Jejak Karier Edward Tannur: Pengusaha Sukses Jadi Anggota DPR, Terancam Runtuh karena Kasus Anak?

M. Reza Sulaiman | Suara.com

Selasa, 29 Oktober 2024 | 12:15 WIB
Jejak Karier Edward Tannur: Pengusaha Sukses Jadi Anggota DPR, Terancam Runtuh karena Kasus Anak?
Edward Tannur (instagram)

Suara.com - Ronald Tannur mendapatkan ancaman hukuman penjara selama 12 tahun atas kasus penganiayaan hingga meninggal dunia terhadap Dini Sera Afrianti. Kasus ini berbuntut Panjang hingga karier politik Edward Tannur kemungkinan ikut terancam.

Warganet sudah mulai menghubungkan kasus hukum Ronald Tannur dengan ayahnya Edward Tannur. Kasus Ronald Tannur berawal dari perselisihan di Blackhole KTV Surabaya. Dini terlihat tergeletak di basement Gedung dan dimasukkan ke bagasi mobil Ronald dengan kondisi sudah tidak berdaya. Ronald membawa Dini ke rumah sakit sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia.

Kasus yang menarik perhatian publik itu kemudian berbuntut panjang dengan terseretnya nama seorang anggota DPR RI, yakni Edward Tannur, ayah dari Ronald. Ia merupakan anggota DPR dari fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) asal Dapil Nusa Tenggara Timur (NTT) II.

Karier Politik Edward Tannur

Edward Tannur terkenal sebagai politisi dan juga pengusaha di Atambua, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur, pada 2 Desember 1961. Sebelum masuk bidang politik, Edward menjabat sebagai Direktur Swalayan Tulip sejak tahun 1980-an dan merambah sektor jasa konstruksi tahun 1983.

Di tahun 2000-an, Edward tampak aktif terjun ke dunia politik. Karier politik Edward Tannur diawali dari menjadi Ketua Komisi C di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Timor Tengah Utara dari 2004-2007. Selanjutnya menjadi ketua Fraksi PKB periode 2005-2009.

Pada Pemilu 2019, Edward terpilih sebagai anggota DPR RI untuk daerah pemilihan NTT II, meliputi Pulau Sumba, Pulau Timor, dan Kota Kupang. Dia sukses melenggang ke Senayan dan menjabat sebagai Anggota DPR RI Fraksi PKB pada Komisi IV bidang Pertanian, Lingkungan Hidup, Kehutanan, dan Kelautan.

Dalam menjalankan tugas, Edward beberapa kali menjadi perwakilan Komisi IV DPR RI. Pada 21 Juni 2021 Edward Tannur selaku perwakilan Komisi IV DPR RI memberikan apresiasi kepada Kementerian Pertanian (Kementan) dalam pelaksanaan program swasembada pangan, khususnya petani di NTT yang sangat terbantu dengan alat mesin pertanian (alsintan).

Kekayaan total Edward Tannur sebagai pelayan publik, anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dengan unit kerja Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa ini adalah Rp.10.900.389.6223, dilaporkan pada 31 Desember 2023. Kekayaan tersebut terdiri atas tanah dan bangunan Rp 9.583.300.000, alat Transportasi dan Mesin sebesar Rp. 349.000.000, harta bergerak lainnya Rp. 27.000.000, kas dan setara kas sebesar Rp. 941.089.622.

Demikian itu informasi karier politik Edward Tannur, mantan anggota DPR RI yang terseret kasus anaknya Ronald Tannur.

Kontributor : Mutaya Saroh

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berapa Kekayaan Ronald Tannur? Sanggup Suap Hakim Demi Vonis Bebas

Berapa Kekayaan Ronald Tannur? Sanggup Suap Hakim Demi Vonis Bebas

Lifestyle | Senin, 28 Oktober 2024 | 21:23 WIB

Suap Hakim, Kejagung Usut Sumber Dana Pengacara Ronald Tannur

Suap Hakim, Kejagung Usut Sumber Dana Pengacara Ronald Tannur

News | Senin, 28 Oktober 2024 | 20:29 WIB

Harga Properti di Victoria Regency Pakuwon Surabaya, Lokasi Penangkapan Ronald Tannur

Harga Properti di Victoria Regency Pakuwon Surabaya, Lokasi Penangkapan Ronald Tannur

Bisnis | Senin, 28 Oktober 2024 | 18:08 WIB

Terkini

Israel Cegat Kapal Global Sumud Flotilla di Laut Mediterania Picu Kemarahan PM Malaysia

Israel Cegat Kapal Global Sumud Flotilla di Laut Mediterania Picu Kemarahan PM Malaysia

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 07:41 WIB

Ojol Desak Prabowo Terbitkan Perpres, Tuntut Skema Bagi Hasil 90:10 di May Day

Ojol Desak Prabowo Terbitkan Perpres, Tuntut Skema Bagi Hasil 90:10 di May Day

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 07:35 WIB

Mojtaba Khamenei Bersumpah Pertahankan Nuklir Iran

Mojtaba Khamenei Bersumpah Pertahankan Nuklir Iran

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 06:52 WIB

Mojtaba Khamenei Muncul, Deklarasikan Kemenangan Atas AS Serta Penguasaan Penuh Jalur Selat Hormuz

Mojtaba Khamenei Muncul, Deklarasikan Kemenangan Atas AS Serta Penguasaan Penuh Jalur Selat Hormuz

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 06:33 WIB

Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran

Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:33 WIB

Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!

Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:25 WIB

Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal

Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:24 WIB

Besok Perisai Geruduk DPR Bawa 15 Tuntutan May Day: Dari Upah hingga Agraria!

Besok Perisai Geruduk DPR Bawa 15 Tuntutan May Day: Dari Upah hingga Agraria!

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:00 WIB

Amnesty International Ungkap Tiga Faktor Penyebab Impunitas Militer di Indonesia

Amnesty International Ungkap Tiga Faktor Penyebab Impunitas Militer di Indonesia

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:45 WIB

Main Mata Proyek Jalur Kereta: KPK Bongkar Skenario 'Plotting' Bupati Pati Sudewo di Balai Ngrombo

Main Mata Proyek Jalur Kereta: KPK Bongkar Skenario 'Plotting' Bupati Pati Sudewo di Balai Ngrombo

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:35 WIB