Ayah yang Biarkan Anaknya Mati Kelaparan Dapat Pelajaran Dari Sesama Tahanan

Bella

Sabtu, 14 Desember 2024 | 04:05 WIB
Ayah yang Biarkan Anaknya Mati Kelaparan Dapat Pelajaran Dari Sesama Tahanan
Ilustrasi tahanan (freepik)

Suara.com - Seorang ayah tanpa belas kasihan yang menyebabkan kematian tragis putranya yang berusia tiga tahun dan kemudian mengubur jasadnya di taman rumah mereka telah dua kali diserang di dalam penjara.

Tai Yasharahyalah (42), mantan instruktur kebugaran, menunjukkan ekspresi dingin di ruang sidang saat dijatuhi hukuman 24,5 tahun penjara pada Kamis. Ia bersama istrinya, Naiyahmi Yasharahyalah, dinyatakan bersalah atas berbagai dakwaan, termasuk menghalangi proses hukum, menyebabkan atau membiarkan kematian seorang anak, dan pengabaian anak yang luar biasa kejam.

Anak pasangan ini, Abiyah, meninggal dalam kondisi menyedihkan akibat kelaparan yang dibiarkan begitu saja. Pengadilan mendengar bahwa kedua orang tua tersebut berperan dalam membiarkan Abiyah kelaparan, meskipun tanda-tanda kesehatannya memburuk sudah sangat jelas.

Hakim Wall menyatakan bahwa pasangan itu tidak mengambil foto Abiyah dalam empat bulan terakhir hidupnya, sebuah indikasi bahwa mereka menyadari betapa sakitnya anak tersebut.

"Pada saat jasad Abiyah digali, yang tersisa hanyalah kerangka," ujar sang hakim.

Pasangan ini mengaku tidak bersalah dan berdalih bahwa mereka tidak bertindak dengan sengaja. Mereka percaya Abiyah akan pulih dari kondisi seperti flu tanpa bantuan medis karena ketidakpercayaan mereka terhadap sistem medis modern dan institusi Barat lainnya.

Sebelum memulai masa hukumannya, Tai telah menjadi korban dua serangan di dalam tahanan. Pengacaranya, Bernard Tetlow KC, mengungkapkan di Pengadilan Mahkota Coventry bahwa Tai diserang di area lobi penjara saat menunggu transportasi ke pengadilan.

“Ia memiliki bekas luka sepanjang dua inci di dahinya akibat serangan tersebut,” jelas Tetlow.

"Penjara adalah tempat yang sulit bagi siapa pun, terutama bagi mereka yang terlibat dalam kasus seperti ini," tambah Tetlow.

baca juga

Naiyahmi Yasharahyalah, yang hadir di pengadilan mengenakan mantel berbulu putih, dijatuhi hukuman 19,5 tahun penjara. Hakim mencatat bahwa sistem kepercayaan mereka, yang penuh dengan ketidakpercayaan terhadap otoritas, telah memengaruhi tindakan mereka secara signifikan.

"Anda menciptakan sistem ini karena ketidakpercayaan terhadap big pharma dan organisasi Barat lainnya," ujar hakim.
"Banyak tanda-tanda penyakit Abiyah yang jelas, dan saya yakin Anda tidak melewatkannya." lanjutnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gegara Hakim Absen, 15 Eks Pegawai KPK Kasus Pungli Tahanan Koruptor Gagal Divonis Hari Ini

Gegara Hakim Absen, 15 Eks Pegawai KPK Kasus Pungli Tahanan Koruptor Gagal Divonis Hari Ini

News | Kamis, 12 Desember 2024 | 12:12 WIB

Deretan Negara yang Terapkan SIM Seumur Hidup, Kapan Indonesia Nyusul?

Deretan Negara yang Terapkan SIM Seumur Hidup, Kapan Indonesia Nyusul?

Otomotif | Rabu, 11 Desember 2024 | 17:37 WIB

Eks Pemain Keturunan Indonesia Bongkar Kebodohan Erik ten Hag

Eks Pemain Keturunan Indonesia Bongkar Kebodohan Erik ten Hag

Bola | Rabu, 11 Desember 2024 | 08:56 WIB

Bebas Setelah Jatuhnya Assad: Kisah Haru Pria Yordania yang Dipenjara 38 Tahun di Suriah

Bebas Setelah Jatuhnya Assad: Kisah Haru Pria Yordania yang Dipenjara 38 Tahun di Suriah

News | Selasa, 10 Desember 2024 | 20:35 WIB

Bantai Inggris hingga Belanda, Indonesia Lolos Perempat Final FIFAe World Cup 2024

Bantai Inggris hingga Belanda, Indonesia Lolos Perempat Final FIFAe World Cup 2024

Bola | Selasa, 10 Desember 2024 | 19:56 WIB

Wasit MU vs Newcastle Diduga Nyabu, Kini Dipecat Liga Inggris

Wasit MU vs Newcastle Diduga Nyabu, Kini Dipecat Liga Inggris

Bola | Selasa, 10 Desember 2024 | 14:54 WIB

Video Mengerikan Ungkap Kekejaman di Rumah Jagal Penjara Saydnaya, Penampakan Mesin Pemeras Besi Jadi Sorotan

Video Mengerikan Ungkap Kekejaman di Rumah Jagal Penjara Saydnaya, Penampakan Mesin Pemeras Besi Jadi Sorotan

News | Selasa, 10 Desember 2024 | 09:30 WIB

Inggris Pertimbangkan Ulang Status HTS sebagai Organisasi Terlarang

Inggris Pertimbangkan Ulang Status HTS sebagai Organisasi Terlarang

News | Selasa, 10 Desember 2024 | 05:10 WIB

Rezim Assad Tumbang! PM Inggris Sambut Era Baru Suriah

Rezim Assad Tumbang! PM Inggris Sambut Era Baru Suriah

News | Senin, 09 Desember 2024 | 09:56 WIB

Roy Keane: Manchester United Sampah!

Roy Keane: Manchester United Sampah!

Bola | Minggu, 08 Desember 2024 | 14:01 WIB

Terkini

HUT ke-81, KAI Layani 258,9 Juta Pelanggan pada Semester I 2026

HUT ke-81, KAI Layani 258,9 Juta Pelanggan pada Semester I 2026

Foto | Selasa, 29 September 2026 | 05:05 WIB

Suporter Malaysia Klaim Ditahan Lebih dari Sejam Usai Laga Lawan Timnas Indonesia

Suporter Malaysia Klaim Ditahan Lebih dari Sejam Usai Laga Lawan Timnas Indonesia

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:30 WIB

Tanggal Merah untuk Ibu: Bukan Sekadar Me Time tapi Waktu untuk Recovery

Tanggal Merah untuk Ibu: Bukan Sekadar Me Time tapi Waktu untuk Recovery

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 23:23 WIB

Hari Pertambangan dan Energi, PTBA Perkuat Pasokan dan Hilirisasi untuk Kemandirian Energi

Hari Pertambangan dan Energi, PTBA Perkuat Pasokan dan Hilirisasi untuk Kemandirian Energi

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 23:16 WIB

Kata-kata John Herdman Usai Timnas Indonesia Ditahan Malaysia Tanpa Gol di GBK

Kata-kata John Herdman Usai Timnas Indonesia Ditahan Malaysia Tanpa Gol di GBK

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:05 WIB

Timnas Indonesia Tak Mampu Kalahkan Malaysia, Nama Shin Tae-yong Menggema di GBK

Timnas Indonesia Tak Mampu Kalahkan Malaysia, Nama Shin Tae-yong Menggema di GBK

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:05 WIB

Halloween di Singapura, Ada Rumah Hantu hingga Dunia Bawah Laut Penuh Cahaya

Halloween di Singapura, Ada Rumah Hantu hingga Dunia Bawah Laut Penuh Cahaya

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 23:04 WIB

Tan Cheng Hoe Angkat Tangan: Pertahanan 10 Pemain Timnas Indonesia Sangat Sulit Ditembus

Tan Cheng Hoe Angkat Tangan: Pertahanan 10 Pemain Timnas Indonesia Sangat Sulit Ditembus

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:01 WIB

Guruh Soekarnoputra Berpulang, Mengapa Kepergiannya Begitu Berarti bagi Indonesia?

Guruh Soekarnoputra Berpulang, Mengapa Kepergiannya Begitu Berarti bagi Indonesia?

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 22:57 WIB

Aneh Tapi Nyata, John Herdman Malah Senang Thom Haye Dapat Kartu Merah

Aneh Tapi Nyata, John Herdman Malah Senang Thom Haye Dapat Kartu Merah

Bola | Senin, 28 September 2026 | 22:46 WIB

×