Program MBG Tidak Gratis, Rakyat 'Membayarnya' dengan Dikuranginya Layanan Publik

Chandra Iswinarno, Lilis Varwati

Kamis, 13 Februari 2025 | 11:51 WIB
Program MBG Tidak Gratis, Rakyat 'Membayarnya' dengan Dikuranginya Layanan Publik
Peserta didik di salah satu sekolah di Kabupaten PPU, saat menerima makanan dalam uji coba program MBG yang dilakukan BGN. [ANTARA]

Suara.com - Pelaksanaan program makan bergizi gratis (MBG) disebut tidak sepenuhnya diberikan secara gratis kepada masyarakat.

Pakar Ekonomi Universitas Paramadina Wijayanto Samirin menyebutkan bahwa masyarakat sebenarnya harus 'menebus' program MBG itu dengan berkurangnya layanan publik lain, akibat anggarannya dialokasikan untuk makan bergizi tersebut.

"MBG sebetulnya tidak gratis, tapi rakyat membayar atas public service lain yang dikurangi. Sektor kesehatan, pendidikan, infrastruktur dan lainnya," katanya dalam Diskusi Publik di Universitas Paramadina,  Jakarta, Rabu (12/2/2025).

Lantaran itu, ia mengemukakan bahwa pemerintah harus hati-hati dalam menjalankan program MBG karena rakyat memerhatikannya dengan sangat kritis.

"Sehingga dalam hal ini pemerintah harus hati-hati karena rakyat akan sangat kritis ketika MBG tidak dijalankan dengan baik. Karena akan menyebabkan rakyat teriak sebab hak-haknya di aspek lain dikurangi." 

Wijayanyo menjelaskan bahwa perpindahan alokasi anggaran bisa terlihat dari anggaran MBG yang semula Rp71 triliun lalu ditambah hingga menjadi Rp171 triliun.

Penambahan anggaran Rp100 triliun itu disebut akibat banyak ruang anggaran lain yang dikurangi untuk menutupi kecukupan anggaran MBG.

Sementara di sisi lain, menurut Wijayanto, program MBG nampak tidak mungkin dihentikan dan diakhiri secara tiba-tiba. Karena termasuk program yang memberikan komitmen dan konsekuensi jangka panjang bagi bangsa dan pemerintah.

"Hal itu karena ketika diputuskan akhir tahun kemarin 83 juta siswa akan menerima MBG setiap hari, maka ketika itu dikurangi atau diturunkan komposisinya, maka rakyat akan marah. Hingga siapapun elected official tidak akan berani untuk mengakhiri MBG," ucapnya.

baca juga

Lantaran itu, Wijayanto beranggapan bahwa pemerintahan Prabowo perlu sangat hati-hati mengelola anggaran selama masa-masa awal penerapan MBG.

Sebelumnya, Badan Gizi Nasional (BGN) juga telah mengonfirmasi kalau kebijakan efisiensi anggaran yang diputuskan Presiden Prabowo memang untuk menambal kekurangan biaya pelaksanaan MBG.

Direktur Pemberdayaan dan Partisipasi Masyarakat Badan Gizi Nasional (BGN) Tengku Syahdana mengungkapkan bahwa pemerintah tidak menambah APBN untuk membiayai MBG,  sehingga program tersebut dijalankan dengan dilakukan penghematan.

"Untuk saat ini, untuk pemenuhan makan bergizi, program makan bergizi ini, salah satunya digunakan dengan metode penghematan," kata Tengku dalam diskusi peluncuran seri kedua kajian MBG dari CISDI di Jakarta, Kamis (6/2/2025).

Berdasarkan surat edaran Menteri Keuangan nomor S-37/MK.02/2025 berisi daftar belanja kementerian dan lembaga yang terdampak pemangkasan anggaran.

Kemenkeu menetapkan efisiensi anggaran terhadap 16 pos belanja kementerian seperti alat tulis kantor, rapat hingga pendidikan dan latihan (diklat) dengan persentase pemangkasan yang berbeda-beda.

Dalam inpres disebutkan bahwa pemangkasan dilakukan untuk anggaran belanja Kementerian/Lembaga (K/L) sebesar Rp256,1 triliun serta TKD sebanyak Rp50,59 triliun. Sehingga, total pemangkasan mencapai Rp306,69 triliun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Puji-puji Program MBG, Jokowi Beri Nilai Segini Terkait 100 Hari Prabowo-Gibran

Puji-puji Program MBG, Jokowi Beri Nilai Segini Terkait 100 Hari Prabowo-Gibran

News | Rabu, 12 Februari 2025 | 11:55 WIB

Prabowo Cek Tugas Siswa SDN Bogor Saat Tinjau MBG Panen Komentar Positif

Prabowo Cek Tugas Siswa SDN Bogor Saat Tinjau MBG Panen Komentar Positif

News | Rabu, 12 Februari 2025 | 09:51 WIB

Dapat Arahan Presiden Terkait MBG, Mendes Yandri: Kita Fokus Siapkan Bahan Baku dari Desa

Dapat Arahan Presiden Terkait MBG, Mendes Yandri: Kita Fokus Siapkan Bahan Baku dari Desa

News | Selasa, 11 Februari 2025 | 18:08 WIB

Terkini

Cara Mengecek Apakah Nomor HP Kita Terdaftar di Pinjol Tanpa Izin

Cara Mengecek Apakah Nomor HP Kita Terdaftar di Pinjol Tanpa Izin

Tekno | Kamis, 05 November 2026 | 09:20 WIB

IHSG Terus Rebound Mulai Bergerak ke Level 5.000

IHSG Terus Rebound Mulai Bergerak ke Level 5.000

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 09:19 WIB

Indonesia - China Jajaki Kerja Sama Teknologi AI dan Manufaktur Cerdas

Indonesia - China Jajaki Kerja Sama Teknologi AI dan Manufaktur Cerdas

Tekno | Kamis, 05 November 2026 | 09:18 WIB

Pengunjung Berdesakan Rebutan Masuk PN Jaktim Jelang Jokowi Bersaksi di Sidang Roy Suryo

Pengunjung Berdesakan Rebutan Masuk PN Jaktim Jelang Jokowi Bersaksi di Sidang Roy Suryo

News | Kamis, 05 November 2026 | 09:17 WIB

Empat Polisi Digerebek Diduga Pesta Narkoba di Batam Terancam Dipecat

Empat Polisi Digerebek Diduga Pesta Narkoba di Batam Terancam Dipecat

Batam | Kamis, 05 November 2026 | 09:16 WIB

Garuda Indonesia Mau Right Issue, Harga Dipatok Rp58-Rp68 per Saham

Garuda Indonesia Mau Right Issue, Harga Dipatok Rp58-Rp68 per Saham

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 09:06 WIB

Penipuan Catut Nama Pialang Berizin, Dana Korban Tembus Rp811 Miliar

Penipuan Catut Nama Pialang Berizin, Dana Korban Tembus Rp811 Miliar

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 09:02 WIB

Produsen Pipa Seamless Minta Kemenperin Hentikan Fasilitas Impor, Ini Alasannya

Produsen Pipa Seamless Minta Kemenperin Hentikan Fasilitas Impor, Ini Alasannya

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 09:02 WIB

Tiba di PN Jaktim Diserbu Pendukung, Jokowi: Bawa Semua Ijazah!

Tiba di PN Jaktim Diserbu Pendukung, Jokowi: Bawa Semua Ijazah!

News | Kamis, 05 November 2026 | 09:01 WIB

Hujan Meteor Hiasi Langit Malam Lingga, Bisa Disaksikan Tanpa Teleskop

Hujan Meteor Hiasi Langit Malam Lingga, Bisa Disaksikan Tanpa Teleskop

Batam | Kamis, 05 November 2026 | 09:00 WIB

×