Jenderal Israel Akui Kekalahan: Kami di Bawah Kekuasaan Hamas

Aprilo Ade Wismoyo

Selasa, 28 Januari 2025 | 07:48 WIB
Jenderal Israel Akui Kekalahan: Kami di Bawah Kekuasaan Hamas
Foto arsip - Tentara Israel terlihat dekat perbatasan Jalur Gaza di Israel selatan pada 6 Januari 2024. [Xinhua/JINI/Ilan Assayag]

Suara.com - Seorang mantan jenderal Israel yang mengusulkan strategi menyerah atau kelaparan untuk Gaza utara mengatakan "perang telah berakhir sangat buruk" bagi Israel.

Giora Eiland berbicara kepada Radio Angkatan Darat Israel pada hari Senin ketika puluhan ribu warga Palestina kembali ke wilayah utara yang hancur parah sesuai dengan gencatan senjata yang dicapai dengan Hamas.

Eiland mengatakan bahwa dengan membuka koridor Netzarim, zona militer Israel yang membelah wilayah tersebut, Israel telah kehilangan pengaruh atas Hamas dan tidak akan dapat memulihkannya, bahkan jika Hamas melanjutkan perang. "Kami berada di bawah kekuasaan Hamas," katanya.

Eiland adalah penulis utama dari apa yang disebut Rencana Jenderal, yang menyerukan pemberian waktu seminggu bagi warga sipil di sepertiga utara Gaza untuk mengungsi. Seluruh wilayah tersebut kemudian akan dinyatakan sebagai zona militer tertutup, ditutup dari bantuan kemanusiaan, dan siapa pun yang tersisa akan dianggap sebagai kombatan.

Musim gugur lalu, rencana tersebut disampaikan kepada pemerintah Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, yang belum mengatakan apakah mereka mengadopsi sebagian darinya. Militer Israel telah membantah melaksanakan rencana tersebut.

Sekitar waktu yang sama ketika hal itu dipublikasikan, pada bulan Oktober, Israel melancarkan operasi besar di Gaza utara dan menutupnya, sehingga hampir tidak mengizinkan masuknya bantuan. Puluhan ribu orang terpaksa keluar, dan operasi itu menyebabkan kerusakan besar.

Eiland mengatakan Israel telah gagal mencapai tujuan yang dinyatakannya, termasuk menghancurkan Hamas, menyingkirkannya dari kekuasaan, memulihkan rasa aman bagi masyarakat perbatasan Israel, atau memulangkan puluhan sandera yang diculik dalam serangan 7 Oktober 2023 yang memicu perang.

Ia mengatakan bahwa Hamas, sebaliknya, "sebagian besar telah mencapai semua yang diinginkannya."

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Serangan Brutal Israel di Tulkarem Tewaskan 2 Pejuang Hamas, Al-Qassam Bersumpah Balas

Serangan Brutal Israel di Tulkarem Tewaskan 2 Pejuang Hamas, Al-Qassam Bersumpah Balas

News | Selasa, 28 Januari 2025 | 06:52 WIB

Hamas Serahkan Daftar 33 Tahanan Israel untuk Dibebaskan, Termasuk 25 yang Masih Hidup

Hamas Serahkan Daftar 33 Tahanan Israel untuk Dibebaskan, Termasuk 25 yang Masih Hidup

News | Selasa, 28 Januari 2025 | 06:42 WIB

Kejahatan Perang? Iran Kecam Serangan Israel ke Pengungsi Lebanon

Kejahatan Perang? Iran Kecam Serangan Israel ke Pengungsi Lebanon

News | Selasa, 28 Januari 2025 | 06:33 WIB

Spanyol Tolak Usul Trump Pindahkan Penduduk Gaza: "Mereka Bagian dari Palestina!"

Spanyol Tolak Usul Trump Pindahkan Penduduk Gaza: "Mereka Bagian dari Palestina!"

News | Selasa, 28 Januari 2025 | 06:26 WIB

Tegaskan Satu Barisan dengan Malaysia, Prabowo: Indonesia Dukung Kemerdekaan Palestina

Tegaskan Satu Barisan dengan Malaysia, Prabowo: Indonesia Dukung Kemerdekaan Palestina

News | Senin, 27 Januari 2025 | 21:25 WIB

Tenggat Waktu Mundur, Israel Perpanjang Penempatan Pasukan di Lebanon Selatan

Tenggat Waktu Mundur, Israel Perpanjang Penempatan Pasukan di Lebanon Selatan

News | Selasa, 28 Januari 2025 | 03:10 WIB

Terkini

WNI Tewas Mengenaskan di Jepang, Terduga Pelaku Diduga Tabrakkan Diri ke Kereta

WNI Tewas Mengenaskan di Jepang, Terduga Pelaku Diduga Tabrakkan Diri ke Kereta

News | Senin, 06 Juli 2026 | 21:40 WIB

Mahfud MD Heran Fenomena UU 'Simsalabim': Tiba-tiba Jadi, Kapan Dibahasnya?

Mahfud MD Heran Fenomena UU 'Simsalabim': Tiba-tiba Jadi, Kapan Dibahasnya?

News | Senin, 06 Juli 2026 | 21:35 WIB

Bulog Respon Cepat Masukan Masyarakat, Direktur Operasi Tinjau Penanganan Gudang Karawang

Bulog Respon Cepat Masukan Masyarakat, Direktur Operasi Tinjau Penanganan Gudang Karawang

News | Senin, 06 Juli 2026 | 21:27 WIB

Dewan Pers Kabulkan Pokok Aduan Gus Ipul atas Artikel Opini yang Dinilai Menyudutkan

Dewan Pers Kabulkan Pokok Aduan Gus Ipul atas Artikel Opini yang Dinilai Menyudutkan

News | Senin, 06 Juli 2026 | 20:57 WIB

Rumor 'Orang Dalam' Bocorkan OTT Kuansing Mencuat, KPK: Itu Cuma Spekulasi!

Rumor 'Orang Dalam' Bocorkan OTT Kuansing Mencuat, KPK: Itu Cuma Spekulasi!

News | Senin, 06 Juli 2026 | 20:55 WIB

Soroti Fenomena 'Rule by Law', Eks Ketua KY Sebut Hukum Dibajak Oligarki Demi Proyek Elite

Soroti Fenomena 'Rule by Law', Eks Ketua KY Sebut Hukum Dibajak Oligarki Demi Proyek Elite

News | Senin, 06 Juli 2026 | 20:48 WIB

Kemendagri Koordinasikan Usulan BSPS dari Daerah untuk Perkuat Program Perumahan

Kemendagri Koordinasikan Usulan BSPS dari Daerah untuk Perkuat Program Perumahan

News | Senin, 06 Juli 2026 | 20:42 WIB

Bukan Cuma Jakarta, PM Narendra Modi ke Yogyakarta Demi Restorasi Candi Prambanan

Bukan Cuma Jakarta, PM Narendra Modi ke Yogyakarta Demi Restorasi Candi Prambanan

News | Senin, 06 Juli 2026 | 19:58 WIB

Online Scam hingga Ancaman Privasi: Era AI Butuh Tata Kelola Ruang Digital Berbasis HAM

Online Scam hingga Ancaman Privasi: Era AI Butuh Tata Kelola Ruang Digital Berbasis HAM

News | Senin, 06 Juli 2026 | 19:42 WIB

Jelang Muktamar NU Ke-35, Menimbang Sosok Rais Aam Ideal di Tengah Tantangan Abad Kedua

Jelang Muktamar NU Ke-35, Menimbang Sosok Rais Aam Ideal di Tengah Tantangan Abad Kedua

News | Senin, 06 Juli 2026 | 19:41 WIB

×