Viral Video Hujan Jeli di Gorontalo Hebohkan Netizen, Apa Kata BMKG?

Chyntia Sami Bhayangkara | Suara.com

Senin, 17 Februari 2025 | 09:36 WIB
Viral Video Hujan Jeli di Gorontalo Hebohkan Netizen, Apa Kata BMKG?
Viral Video Hujan Jeli di Gorontalo Hebohkan Netizen, Apa Kata BMKG? (freepik/Kireyonok_Yuliya)

Suara.com - Warga Desa Leyao, Kecamatan Tomilito, Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo, dihebohkan oleh fenomena langka yang mereka sebut sebagai “hujan jeli”. Peristiwa ini terjadi pada Sabtu (15/2/2025) malam sekitar pukul 20.00 WITA dan berlangsung selama kurang lebih 30 menit. Hujan deras yang mengguyur desa tersebut tiba-tiba membawa partikel menyerupai jeli yang kemudian menggenangi pekarangan rumah serta jalanan.

Sebuah video yang diunggah akun media sosial Instagram @infosulawesidotcom menunjukkan warga mengumpulkan benda tersebut ke dalam ember. Fenomena ini pun langsung menarik perhatian banyak pihak, termasuk ilmuwan dan meteorolog. Warga yang menyaksikan kejadian itu mengaku terkejut dan bertanya-tanya tentang asal-usul partikel aneh yang turun bersama hujan.

Dugaan Penyebab Fenomena Hujan Jeli

Menanggapi fenomena ini, Prakirawan Stasiun Meteorologi Djalaluddin Gorontalo, Naufal Pramudya Irawan, mengungkapkan ada tiga kemungkinan yang bisa menjadi penyebabnya. Pertama, fenomena biologis dari organisme laut kecil seperti plankton atau ubur-ubur yang terbawa ke atmosfer akibat badai atau angin kencang. Organisme ini memiliki sifat gelatin yang dapat membentuk partikel menyerupai jeli saat jatuh kembali ke daratan bersama hujan.

Kemungkinan kedua adalah faktor meteorologi, di mana angin kuat mengangkat material dari permukaan air, seperti dari laut atau kolam, dan membawanya ke atmosfer sebelum akhirnya turun kembali bersama hujan. Sementara itu, dugaan ketiga mengarah pada pencemaran lingkungan atau limbah industri yang menciptakan material berbentuk jeli di udara sebelum terbawa turun oleh hujan. Namun, Naufal menekankan bahwa penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memastikan penyebab pasti fenomena ini.

BMKG Masih Ragu, Perlu Verifikasi Lebih Lanjut

Di sisi lain, Ketua Tim Prediksi dan Peringatan Dini Cuaca Direktorat Meteorologi Publik BMKG, Ida Pramuwardani, menyampaikan keraguannya terhadap validitas fenomena hujan jeli di Gorontalo. Menurutnya, hingga saat ini belum ada bukti ilmiah yang cukup untuk memastikan bahwa peristiwa semacam ini dapat terjadi secara alami. "Secara natural ini tidak mungkin terjadi," kata Ida dikutip dari Antara, Senin (17/2/2025).

Meski begitu, BMKG tidak serta-merta menutup kemungkinan bahwa peristiwa ini benar adanya. Ida menegaskan bahwa tim BMKG sedang melakukan koordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gorontalo untuk mengumpulkan data lebih lanjut. Selain itu, pihaknya juga tengah menghubungi pemilik akun media sosial yang mengunggah video viral tersebut guna melakukan verifikasi lebih mendalam.

Jika fenomena ini terbukti nyata, maka BMKG akan melakukan penelitian lebih lanjut untuk memahami mekanisme terjadinya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Alat Pendeteksi Gempa dan Tsunami di Sidrap Dicuri, BMKG: Sudah 4 Kali!

Alat Pendeteksi Gempa dan Tsunami di Sidrap Dicuri, BMKG: Sudah 4 Kali!

News | Sabtu, 15 Februari 2025 | 20:00 WIB

Efisiensi Anggaran Prabowo, BMKG Jamin Alat Pemantau Gempa Bumi dan Tsunami Tak Terdampak

Efisiensi Anggaran Prabowo, BMKG Jamin Alat Pemantau Gempa Bumi dan Tsunami Tak Terdampak

Tekno | Jum'at, 14 Februari 2025 | 22:01 WIB

Gempa M 5,2 Guncang Tanimbar Maluku, BMKG: Masyarakat Diminta Waspada

Gempa M 5,2 Guncang Tanimbar Maluku, BMKG: Masyarakat Diminta Waspada

News | Jum'at, 14 Februari 2025 | 03:15 WIB

Terkini

Banding Kasus Chromebook, Pengamat Ingatkan PT Tak Ulur Waktu Tahan Ibrahim Arief

Banding Kasus Chromebook, Pengamat Ingatkan PT Tak Ulur Waktu Tahan Ibrahim Arief

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 16:38 WIB

Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Desa, Relawan PROBO Siap Kawal Program Strategis

Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Desa, Relawan PROBO Siap Kawal Program Strategis

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 16:25 WIB

Dari Limbah ke Pasar Dunia, Rahasia Wayan Sudira Ubah Sampah Kayu Laut Jadi Cuan Ekspor

Dari Limbah ke Pasar Dunia, Rahasia Wayan Sudira Ubah Sampah Kayu Laut Jadi Cuan Ekspor

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 16:12 WIB

Ukir Prestasi, Gus Ipul Apresiasi Siswa Sekolah Rakyat Surakarta

Ukir Prestasi, Gus Ipul Apresiasi Siswa Sekolah Rakyat Surakarta

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 16:01 WIB

Viral Manusia Silver Todong Pisau di Kuta, Polisi Tangkap Pria Asal Bandung

Viral Manusia Silver Todong Pisau di Kuta, Polisi Tangkap Pria Asal Bandung

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 16:01 WIB

Amnesty Desak DPR Segera Sahkan UU Anti Bahan Korosif Usai Kasus Andrie Yunus

Amnesty Desak DPR Segera Sahkan UU Anti Bahan Korosif Usai Kasus Andrie Yunus

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 14:38 WIB

Usman Hamid Kritik Peradilan Militer yang Abaikan Korban: Kehilangan Legitimasi Hukum

Usman Hamid Kritik Peradilan Militer yang Abaikan Korban: Kehilangan Legitimasi Hukum

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 14:17 WIB

Pernyataan Presiden soal Dolar Dinilai Bisa Jadi Sentimen Negatif bagi Rupiah

Pernyataan Presiden soal Dolar Dinilai Bisa Jadi Sentimen Negatif bagi Rupiah

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 14:10 WIB

Pengamat UMBY Soroti Pernyataan Prabowo, Harga Tempe Bisa Naik karena Dolar

Pengamat UMBY Soroti Pernyataan Prabowo, Harga Tempe Bisa Naik karena Dolar

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 13:18 WIB

Usman Hamid: Keadilan bagi Andrie Yunus Mustahil Tercapai di Peradilan Militer

Usman Hamid: Keadilan bagi Andrie Yunus Mustahil Tercapai di Peradilan Militer

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 13:07 WIB