Suara.com - Analis Politik Hendri Satrio mempertanyakan soal kasus korupsi Pertamina yang belakangan ini menggemparkan publik.
Menurut Hendri, kasus sebesar ini tidak mungkin hanya berlangsung sebentar saja, pasti sudah sejak lama.
Dan hal-hal seperti ini tentu secara tidak langsung pasti akan tercium pemerintah sejak lama pula.
Namun, pada kenyataannya, kasus korupsi tersebut masih memunculkan banyak tanda tanya, termasuk dalang di baliknya.
“Tapi iya sih masak sih petinggi negeri ini nggak tau,” ucap Hendri, dikutip dari youtubenya, Kamis (6/3/25).
Hendri sontak menyoroti statement dari Eks Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Karen Agustiawan.
Karen sempat mengakui di depan kamera bahwa pemerintah sebenarnya sudah mengetahui tentang korupsi tersebut, dalam hal ini adalah presiden.
“Yang menarik itu omongannya mantan direktur Pertamina yang sudah divonis itu Bu Karen Agustiawan, ini adalah perintah jabatan atau apa, jadi harus disesuaikan,” ujarnya.
“Kata dia (Bu Karen), ini presiden juga tahu,” tambahnya.
Menelaah statement dari Karen, Hendri sontak berpikir kritis lantas jika presiden mengetahui, maka siapa yang menjadi presiden saat masalah tersebut muncul.
“Kalau presiden tahu, waktu itu siapa presidennya? Dan dia beneran tahu atau tidak?,” sebut Hendri.
Menurut Hendri praktik-praktik yang terjadi belakangan ini dan merugikan negara harus segera dihilangkan dari muka bumi, agar tidak merusak negara.
“Menurut saya, praktik-praktik yang merugikan negara gini seharusnya segera dihilangkan lah,” ucapnya.
Kumpulan Kuis Menarik
Komentar
Terkait
Jaksa Agung Sebut Tersangka Korupsi Tata Kelola Minyak Pertamina Bisa Dijerat Hukuman Mati
News | Kamis, 06 Maret 2025 | 16:46 WIB
Ditonton Anies, Tom Lembong Jalani Sidang Perdana Korupsi Impor Gula
Foto | Kamis, 06 Maret 2025 | 16:01 WIB
Ngotot Minta Dibebaskan, Eksepsi Tom Lembong: Dakwaan Jaksa Bisa Disebut Kriminalisasi Hukum!
News | Kamis, 06 Maret 2025 | 15:26 WIB
Terkini
Bertukar Cinderamata, Prabowo Subianto Beri Miniatur Candi Borobudur ke Vladimir Putin
News | Selasa, 14 April 2026 | 11:55 WIB
Apa Itu MDCP? Kerjasama Militer AS-Indonesia yang Baru Diteken Sjafrie Sjamsoeddin
News | Selasa, 14 April 2026 | 11:53 WIB
Pakar Hukum: Awasi Dana Asing ke NGO, Tapi Jangan Bungkam Kritik
News | Selasa, 14 April 2026 | 11:44 WIB
Momen Hangat di Kremlin, Putin Lepas Prabowo dengan Penghormatan Khusus
News | Selasa, 14 April 2026 | 11:40 WIB
Intip Taktik Donald Trump Nekat Blokade Pelabuhan Iran
News | Selasa, 14 April 2026 | 11:34 WIB
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
News | Selasa, 14 April 2026 | 11:26 WIB
Indonesia dan AS Resmi Perkuat Kemitraan Pertahanan, Fokus Modernisasi hingga Latihan Militer
News | Selasa, 14 April 2026 | 11:26 WIB
Kritik JPPI Buntut Skandal Grup Chat FH UI: Belajar Hukum, Tapi Jadi Pelaku Pelecehan
News | Selasa, 14 April 2026 | 11:20 WIB
Khawatir Gila, Kongres AS Minta Dokter Periksa Kesehatan Mental Donald Trump
News | Selasa, 14 April 2026 | 11:17 WIB