Heboh! Zelenskyy Rilis Video Interogasi Tentara Korea Utara yang Ditangkap di Ukraina

Bella | Suara.com

Rabu, 15 Januari 2025 | 15:21 WIB
Heboh! Zelenskyy Rilis Video Interogasi Tentara Korea Utara yang Ditangkap di Ukraina
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy (YouTube/Office of the Presidenr of Ukraine)

Suara.com - Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengunggah video terbaru yang menunjukkan salah satu dari dua tentara Korea Utara yang ditangkap sedang menjalani interogasi. Dalam video tersebut, Zelenskyy menuduh Rusia menggunakan tentara Korea Utara untuk memperpanjang dan memperburuk perang yang sedang berlangsung di Ukraina.

"Komunikasi antara tentara Korea Utara yang ditangkap dan penyelidik Ukraina terus berlanjut. Kami sedang menetapkan fakta-fakta. Kami memverifikasi semua detailnya," tulis Zelenskyy di X (sebelumnya Twitter) pada hari Selasa. Ia memposting klip berdurasi empat menit dari tentara yang sedang ditanya melalui penerjemah Korea.

Awal pekan ini, Zelenskyy mengungkapkan bahwa Ukraina telah menangkap dua tentara Korea Utara di wilayah Kursk, Rusia. Sebuah video interogasi mereka juga telah dirilis. Zelenskyy menyatakan keprihatinan tentang bagaimana Rusia mengeksploitasi tentara-tentara ini, yang dibesarkan dalam rezim terisolasi tanpa banyak informasi tentang Ukraina.

"Hanya Rusia yang membutuhkan perang ini," tambahnya.

Video terbaru menunjukkan salah satu tentara yang ditangkap terbaring di tempat tidur, menjawab pertanyaan tentang pengalamannya. Ia menjelaskan bahwa ia tidak bisa mundur karena luka yang dideritanya dalam pertempuran dan ditangkap setelah bersembunyi di hutan selama beberapa hari.

Tentara tersebut juga mengungkapkan bahwa dokumen identifikasi Rusia yang dimilikinya tidak lengkap, tanpa foto dirinya, dan ditulis sepenuhnya dalam bahasa Rusia, yang tidak dapat dipahaminya.

Militer Ukraina sebelumnya mengklaim bahwa tentara Korea Utara yang bertempur untuk Rusia membawa dokumen identifikasi palsu dengan nama dan tempat lahir yang salah untuk menyembunyikan identitas mereka.

Tentara tersebut juga menceritakan pelatihan yang diterimanya, yang melibatkan meminta tentara Ukraina yang ditangkap untuk memilih antara gambar sebuah rumah atau senjata. Mereka yang memilih rumah dibebaskan, sementara yang memilih senjata dibunuh. Namun, ia mengatakan tidak mengetahui ada kejadian di mana unitnya menangkap tentara Ukraina.

Diperkirakan bahwa Korea Utara telah mengirim sekitar 11.000 tentara untuk mendukung Rusia dalam perang ini, dengan sekitar 300 di antaranya dilaporkan tewas dan 2.700 lainnya terluka, menurut Dinas Intelijen Nasional Korea Selatan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

'Dicuci Otak' untuk Kim Jong Un: Kisah Tragis Tentara Korea Utara di Medan Perang Ukraina

'Dicuci Otak' untuk Kim Jong Un: Kisah Tragis Tentara Korea Utara di Medan Perang Ukraina

News | Rabu, 15 Januari 2025 | 11:18 WIB

Ukraina Gempur Pabrik dan Fasilitas Energi di Rusia, Moskow Janji Balas

Ukraina Gempur Pabrik dan Fasilitas Energi di Rusia, Moskow Janji Balas

News | Rabu, 15 Januari 2025 | 07:40 WIB

Rusia Tanggapi Sanksi AS yang Serang Sektor Energi, Ancaman Ketidakstabilan Global

Rusia Tanggapi Sanksi AS yang Serang Sektor Energi, Ancaman Ketidakstabilan Global

News | Selasa, 14 Januari 2025 | 15:25 WIB

Daftar Anggota BRICS Terbaru: Indonesia, Iran, dan Arab Saudi Resmi Bergabung

Daftar Anggota BRICS Terbaru: Indonesia, Iran, dan Arab Saudi Resmi Bergabung

Bisnis | Senin, 13 Januari 2025 | 18:02 WIB

300 Tentara Korea Utara Tewas Jadi 'Umpan Meriam' Rusia di Ukraina

300 Tentara Korea Utara Tewas Jadi 'Umpan Meriam' Rusia di Ukraina

News | Senin, 13 Januari 2025 | 17:14 WIB

Zelenskyy Ajak Kim Jong Un Tukar Tentara Korea Utara dengan Prajurit Ukraina di Rusia

Zelenskyy Ajak Kim Jong Un Tukar Tentara Korea Utara dengan Prajurit Ukraina di Rusia

News | Senin, 13 Januari 2025 | 17:01 WIB

Ingin Selesaikan Konflik Rusia-Ukraina, Putin Disebut Siap Bertemu Trump

Ingin Selesaikan Konflik Rusia-Ukraina, Putin Disebut Siap Bertemu Trump

Video | Selasa, 14 Januari 2025 | 11:00 WIB

AS Beri Sanksi untuk Rusia, Harga Minyak Dunia Bakal Ngamuk

AS Beri Sanksi untuk Rusia, Harga Minyak Dunia Bakal Ngamuk

Bisnis | Senin, 13 Januari 2025 | 15:57 WIB

Korsel: Korut Perintahkan Tentaranya Bunuh Diri daripada Ditangkap Hidup-hidup di Ukraina

Korsel: Korut Perintahkan Tentaranya Bunuh Diri daripada Ditangkap Hidup-hidup di Ukraina

News | Senin, 13 Januari 2025 | 13:27 WIB

Putin dan Trump Akan Bertemu, Dapatkah Mereka Meredakan Ketegangan Global?

Putin dan Trump Akan Bertemu, Dapatkah Mereka Meredakan Ketegangan Global?

News | Senin, 13 Januari 2025 | 11:56 WIB

Terkini

Studi CISDI: 9 dari 10 Makanan Kemasan di Indonesia Tinggi Gula, Garam, dan Lemak

Studi CISDI: 9 dari 10 Makanan Kemasan di Indonesia Tinggi Gula, Garam, dan Lemak

News | Rabu, 29 April 2026 | 23:25 WIB

KPK 'Skakmat' Ancaman Gugatan Rp300 Triliun Noel: Fokus Sidang, Jangan Membangun Opini!

KPK 'Skakmat' Ancaman Gugatan Rp300 Triliun Noel: Fokus Sidang, Jangan Membangun Opini!

News | Rabu, 29 April 2026 | 22:30 WIB

Periksa Suami Fadia Arafiq, KPK Telusuri 'Jalur Panas' Uang di Perusahaan Keluarga

Periksa Suami Fadia Arafiq, KPK Telusuri 'Jalur Panas' Uang di Perusahaan Keluarga

News | Rabu, 29 April 2026 | 22:04 WIB

Lawan KPK, Noel Ancam Gugat Rp 300 Triliun: 'Tak Ambil Satu Rupiah Pun, Semua untuk Buruh!'

Lawan KPK, Noel Ancam Gugat Rp 300 Triliun: 'Tak Ambil Satu Rupiah Pun, Semua untuk Buruh!'

News | Rabu, 29 April 2026 | 21:22 WIB

KPK Bidik Peran Suami Fadia Arafiq di Pusaran Korupsi Proyek Outsourcing Pekalongan

KPK Bidik Peran Suami Fadia Arafiq di Pusaran Korupsi Proyek Outsourcing Pekalongan

News | Rabu, 29 April 2026 | 21:20 WIB

Usut Tragedi Bekasi Timur: Usai Sopir Taksi Green SM, Besok Giliran Masinis Diperiksa Polisi

Usut Tragedi Bekasi Timur: Usai Sopir Taksi Green SM, Besok Giliran Masinis Diperiksa Polisi

News | Rabu, 29 April 2026 | 21:09 WIB

Kenapa Banyak Bajak Laut di Somalia? Kapal Honour 25 Berisi 4 WNI Disandera Perompak

Kenapa Banyak Bajak Laut di Somalia? Kapal Honour 25 Berisi 4 WNI Disandera Perompak

News | Rabu, 29 April 2026 | 20:47 WIB

Kilas Balik Misi Berdarah TNI Bebaskan Kapal Sinar Kudus dari Cengkeraman Perompak Somalia

Kilas Balik Misi Berdarah TNI Bebaskan Kapal Sinar Kudus dari Cengkeraman Perompak Somalia

News | Rabu, 29 April 2026 | 20:29 WIB

10  Jam Terjepit Dalam Kereta, Kisah Endang Melawan Maut Usai Sempat Dikira Tim SAR Meninggal

10 Jam Terjepit Dalam Kereta, Kisah Endang Melawan Maut Usai Sempat Dikira Tim SAR Meninggal

News | Rabu, 29 April 2026 | 20:27 WIB

Orang Tua Korban Daycare Little Aresha Ajukan Perlindungan dan Restitusi ke LPSK

Orang Tua Korban Daycare Little Aresha Ajukan Perlindungan dan Restitusi ke LPSK

News | Rabu, 29 April 2026 | 20:04 WIB