jurnalis dari enam lembaga media, termasuk Al-Jazeera dan Sky News, berada di lokasi saat serangan terjadi. Muhammad Farhat, seorang reporter Al-Jadeed, menyampaikan kepada media bahwa ia mendengar suara pesawat yang terbang sangat rendah sebelum dua misil menghantam bangunan, merusak beberapa bungalow dan mobil yang ditandai dengan tanda “Press”.

“Saya bahkan tidak tahu bagaimana saya bisa keluar dari reruntuhan,” ujar Farhat.

Ghassan bin Jiddo, direktur Al-Mayadeen, menuduh Israel sengaja menargetkan jurnalis dan menuntut agar pihak Israel bertanggung jawab penuh atas insiden ini.

Dampak Serangan Terhadap Penduduk dan Awak Media

Serangan ini datang setelah serangan Israel pada kantor Al-Mayadeen di Beirut, yang mengakibatkan satu orang tewas dan lima lainnya terluka. Pemerintah Lebanon mengklaim bahwa sejak awal kampanye militer Israel, lebih dari 2.500 warga Lebanon telah meninggal dunia, sementara lebih dari 1,2 juta lainnya mengungsi, menciptakan krisis kemanusiaan yang memburuk di negara itu.

Selain itu, militer Israel juga menargetkan tentara Lebanon yang tengah melakukan evakuasi warga terluka di desa Yater, menyebabkan tiga tentara tewas. Sementara itu, Komite Perlindungan Jurnalis (CPJ) mencatat bahwa per 24 Oktober, 128 pekerja media tewas dalam konflik Gaza, menjadikannya periode paling mematikan bagi jurnalis sejak 1992.

Upaya Mencari Jalan Perdamaian

Di tengah meningkatnya ketegangan, Amerika Serikat bersama Israel, Qatar, dan Mesir berusaha menghidupkan kembali perundingan gencatan senjata untuk wilayah Gaza. Perwakilan Mossad, CIA, dan perdana menteri Qatar dijadwalkan bertemu di Doha untuk membahas kemungkinan gencatan senjata yang juga mencakup upaya pembebasan tawanan Israel yang ditahan oleh Hamas.

Namun, Osama Hamdan, pejabat senior Hamas, menegaskan bahwa tidak ada perubahan dalam sikap mereka, di mana penghentian agresi dan penarikan pasukan adalah prasyarat untuk membebaskan sandera.

Perdana Menteri Lebanon: Serangan Ini Mengancam Nilai-Nilai Kemanusiaan

Perdana Menteri Lebanon sementara, Najib Mikati, menyatakan bahwa serangan Israel tidak hanya mengancam Lebanon, tetapi juga semua nilai kemanusiaan. Menurut Mikati, situasi yang memburuk di kawasan membawa ancaman kehancuran yang sangat luas, yang hanya akan menambah penderitaan bagi semua pihak yang terlibat dalam konflik ini.

Konflik Israel-Lebanon, yang kembali memanas sejak serangan kelompok Hamas di Israel pada 7 Oktober lalu, telah memicu rentetan serangan balasan yang terus berlangsung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rumah Sakit Kamal Adwan di Gaza Utara Diserang, Militer Israel Tembaki Ruang Perawatan Anak

Rumah Sakit Kamal Adwan di Gaza Utara Diserang, Militer Israel Tembaki Ruang Perawatan Anak

News | Jum'at, 25 Oktober 2024 | 11:15 WIB

Susah Dapat Makanan, Warga Palestina di Gaza Utara 'Tunggu Kematian'

Susah Dapat Makanan, Warga Palestina di Gaza Utara 'Tunggu Kematian'

News | Jum'at, 25 Oktober 2024 | 09:03 WIB

Bela Palestina, Vladimir Putin Bicara Ketidakadilan Hingga Hukum Internasional

Bela Palestina, Vladimir Putin Bicara Ketidakadilan Hingga Hukum Internasional

News | Jum'at, 25 Oktober 2024 | 01:03 WIB

Jurnalis Papua dalam Bayang-bayang Represifitas, Dari Bom Molotov hingga Pengeroyokan

Jurnalis Papua dalam Bayang-bayang Represifitas, Dari Bom Molotov hingga Pengeroyokan

News | Jum'at, 25 Oktober 2024 | 00:15 WIB

Hizbullah Konfirmasi Kematian Petinggi, Israel Klaim Bertanggung Jawab

Hizbullah Konfirmasi Kematian Petinggi, Israel Klaim Bertanggung Jawab

News | Kamis, 24 Oktober 2024 | 16:28 WIB

Red "X" ke-5 Time Magazine: Saat Propaganda Berbalik Arah

Red "X" ke-5 Time Magazine: Saat Propaganda Berbalik Arah

Your Say | Kamis, 24 Oktober 2024 | 14:10 WIB

Video Warga Palestina Ditutup Matanya dan Dibawa oleh Tentara Israel di Sekitar Rumah Sakit Indonesia

Video Warga Palestina Ditutup Matanya dan Dibawa oleh Tentara Israel di Sekitar Rumah Sakit Indonesia

News | Kamis, 24 Oktober 2024 | 13:52 WIB

Jerman Kecam Keras Seruan Menteri Israel untuk 'Usir' Warga Palestina dari Gaza

Jerman Kecam Keras Seruan Menteri Israel untuk 'Usir' Warga Palestina dari Gaza

News | Kamis, 24 Oktober 2024 | 11:57 WIB

Mesin Pemadam Kebakaran Dihancurkan, Lima Anggota Pertahanan Sipil Gaza Ditahan Israel

Mesin Pemadam Kebakaran Dihancurkan, Lima Anggota Pertahanan Sipil Gaza Ditahan Israel

News | Kamis, 24 Oktober 2024 | 10:22 WIB

Hizbullah Sukses Hantui Netanyahu dengan Serangan Drone, Jendela Kamar PM Israel Pecah

Hizbullah Sukses Hantui Netanyahu dengan Serangan Drone, Jendela Kamar PM Israel Pecah

News | Kamis, 24 Oktober 2024 | 10:03 WIB

Terkini

Ketua Ombudsman RI Terancam Dipecat Tidak Hormat, Majelis Etik Buka Suara soal Kasus Hery Susanto

Ketua Ombudsman RI Terancam Dipecat Tidak Hormat, Majelis Etik Buka Suara soal Kasus Hery Susanto

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 08:15 WIB

Perkuat Komitmen Stabilitas, Prabowo Ajak ASEAN Utamakan Dialog Hadapi Persoalan Kawasan

Perkuat Komitmen Stabilitas, Prabowo Ajak ASEAN Utamakan Dialog Hadapi Persoalan Kawasan

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 07:24 WIB

PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat

PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 23:15 WIB

Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi

Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:18 WIB

Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?

Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:10 WIB

Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental

Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:09 WIB

Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan

Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 21:54 WIB

Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati

Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 21:35 WIB

Peringati Usia ke-80, Persit Kartika Chandra Kirana Mantapkan Pengabdian Dalam Berkarya

Peringati Usia ke-80, Persit Kartika Chandra Kirana Mantapkan Pengabdian Dalam Berkarya

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:58 WIB

Indonesia Darurat Kekerasan Anak? MPR Soroti Celah Sistem Perlindungan Anak

Indonesia Darurat Kekerasan Anak? MPR Soroti Celah Sistem Perlindungan Anak

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:47 WIB