Geram Anggota DPD Dapil Banten Soal Pagar Laut 30 Km: Kerjaan Orang Serakah, Awal Bambu Sebentar Lagi Jadi Beton

Bangun Santoso, Lilis Varwati

Selasa, 14 Januari 2025 | 19:55 WIB
Geram Anggota DPD Dapil Banten Soal Pagar Laut 30 Km: Kerjaan Orang Serakah, Awal Bambu Sebentar Lagi Jadi Beton
Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Dapil Banten Ali Alwi. (Suara.com/Lilis)

Suara.com - Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) dari Daerah Pemilihan (Dapil) Banten Ali Alwi berprasangka kalau pemasangan pasar laut di Tangerang Utara dan Bekasi itu dilakukan oleh pihak yang serakah. Pagar bambu itu bahkan dinilai baru permulaan untuk menguasai wilayah tersebut.

"Pemagaran laut itu kerjaan orang serakah. Kalau orang seraka itu, dia penguasaan fisik dilakukan dulu. Awalnya pagarnya pagar bambu, tapi lihat nanti sebentar lagi jadi pagar beton," kata Ali kepada wartawan ditemui di kantor DPD, Jakarta, Selasa (14/1/2025).

Menurut Ali, penanganan pagar tersebut menjadi tanggung jawab dari pemerintah pusat. Dia menekankan kalau pemerintah pusat harus membersihkan pemasangan pagar tersebut agar tidak dimanfaatkan seenaknya oleh pihak tidak bertanggungjawab.

"Itu pemerintah pusat harus bersihkan. Walaupun bagaimana, di Pasal 33 itu air, tanah, semua itu adalah tanggung jawab negara untuk kemaslahatan masyarakat," katanya.

Dia juga menyangka kalau pemagaran di laut itu tidak dilakukan oleh perorangan, mengingat panjang pagar mencapai puluhan kilometer. Karena itu, dia mendesak pemerintah pusat untuk menangani kejadian itu.

"Mau direklamasi atau mau apa, kita gak tahu. Yang jelas ini adalah keserakahan," pungkasnya.

Sebelumnya, pagar bambu sepanjang 30,16 kilometer ditemukan membentang di perairan Kabupaten Tangerang, lokasinya dekat dengan Proyek Strategis Nasional (PSN) Tropical Coastland di Pantai Indah Kapuk (PIK) 2. Pagar tersebut membentang dari Desa Muncung hingga Desa Pakuhaji, melintasi beberapa kecamatan.

Setelah kabar otu ramai diperbincangkan, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyegel bangunan pagar laut tersebut atas perintah langsung dari Presiden Prabowo Subianto.

Keputusan menyegel bangunan ilegal tersebut diputuskan setelah dilakukan investigasi mendalam oleh KKP. Pagar laut yang terletak di dekat Proyek Strategis Nasional (PSN) Tropical Coastland di Pantai Indah Kapuk (PIK) 2 milik Sugianto Kusuma atau Aguan ini ternyata tidak memiliki izin ini.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Proyek Pagar Laut 30 KM di Tangerang Terancam Dibongkar, Ini Alasannya!

Proyek Pagar Laut 30 KM di Tangerang Terancam Dibongkar, Ini Alasannya!

Bisnis | Selasa, 14 Januari 2025 | 19:37 WIB

Matikan Rezeki Nelayan! Pagar Laut di Bekasi Sudah Dipatok 9 Bulan Lalu

Matikan Rezeki Nelayan! Pagar Laut di Bekasi Sudah Dipatok 9 Bulan Lalu

News | Selasa, 14 Januari 2025 | 19:10 WIB

Tanggapi Teka-teki Laut Pagar 30 KM, Komeng Perdana Tuai Komentar Negatif Sejak Jadi DPD

Tanggapi Teka-teki Laut Pagar 30 KM, Komeng Perdana Tuai Komentar Negatif Sejak Jadi DPD

Entertainment | Selasa, 14 Januari 2025 | 19:30 WIB

Komeng Ditanya Soal Pagar Laut di Perairan Banten: Harusnya....

Komeng Ditanya Soal Pagar Laut di Perairan Banten: Harusnya....

News | Selasa, 14 Januari 2025 | 15:03 WIB

Tepis Isu Pagar Laut Misterius di Tangerang dan Bekasi Sama, Legislator PKS: Tindakan Menyesatkan!

Tepis Isu Pagar Laut Misterius di Tangerang dan Bekasi Sama, Legislator PKS: Tindakan Menyesatkan!

News | Selasa, 14 Januari 2025 | 10:44 WIB

Tak Hanya di Tangerang, Warganet Soroti Penemuan Pagar Laut Misterius di Bekasi

Tak Hanya di Tangerang, Warganet Soroti Penemuan Pagar Laut Misterius di Bekasi

Tekno | Selasa, 14 Januari 2025 | 11:06 WIB

Cara Cegah Abrasi Pantai, Benarkah dengan Membangun Pagar Laut?

Cara Cegah Abrasi Pantai, Benarkah dengan Membangun Pagar Laut?

Tekno | Senin, 13 Januari 2025 | 21:01 WIB

Terkini

Seperti Negara Otoriter! Aturan Izin Publikasi Survei dalam RUU Statistik Dikritik Akademisi

Seperti Negara Otoriter! Aturan Izin Publikasi Survei dalam RUU Statistik Dikritik Akademisi

News | Rabu, 23 September 2026 | 10:41 WIB

Pasar Kripto Kompak Menguat, CFX10 Naik 1,23 Persen

Pasar Kripto Kompak Menguat, CFX10 Naik 1,23 Persen

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 10:39 WIB

Rekomendasi Produk Viva untuk Eksfoliasi Wajah, Mulai Rp12 Ribuan

Rekomendasi Produk Viva untuk Eksfoliasi Wajah, Mulai Rp12 Ribuan

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 10:39 WIB

Skuad Timnas Indonesia Berubah Drastis, John Herdman Pakai Perumpamaan Formula 1 dan Reli

Skuad Timnas Indonesia Berubah Drastis, John Herdman Pakai Perumpamaan Formula 1 dan Reli

Bola | Rabu, 23 September 2026 | 10:39 WIB

Harga Cabai Merah Keriting Naik 25 Persen

Harga Cabai Merah Keriting Naik 25 Persen

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 10:37 WIB

Gara-gara AI, Warga Amerika Ramai-ramai Tolak Pembangunan Data Center: Kenapa?

Gara-gara AI, Warga Amerika Ramai-ramai Tolak Pembangunan Data Center: Kenapa?

News | Rabu, 23 September 2026 | 10:35 WIB

Hunian Murah Masih Jadi Incaran, Rumah Rp98 Juta Laku 2.000 Unit

Hunian Murah Masih Jadi Incaran, Rumah Rp98 Juta Laku 2.000 Unit

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 10:35 WIB

Polemik Shin Tae-yong dan Dirtek Java United Memanas, Persija Pilih Tempuh Jalur Komdis PSSI

Polemik Shin Tae-yong dan Dirtek Java United Memanas, Persija Pilih Tempuh Jalur Komdis PSSI

Bola | Rabu, 23 September 2026 | 10:31 WIB

Ulasan Hidup-Mati di Burma: Potret Kelam Kolonialisme dan Kepalsuan Manusia

Ulasan Hidup-Mati di Burma: Potret Kelam Kolonialisme dan Kepalsuan Manusia

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 10:30 WIB

Galaxy Watch Ultra2 Andalkan Vitals untuk Baca Pemulihan Tubuh Saat Tidur

Galaxy Watch Ultra2 Andalkan Vitals untuk Baca Pemulihan Tubuh Saat Tidur

Tekno | Rabu, 23 September 2026 | 10:30 WIB

×