Amsterdam Memanas, Puluhan Orang Bakar Trem di Tengah Protes dan Kekerasan Anti-Israel

Bella | Suara.com

Selasa, 12 November 2024 | 18:41 WIB
Amsterdam Memanas, Puluhan Orang Bakar Trem di Tengah Protes dan Kekerasan Anti-Israel
ilustrasi kebakaran (Clay Banks/Unsplash)

Suara.com - Amsterdam memanas pada Senin malam ketika sekelompok orang bersenjatakan tongkat dan petasan membakar sebuah trem, memicu respons cepat dari polisi. Ketegangan telah meningkat di kota itu sejak insiden kekerasan pekan lalu yang menargetkan penggemar klub sepak bola Israel, Maccabi Tel Aviv.

Polisi melaporkan bahwa api di trem tersebut segera dipadamkan, sementara petugas anti-huru-hara berhasil membubarkan massa di alun-alun kota. Gambar yang beredar di media sosial memperlihatkan kerusakan properti dan letusan petasan.

Meski demikian, pihak berwenang belum dapat memastikan siapa yang memicu kerusuhan dan apakah kejadian ini terkait langsung dengan insiden sebelumnya.

 Pendukung tim sepak bola Israel bentrok dengan pendukung tim sepak bola Belanda. (ANTARA)
Pendukung tim sepak bola Israel bentrok dengan pendukung tim sepak bola Belanda. (ANTARA)

Kerusuhan berawal dari pertandingan antara Maccabi Tel Aviv dan Ajax yang berakhir ricuh. Lima orang harus dirawat di rumah sakit, dan puluhan lainnya ditahan akibat bentrokan yang terjadi.

Menurut Wali Kota Amsterdam, sekelompok pemuda dengan skuter dan berjalan kaki memburu penggemar Israel, menyerang mereka, lalu melarikan diri untuk menghindari polisi.

Sebelumnya, demonstrasi pro-Palestina telah dilarang oleh otoritas setempat di sekitar stadion. Sebelum pertandingan, penggemar Maccabi dilaporkan mencopot bendera Palestina dari sebuah gedung di Amsterdam dan meneriakkan slogan-slogan anti-Arab dalam perjalanan menuju stadion. Beberapa laporan juga menyebutkan bahwa penggemar Maccabi memicu perkelahian.

Pada Senin, polisi mengumumkan penangkapan lima orang baru yang diduga terlibat dalam kekerasan sebelumnya. Para tersangka adalah pria berusia 18 hingga 37 tahun dari Amsterdam dan sekitarnya. Empat dari mereka masih ditahan, sementara satu orang telah dibebaskan meski tetap berstatus tersangka. Sebelumnya, empat orang lainnya, termasuk dua remaja berusia 16 dan 17 tahun, juga telah ditahan.

Pihak kepolisian telah mengidentifikasi lebih dari 170 saksi dan mengumpulkan bukti forensik dari puluhan lokasi. Perdana Menteri Belanda, Dick Schoof, mengatakan bahwa pihaknya juga memeriksa video-video yang diunggah di media sosial.

Insiden antisemitisme, vandalisme, dan kekerasan dilaporkan meningkat di Eropa sejak dimulainya perang di Gaza. Di Amsterdam, ketegangan meningkat menjelang pertandingan Kamis malam, hingga wali kota melarang semua bentuk demonstrasi dan menetapkan beberapa area sebagai zona risiko. Puluhan orang ditahan pada Minggu karena berpartisipasi dalam demonstrasi pro-Palestina yang dilarang.

Menteri Luar Negeri Israel, Gideon Saar, terbang ke Belanda pada Jumat dan menawarkan bantuan Israel dalam penyelidikan. Ia bertemu dengan Perdana Menteri Belanda pada Sabtu dan menyatakan bahwa insiden ini, termasuk permintaan untuk menunjukkan paspor, “mengingatkan pada masa-masa kelam dalam sejarah.”

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

'Kita Semua Palestina!' Seruan Anis Matta Tegaskan Dukungan Indonesia di KTT OKI

'Kita Semua Palestina!' Seruan Anis Matta Tegaskan Dukungan Indonesia di KTT OKI

News | Selasa, 12 November 2024 | 16:10 WIB

Kerusuhan Usai Pertandingan Sepak Bola di Amsterdam, 68 Orang Ditangkap atas Dugaan Kekerasan terhadap Suporter Israel

Kerusuhan Usai Pertandingan Sepak Bola di Amsterdam, 68 Orang Ditangkap atas Dugaan Kekerasan terhadap Suporter Israel

News | Selasa, 12 November 2024 | 16:03 WIB

Eksodus Warga Israel: 42% Meninggalkan Negara di Tengah Perang Gaza dan Ketidakstabilan Politik

Eksodus Warga Israel: 42% Meninggalkan Negara di Tengah Perang Gaza dan Ketidakstabilan Politik

News | Selasa, 12 November 2024 | 14:22 WIB

Tragedi di Lebanon: 43 Jenazah Ditemukan di Bawah Reruntuhan Akibat Serangan Israel

Tragedi di Lebanon: 43 Jenazah Ditemukan di Bawah Reruntuhan Akibat Serangan Israel

News | Selasa, 12 November 2024 | 12:17 WIB

Gaza Darurat: Israel Blokir Palang Merah, WHO Sebut Bencana

Gaza Darurat: Israel Blokir Palang Merah, WHO Sebut Bencana

News | Selasa, 12 November 2024 | 11:47 WIB

Perang di Lebanon Masih Berkecamuk, Total Korban Jiwa Terkini Capai 3.243 Orang

Perang di Lebanon Masih Berkecamuk, Total Korban Jiwa Terkini Capai 3.243 Orang

News | Selasa, 12 November 2024 | 10:26 WIB

OKI Punya Peran Penting Untuk Hentikan Agresi Israel

OKI Punya Peran Penting Untuk Hentikan Agresi Israel

News | Selasa, 12 November 2024 | 08:08 WIB

Israel Tolak Pembentukan Negara Palestina di Tengah Perang Gaza

Israel Tolak Pembentukan Negara Palestina di Tengah Perang Gaza

News | Selasa, 12 November 2024 | 05:05 WIB

Prancis Mempertimbangkan Sanksi Baru untuk Pemukim Israel yang Melakukan Tindak Kekerasan

Prancis Mempertimbangkan Sanksi Baru untuk Pemukim Israel yang Melakukan Tindak Kekerasan

News | Selasa, 12 November 2024 | 04:10 WIB

Netanyahu Bersembunyi di Bunker Usai Serangan Drone Hizbullah?

Netanyahu Bersembunyi di Bunker Usai Serangan Drone Hizbullah?

News | Selasa, 12 November 2024 | 03:10 WIB

Terkini

Wafat Jelang Puncak Armuzna, Jemaah Haji Asal Pekanbaru Bakal Dibadalhajikan

Wafat Jelang Puncak Armuzna, Jemaah Haji Asal Pekanbaru Bakal Dibadalhajikan

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 17:02 WIB

Usut Penyebab Blackout Sumatra, Bareskrim Periksa Bukti Sutet Putus di Jambi

Usut Penyebab Blackout Sumatra, Bareskrim Periksa Bukti Sutet Putus di Jambi

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 16:31 WIB

Pesantren Dikepung Kekerasan Seksual, KUPI: SOP dan Bu Nyai Jadi Solusi Utama

Pesantren Dikepung Kekerasan Seksual, KUPI: SOP dan Bu Nyai Jadi Solusi Utama

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 16:09 WIB

BGN Segera Susun Bank Menu, Pengawas Gizi Kini Tak Pusing Lagi

BGN Segera Susun Bank Menu, Pengawas Gizi Kini Tak Pusing Lagi

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 16:07 WIB

Dedi Mulyadi Dorong Kajian Akademik Prasasti Batutulis dan Mahkota Binokasih

Dedi Mulyadi Dorong Kajian Akademik Prasasti Batutulis dan Mahkota Binokasih

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 15:30 WIB

Bulog Ajak Mahasiswa dan Kampus untuk Mendukung Swasembada Pangan Berkelanjutan

Bulog Ajak Mahasiswa dan Kampus untuk Mendukung Swasembada Pangan Berkelanjutan

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 15:18 WIB

Cuma Gara-gara Saling Pandang! Geng Motor Bacok Remaja di Flyover Cibodas

Cuma Gara-gara Saling Pandang! Geng Motor Bacok Remaja di Flyover Cibodas

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 14:20 WIB

Geger WNA Jepang Ngaku Ditawari Prostitusi Anak 'Perawan' di Lokasari Jakarta Barat

Geger WNA Jepang Ngaku Ditawari Prostitusi Anak 'Perawan' di Lokasari Jakarta Barat

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 14:06 WIB

Prancis Larang Menteri Israel Masuk Negaranya usai Video Aktivis Flotilla Gaza Viral

Prancis Larang Menteri Israel Masuk Negaranya usai Video Aktivis Flotilla Gaza Viral

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 13:22 WIB

Setop Pembangunan Top-Down! Saatnya Suara Perempuan Akar Rumput Masuk Kebijakan Nasional

Setop Pembangunan Top-Down! Saatnya Suara Perempuan Akar Rumput Masuk Kebijakan Nasional

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 13:03 WIB