Kepolisian Jepang Ajarkan Tata Rias ke Perwira Pria, Apa Tujuannya?

Aprilo Ade Wismoyo | Suara.com

Senin, 24 Februari 2025 | 07:55 WIB
Kepolisian Jepang Ajarkan Tata Rias ke Perwira Pria, Apa Tujuannya?
Ilustrasi make up (pexels/adrien)

Suara.com - Sebuah akademi kepolisian di Jepang mengajarkan seni tata rias kepada para perwira prianya setelah merekrut konsultan kecantikan, menurut laporan di South China Morning Post.

Fukushimaken Keisatsugakko, sebuah akademi kepolisian yang terletak di prefektur Fukushima, memulai kursus tata rias pada bulan Januari tahun ini untuk 60 kadet polisi, termasuk mereka yang hampir lulus, yang menarik perhatian besar dari dunia maya.

Selain mengajarkan teknik tata rias dasar, seperti menggunakan pensil alis, melembabkan kulit, dan mengaplikasikan primer, para kadet juga diajarkan keterampilan perawatan diri seperti memangkas alis dan menata rambut. Merek kosmetik Jepang yang terkenal, Shiseido, juga dilibatkan untuk memberikan standar profesionalisme yang tinggi.

Menurut Takeshi Sugiura, wakil kepala akademi kepolisian, karena para polisi sering berinteraksi dengan berbagai anggota masyarakat, penting untuk menjaga penampilan yang rapi dan profesional.

"Kami ingin mengingatkan para siswa bahwa sebagai anggota masyarakat dan calon polisi, menjaga penampilan yang baik sangatlah penting," kata Sugiura.

Salah satu kadet pria yang menjalani pelatihan tersebut berkata: "Saya tidak pernah memakai riasan sebelumnya. Saya percaya bahwa menjadi polisi berarti sering tampil di depan publik, jadi saya ingin memastikan bahwa saya tampil dengan baik sebelum berangkat kerja."

Diperkenalkannya kursus tersebut di berbagai akademi menuai banyak tanggapan di media sosial Jepang, ada yang mengolok-olok, ada yang mengapresiasi langkah tersebut.

"Sekarang mereka bisa menaburkan bedak tabur ke mata tersangka untuk menangkap mereka!" kata seorang pengguna, sementara yang lain menambahkan: "Ini mungkin tampak tidak masuk akal, tetapi bukankah merupakan ide yang bagus bagi pria dan wanita untuk mengikuti kursus tata rias?"

Akademi kepolisian Jepang secara tradisional berfokus pada pemberian pendidikan jasmani dan hukum kepada para kadetnya, tetapi diperkenalkannya kursus inovatif semacam itu dipandang sebagai upaya untuk melibatkan masyarakat dengan sopan santun.

Selain akademi di Fukushima, akademi kepolisian lain di Yamaguchi juga telah menerapkan program serupa, mengajarkan para kadet pria untuk membersihkan wajah mereka dengan benar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral WNI di Jepang Dapat Pengembalian Pajak, Netizen Singgung "Coretax"

Viral WNI di Jepang Dapat Pengembalian Pajak, Netizen Singgung "Coretax"

Tekno | Minggu, 23 Februari 2025 | 18:10 WIB

Tertarik KaburAjaDulu? Ini Perbandingan Gaji Indonesia dengan Negara Lain

Tertarik KaburAjaDulu? Ini Perbandingan Gaji Indonesia dengan Negara Lain

Lifestyle | Minggu, 23 Februari 2025 | 17:26 WIB

Mulai Dapatkan Kepercayaan, Sandy Walsh Sejatinya Jalani Debut Penuh dengan Pertaruhan

Mulai Dapatkan Kepercayaan, Sandy Walsh Sejatinya Jalani Debut Penuh dengan Pertaruhan

Your Say | Minggu, 23 Februari 2025 | 13:42 WIB

Menham Natalius Pigai Buka Suara Soal Band Sukatani: Aparat Perlu Mengoreksi Diri

Menham Natalius Pigai Buka Suara Soal Band Sukatani: Aparat Perlu Mengoreksi Diri

News | Sabtu, 22 Februari 2025 | 22:37 WIB

Hadapi Banyak Tantangan, Pria Dewasa Rentan Alami Penurunan Stamina

Hadapi Banyak Tantangan, Pria Dewasa Rentan Alami Penurunan Stamina

Lifestyle | Jum'at, 21 Februari 2025 | 15:00 WIB

Tips Make Up Tahan Lama Saat Puasa dari Sahur Sampai Buka Bersama

Tips Make Up Tahan Lama Saat Puasa dari Sahur Sampai Buka Bersama

Lifestyle | Jum'at, 21 Februari 2025 | 11:28 WIB

Terkini

Diproduksi dalam Kamar Hotel Bogor, Polisi Bongkar Praktik Pembuatan Uang Palsu

Diproduksi dalam Kamar Hotel Bogor, Polisi Bongkar Praktik Pembuatan Uang Palsu

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 16:40 WIB

5 Fakta Gugurnya 3 Prajurit TNI dalam Misi Perdamaian PBB di Lebanon

5 Fakta Gugurnya 3 Prajurit TNI dalam Misi Perdamaian PBB di Lebanon

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 16:35 WIB

Pemerintah Berduka 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Minta Kewaspadaan Ditingkatkan

Pemerintah Berduka 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Minta Kewaspadaan Ditingkatkan

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 16:28 WIB

Modal Air Detergen, Komplotan 'Black Dollar' di Meruya Libas Uang WN Korea Rp1,6 Miliar

Modal Air Detergen, Komplotan 'Black Dollar' di Meruya Libas Uang WN Korea Rp1,6 Miliar

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 16:28 WIB

Wamendagri Warning ASN: WFH Bukan Berarti Libur, Pelayanan Publik Jangan Sampai Terganggu!

Wamendagri Warning ASN: WFH Bukan Berarti Libur, Pelayanan Publik Jangan Sampai Terganggu!

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 16:25 WIB

Pengamat UGM Nilai Keputusan Tahan Harga BBM Tepat, Jaga Daya Beli di Tengah Tekanan Global

Pengamat UGM Nilai Keputusan Tahan Harga BBM Tepat, Jaga Daya Beli di Tengah Tekanan Global

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 16:21 WIB

Pramono Akui Laporan JAKI Banyak Mandek, Kasus Zebra Cross Tebet Disorot

Pramono Akui Laporan JAKI Banyak Mandek, Kasus Zebra Cross Tebet Disorot

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 16:13 WIB

Mantan Kades Rindu Hati Dituntut 4,5 Tahun Penjara, Kasus Dana Desa Rugikan Negara Rp892 Juta

Mantan Kades Rindu Hati Dituntut 4,5 Tahun Penjara, Kasus Dana Desa Rugikan Negara Rp892 Juta

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 16:08 WIB

Israel Sahkan Hukuman Mati untuk Warga Palestina, PBB Beri Kecaman Keras

Israel Sahkan Hukuman Mati untuk Warga Palestina, PBB Beri Kecaman Keras

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 16:03 WIB

DPR Minta Warga Tak Panik, Harga BBM Dipastikan Tetap Stabil

DPR Minta Warga Tak Panik, Harga BBM Dipastikan Tetap Stabil

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 16:00 WIB