Suara.com - Sebanyak 55 orang mendatangi Istana Wakil Presiden (Wapres) di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, untuk mengikuti layanan "Lapor Mas Wapres" di hari pertama program ini dilaksanakan, Senin (11/11/2024). Mereka mengadukan beragam masalah dari berbagai wilayah.
Deputi Administrasi Sekretariat Wakil Presiden RI, Sapto Harjono mengatakan, sebenarnya pihak Setwapres membatasi 50 aduan untuk hari pertama ini. Hal ini berdasarkan kapasitas posko dan kemampuan melayani pengadu dari pukul 08.00 WIB sampai selesai.
"Kami sudah simulasi kemarin bersama tim setwapres bahwa kami sudah ukur per orang tuh di meja layanan berapa menit prosesnya dari mulai dari depan tadi dan keliatannya waktu idealnya itu mencakup 50 orang lebih pengadu," ujar Sapto di Istana Wapres.
Posko pengaduan di Istana Wapres telah ditutup pukul 13.00 WIB, total pengadu yang datang ada 55 orang.

"Namun demikian kami tetap membuka kesempatan kiranya jam layanan masih ada waktu pukul 13.00 ada toleransi," lanjut Sapto.
Meski puluhan orang telah membuat aduan ke posko "Lapor Mas Wapres", pihak Setwapres tidak membeberkan apa saja isi laporan dari masyarakat di hari posko pengaduan itu dibuka oleh Gibran.
Sapto hanya menjelaskan, setelah menerima aduan, petugas akan mengkaji permasalahan yang disampaikan beserta dokumen penunjangnya. Nantinya, aspirasi yang disampaikan bakal ditindaklanjuti ke kementerian atau lembaga terkait.
"Jadi setelah ke ruangan pengaduan ini proses tindak lanjutnya adalah pengaduan ke kediaman masing-masing prosesnya adalah ke kantor setwapres ini," ucapnya.
"Untuk melihat permasalahannya seperti apa kemudian dikaitkan dengan segala hal berkaitan dengan pengaduan tadi dan yang paling penting," pungkasnya.