Wabah Baru Ancam India, Virus HMPV Serang Bayi

Andi Ahmad S

Selasa, 07 Januari 2025 | 01:15 WIB
Wabah Baru Ancam India, Virus HMPV Serang Bayi
Ilustrasi virus atau Wabah Baru Ancam India, Virus HMPV Serang Bayi (konselinghiv.com/konselinghiv))

Suara.com - Wabah baru saat ini tengah mengancam India usai adanya dua kasus infeksi human metapneumovirus (HMPV) terkonfirmasi menyerang bayi.

Kementerian Kesehatan India menyampaikan, pihaknya saat ini tengah menelusuri adanya wabah baru menyerang bayi tanpa riwayat perjalanan itu.

"Dewan Riset Medis India (ICMR) telah mendeteksi dua kasus Human Metapneumovirus (HMPV) di Karnataka. Kedua kasus tersebut diidentifikasi melalui pengawasan rutin untuk beberapa patogen virus pernapasan, sebagai bagian dari upaya ICMR yang sedang berlangsung untuk memantau penyakit pernapasan di seluruh negeri," kata kementerian tersebut.

Dua kasus HMPV dilaporkan di Bengaluru: seorang anak perempuan berusia 3 bulan dengan bronkopneumonia, sekarang sudah dipulangkan, dan seorang anak laki-laki berusia 8 bulan, yang didiagnosis pada 3 Januari dan saat ini sedang dalam pemulihan, kementerian tersebut menjelaskan.

"Penting untuk dicatat bahwa tidak satu pun dari pasien yang terkena dampak memiliki riwayat perjalanan internasional," tambahnya.

Sementara itu, wilayah ibu kota India mengeluarkan pedoman untuk memastikan kesiapan menghadapi potensi masalah kesehatan yang terkait dengan HMPV dan virus pernapasan lainnya, kantor berita PTI melaporkan.

Sebagai bagian dari pedoman tersebut, rumah sakit telah diinstruksikan untuk segera melaporkan kasus penyakit mirip flu dan infeksi saluran pernapasan akut berat melalui Platform Informasi Kesehatan Terpadu, menurut laporan PTI.

Disebutkan pula bahwa protokol isolasi ketat dan penggunaan tindakan pencegahan universal telah diwajibkan bagi kasus yang terduga.

Selain itu, klinik-klinik telah diinstruksikan untuk menyediakan parasetamol, antihistamin, obat pelega pernafasan, sirup obat batuk untuk kasus ringan, dan tabung oksigen, demikian kata laporan tersebut.

baca juga

Metapneumovirus dapat menyebabkan gejala seperti pilek, batuk, demam, kesulitan bernapas, dan masalah pernapasan lainnya. Tidak ada pengobatan khusus untuk infeksi HMPV; penanganan infeksi itu biasanya melibatkan penyembuhan gejala.

Tindakan pencegahan meliputi mencuci tangan secara teratur dan menyeluruh dengan sabun, terutama setelah mengunjungi tempat umum dan sebelum makan, untuk mengurangi risiko infeksi dan penularan virus. [Antara].

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Israel Lanjutkan Aksi Brutal, 966 Masjid di Palestina Hancur

Israel Lanjutkan Aksi Brutal, 966 Masjid di Palestina Hancur

News | Senin, 06 Januari 2025 | 19:39 WIB

Ultimatum AS ke Israel dan Hamas: Dua Pekan untuk Hentikan Konflik Gaza

Ultimatum AS ke Israel dan Hamas: Dua Pekan untuk Hentikan Konflik Gaza

News | Senin, 06 Januari 2025 | 19:26 WIB

Ulasan Buku Tertawa untuk Kesehatan, Atasi Stres dengan Tertawa

Ulasan Buku Tertawa untuk Kesehatan, Atasi Stres dengan Tertawa

Your Say | Senin, 06 Januari 2025 | 17:57 WIB

Terkini

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:55 WIB

Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027

Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:12 WIB

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:48 WIB

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Jabar | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:20 WIB

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Bogor | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Banten | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:06 WIB

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:42 WIB

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:10 WIB

×