Skandal Pedofilia Guncang Gereja Inggris, Uskup Agung Canterbury Akhirnya Mengundurkan Diri

Bella

Selasa, 17 Desember 2024 | 12:30 WIB
Skandal Pedofilia Guncang Gereja Inggris, Uskup Agung Canterbury Akhirnya Mengundurkan Diri
Ilustrasi kekerasan seksual. [SuaraJogja.com / Ema Rohimah]

Suara.com - Gereja Inggris kembali mendapat sorotan tajam setelah laporan investigasi BBC mengungkap serangkaian keputusan buruk terkait perlindungan anak dan individu rentan di masa lalu. Laporan tersebut menunjukkan adanya katalog keputusan perlindungan yang buruk, di mana seseorang yang dianggap berisiko pada 1980-an justru diizinkan kembali menjalankan tugas pastoral pada 1990-an.

“Hal ini seharusnya tidak pernah terjadi,” demikian pernyataan resmi dari Gereja Inggris yang merespons laporan tersebut.

Sementara itu, Uskup Birkenhead Julie Conalty, yang juga menjabat sebagai wakil pemimpin perlindungan Gereja Inggris, mengkritik sistem akuntabilitas yang berlaku saat ini. Menurutnya, struktur organisasi gereja dan disiplin bagi para pendeta sudah tidak lagi relevan dengan zaman.

“Sistem kami tidak berjalan seperti organisasi lain. Cara kami menunjuk pendeta sebagai pemegang jabatan, bukan karyawan, serta aturan disiplin yang ada saat ini, sudah tidak layak,” ungkapnya dalam wawancara dengan Sky News.

Potret Uskup Agung Melbourne, Peter Andrew Comensoli (Instagram/Uskup Agung Comensoli)
Potret Uskup Agung Melbourne, Peter Andrew Comensoli (Instagram/Uskup Agung Comensoli)

Ia menambahkan, “Ini mungkin bahkan sudah tidak layak sejak akhir abad ke-20, apalagi untuk abad ke-21.”

Di tengah kritik ini, posisi Uskup Agung York, Stephen Cottrell, juga mendapat tekanan kuat. Cottrell menghadapi seruan untuk mundur setelah laporan BBC mengungkap bahwa ia membiarkan David Tudor—seorang pendeta yang telah dilarang berinteraksi dengan anak-anak—tetap berada di jabatannya ketika menjabat sebagai Uskup Chelmsford.

David Tudor sendiri akhirnya dijatuhi larangan permanen dari tugas pastoral pada 2024 setelah mengakui kasus pelecehan serius terhadap dua gadis remaja berusia 15 dan 16 tahun.

Cottrell pun membela tindakannya. Dalam sebuah pernyataan, ia mengatakan telah “bertindak secepat mungkin” dengan otoritas yang dimilikinya.

“Ketika saya menjabat sebagai Uskup Chelmsford pada 2010, saya langsung bekerja sama dengan tim perlindungan untuk memastikan risiko terhadap anak-anak dikelola dengan baik,” ujarnya.

baca juga

Cottrell menjelaskan bahwa tidak ada dasar hukum untuk mencopot David Tudor hingga munculnya laporan baru dari korban pada 2019. “Begitu laporan baru muncul, saya langsung menangguhkan David Tudor dari tugas pastoral,” tegasnya.

Sementara itu, Uskup Agung Canterbury, Justin Welby, sebelumnya telah mengumumkan pengunduran dirinya yang efektif mulai 6 Januari mendatang. Keputusannya muncul setelah tekanan yang meningkat terkait penanganan kasus pelecehan oleh John Smyth, seorang pelaku pelecehan berantai yang meninggal pada 2018.

Laporan Makin Review menyatakan bahwa Smyth seharusnya bisa diproses hukum jika saja Welby melaporkan kasus tersebut ke polisi pada 2013. Sebaliknya, penanganan yang dianggap lalai itu justru memungkinkan Smyth lolos dari jeratan hukum.

Reverend Martine Oborne, Ketua Women and the Church (WATCH), mendesak para pemimpin gereja untuk lebih transparan dan akuntabel.

“Orang-orang berhak mengetahui bahwa gereja adalah tempat yang aman. Ada kegagalan serius yang harus segera diperbaiki,” tegasnya.

Gereja Inggris kini dihadapkan pada tuntutan reformasi menyeluruh, khususnya dalam sistem perlindungan dan disiplin internalnya. Kepercayaan publik yang terkikis menuntut langkah konkret agar gereja tidak hanya sekadar meminta maaf, tetapi juga memastikan kesalahan serupa tidak terulang di masa depan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Suriah Pasca-Assad: Negara Asing Berlomba Jalin Hubungan dengan Penguasa Baru

Suriah Pasca-Assad: Negara Asing Berlomba Jalin Hubungan dengan Penguasa Baru

News | Senin, 16 Desember 2024 | 10:21 WIB

Derby Manchester: Ruben Amorim Akui City di atas United, tapi...

Derby Manchester: Ruben Amorim Akui City di atas United, tapi...

Bola | Sabtu, 14 Desember 2024 | 22:15 WIB

Prabowo Blak-blakan Sindir Bahlil Lahadalia Tak Bisa Bahasa Inggris, Publik Soroti Senyum Kecut Gibran: Nyesek Banget...

Prabowo Blak-blakan Sindir Bahlil Lahadalia Tak Bisa Bahasa Inggris, Publik Soroti Senyum Kecut Gibran: Nyesek Banget...

Tekno | Sabtu, 14 Desember 2024 | 14:57 WIB

Elkan Baggott: Sampai Bertemu Lagi

Elkan Baggott: Sampai Bertemu Lagi

Bola | Sabtu, 14 Desember 2024 | 08:30 WIB

Veteran LGBTQ Dipecat Karena Orientasi Seksual, Inggris Bayar Kompensasi Rp838 Juta Per Orang!

Veteran LGBTQ Dipecat Karena Orientasi Seksual, Inggris Bayar Kompensasi Rp838 Juta Per Orang!

News | Jum'at, 13 Desember 2024 | 15:36 WIB

Ayah yang Biarkan Anaknya Mati Kelaparan Dapat Pelajaran Dari Sesama Tahanan

Ayah yang Biarkan Anaknya Mati Kelaparan Dapat Pelajaran Dari Sesama Tahanan

News | Sabtu, 14 Desember 2024 | 04:05 WIB

Deretan Negara yang Terapkan SIM Seumur Hidup, Kapan Indonesia Nyusul?

Deretan Negara yang Terapkan SIM Seumur Hidup, Kapan Indonesia Nyusul?

Otomotif | Rabu, 11 Desember 2024 | 17:37 WIB

Eks Pemain Keturunan Indonesia Bongkar Kebodohan Erik ten Hag

Eks Pemain Keturunan Indonesia Bongkar Kebodohan Erik ten Hag

Bola | Rabu, 11 Desember 2024 | 08:56 WIB

Bantai Inggris hingga Belanda, Indonesia Lolos Perempat Final FIFAe World Cup 2024

Bantai Inggris hingga Belanda, Indonesia Lolos Perempat Final FIFAe World Cup 2024

Bola | Selasa, 10 Desember 2024 | 19:56 WIB

Wasit MU vs Newcastle Diduga Nyabu, Kini Dipecat Liga Inggris

Wasit MU vs Newcastle Diduga Nyabu, Kini Dipecat Liga Inggris

Bola | Selasa, 10 Desember 2024 | 14:54 WIB

Terkini

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 02:04 WIB

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

×