Menpar Widiyanti Putri Tegaskan Wisata Halal Tidak Akan Ubah Karakter Destinasi

Dwi Bowo Raharjo, Lilis Varwati

Jum'at, 20 Desember 2024 | 21:39 WIB
Menpar Widiyanti Putri Tegaskan Wisata Halal Tidak Akan Ubah Karakter Destinasi
Ilustrasi Bali - Rangkaian acara G20 (Sebastian Pena/Unplash)

Suara.com - Menteri Pariwisata Widiyanti Putri menyampaikan soal konteks wisata halal yang bisa dilakukan di sejumlah destinasi Indonesia, termasuk Bali. Dia menjelaskan bahwa yang dimaksud wisata halal sebenarnya istilah atas wisata ramah muslim.

Artinya, kata Widiyanti, tempat wisata itu harus ramah muslim. Konsep itu harus terlihat dengan adanya penyediaan layanan dan fasilitas tambahan yang sesuai dengan kebutuhan umat Islam. Walau begitu, Widiyanti juga menekankan bahwa wisata halal tidak berarti mengubah karakter destinasi tersebut.

"Untuk mewujudkan wisata ramah muslim, destinasi wisata perlu menyediakan beberapa fasilitas pendukung seperti makanan halal, untuk memastikan wisatawan muslim merasa aman dalam memproduksi makanan," kata Widiyanti dalam konferensi pers akhir tahun di Jakarta, Jumat (20/12/2024).

Widiyanti menekankan, berbagai atraksi, layanan, dan fasilitas itu diharapkan dapat memberikan pengalaman yang inklusif bagi wisatawan muslim, tapi juga tanpa mengubah karakteristik utama destinasi itu sendiri.

Ilustrasi bali - suku-suku di Pulau Bali /pixabay.com
Ilustrasi bali. (Ist/pixabay.com)

Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa menambahkan, Kemenpar memang perlu menciptakan wisata yang ramah terhadap muslim karena hal tersebut juga menjadi pasar yang besar untuk mendatangkan banyak wisatawan.

Terkait Bali, dia menyampaikan kalau Pulau Dewata tersebut punya kekuatan budaya yang sangat kental. Sehingga, menurutnya, wisata Bali tentu akan selalu berbasis budaya. Walau demikian, dikatakan Ni Luh, kalau setiap destinasi di Indonesia memang sudah seharusnya ramah bagi wisatawan muslim.

"Saya rasa semua tempat di Indonesia sudah ramah muslim. Jadi yang paling penting harus kita ingat, seperti yang disampaikan oleh Ibu Menteri, di manapun itu harus ramah kepada semua wisatawan apapun dan di manapun datangnya," ujarnya.

"Termasuk Bali dengan kekuatan budayanya, dengan kekuatan alamnya yang dimiliki, harus menguatkan diri pada hal itu, Bali itu inklusif untuk semua orang," tegas Ni Luh.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tips Liburan Halal ke Australia: Panduan untuk Wisatawan Muslim

Tips Liburan Halal ke Australia: Panduan untuk Wisatawan Muslim

Lifestyle | Jum'at, 20 Desember 2024 | 19:07 WIB

Keren! 4 Film Indonesia Ini Siap Diputar di Festival Film Rotterdam

Keren! 4 Film Indonesia Ini Siap Diputar di Festival Film Rotterdam

Your Say | Kamis, 19 Desember 2024 | 15:05 WIB

Bio One Akting Jadi Transpuan di Film 'Midnight in Bali', Totalitas!

Bio One Akting Jadi Transpuan di Film 'Midnight in Bali', Totalitas!

Your Say | Kamis, 19 Desember 2024 | 13:35 WIB

Tahun Baru di Bali? Ini Tempat Terbaik Menyaksikan Pesta Kembang Api yang Meriah

Tahun Baru di Bali? Ini Tempat Terbaik Menyaksikan Pesta Kembang Api yang Meriah

Lifestyle | Kamis, 19 Desember 2024 | 11:10 WIB

Apresiasi Pemulangan Mary Jane dan Bali Nine, Komnas HAM Harap Bukan karena Overcrowd

Apresiasi Pemulangan Mary Jane dan Bali Nine, Komnas HAM Harap Bukan karena Overcrowd

News | Kamis, 19 Desember 2024 | 10:28 WIB

Terkini

Bukan yang Pertama! Polisi Duga Ada Korban Penyekapan Lain di Percetakan Senen

Bukan yang Pertama! Polisi Duga Ada Korban Penyekapan Lain di Percetakan Senen

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:56 WIB

Dicap 'Lembek' Kritik Pemerintah, Said Didu: Saya Bukan Terwo!

Dicap 'Lembek' Kritik Pemerintah, Said Didu: Saya Bukan Terwo!

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:41 WIB

Usai Minta Maaf, Om Zein Diminta Komnas Perempuan Perbaiki Cara Pandang soal Perempuan

Usai Minta Maaf, Om Zein Diminta Komnas Perempuan Perbaiki Cara Pandang soal Perempuan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:40 WIB

Dulu Kontraktor Kini 'Gelandangan', Kisah Jafar Ali Setahun Bertahan di Trotoar Depan UNHCR

Dulu Kontraktor Kini 'Gelandangan', Kisah Jafar Ali Setahun Bertahan di Trotoar Depan UNHCR

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:32 WIB

Menhut Raja Juli Soal Pertemuan dengan Bupati Kuansing: Amplop Dikembalikan, Tak Ada Pelepasan Hutan

Menhut Raja Juli Soal Pertemuan dengan Bupati Kuansing: Amplop Dikembalikan, Tak Ada Pelepasan Hutan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:30 WIB

Ibu Hamil Tewas Tertembak di Papua, DPR Minta Diusut Transparan

Ibu Hamil Tewas Tertembak di Papua, DPR Minta Diusut Transparan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:24 WIB

Said Didu Blak-blakan: Sebut Safari Politik Jokowi Disokong Oligarki hingga Para Koruptor

Said Didu Blak-blakan: Sebut Safari Politik Jokowi Disokong Oligarki hingga Para Koruptor

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:19 WIB

Buntut Kasus dr Icha, Kemenkes Izinkan Nakes Stop Layanan Jika Terintimidasi

Buntut Kasus dr Icha, Kemenkes Izinkan Nakes Stop Layanan Jika Terintimidasi

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:12 WIB

Tapir Disembelih dan Dikonsumsi di Mesuji, Pegiat Sebut Edukasi Konservasi Masih Mandek

Tapir Disembelih dan Dikonsumsi di Mesuji, Pegiat Sebut Edukasi Konservasi Masih Mandek

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:07 WIB

Riset: Hutan Mungkin Tak Lagi Menyerap Karbon Sebanyak yang Kita Perkirakan, Mengapa?

Riset: Hutan Mungkin Tak Lagi Menyerap Karbon Sebanyak yang Kita Perkirakan, Mengapa?

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:06 WIB

×