Pengamat Wanti-wanti Prabowo Jangan Tarik Militer ke Politik Lewat Jabatan Sipil

Bangun Santoso, Novian Ardiansyah

Senin, 17 Maret 2025 | 17:47 WIB
Pengamat Wanti-wanti Prabowo Jangan Tarik Militer ke Politik Lewat Jabatan Sipil
Presiden Prabowo Subianto. [ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/rwa]

Suara.com - Pengamat Politik dan Militer Universitas Nasional, Selamat Ginting melihat ada indikasi menarik-narik militer ke wilayah politik praktis lewat penempatan militer di jabatan sipil. Selamat mengingatkan Presiden Prabowo Subianto agar tidak mengacak-acak aturan.

Hal itu disampaikan Selamat dalam obrolan di podcast Akbar Faizal Uncesored dengan judul Pangkat Baru Letkol Teddy Amputasi Aturan Main. Sipil Gelisah TNI Acak-acak Diri Sendiri.

"Saya melihat ini ada indikasi lagi menarik-narik militer ke wilayah politik praktis. Dengan cara begini. Artinya juga, misalnya sipil ini tidak percaya diri, minta militer di jabatan-jabatan mereka," kata Selamat, dikutip Senin (17/3/2025).

Selamat melihat ada penempatan militer di jabatan sipil di luar 15 pos kementerian/lembaga yang kini dibahas dalam revisi Undang-Undang TNI. Ia mengingatkan bahwa militer bukan tidak boleh berpolitik. Ia justru tegas mengatakan militer harus berpolitik, tetapi ranah politiknya ialah politik negara, bukan politik praktis.

"Nah kalau kemudian presiden mengacak-acak aturan dan sesuka hatinya untuk kepentingan politik presiden menempatkan seseorang sembarangan seperti di Sekretaris Kabinet, orang akan melihat presiden sudah mulai menarik-narik militer ke politik praktis lagi karena itu kembalikan lagi posisi semula TNI biarlah dia di politik negara sesuai dengan Sapta Marganya," tutur Selamat.

Ia sekaligus mewanti-wanti legislatif dan partai politik untuk tidak meminta para perwira TNI menduduki jabatan sipil.

"Jangan coba-coba juga kemudian DPR atau partai politik meminta orang-orang perwira-perwira tinggi terbaik untuk masuk ke wilayah-wilayahnya dengan alasan macam-macam. Yang harusnya wilayahnya itu tidak boleh melanggar undang-undang TNI," kata Selamat.

"Seperti kasus penempatan Mayor Teddy itu di Sekretaris Kabinet melalui perpres itu adalah peraturan yang di bawah undang-undang. Tidak bisa peraturan di bawah melanggar peraturan undang-undang," sambungnya.

Sementara itu mantan Gubernur Lemhanas dan mantan Menteri Sekretaris Kabinet, Andi Widjajanto menegaskan publik butuh penjelasan terkait penempatan perwira-perwira TNI di kementerian/lembaga di luar Kementerian Pertahanan dan Mabes TNI.

baca juga

"Maka sebetulnya kita butuh penjelasan apa yang salah dengan sistem yang ada di dalam sehingga membutuhkan perwira. Apa yang salah dengan misalnya BUMN tiba-tiba meminta kolonel ini, brigjen ini menduduki jabatan direksi atau apa, maka kita harus meminta penjelasan," kata Andi.

"Apa yang salah dengan sistemmu di dalam sehingga tidak bisa diisi oleh orang-orang profesional yang berada dalam kementerian lembaga tersebut," ujarnya.

Dalih Jaga Supremasi

Di kesempatan berbeda, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad memastikan DPR RI akan menjaga supremasi sipil dalam membahas substansi Rancangan Undang-Undang tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Dasco mengatakan ada tiga pasal yang diubah dalam RUU TNI, yakni mengenai kedudukan TNI, usia pensiun, hingga jabatan sipil yang bisa diisi prajurit TNI aktif. Namun, untuk penambahan jabatan sipil sebenarnya hanya mengatur yang saat ini sudah terjadi.

"Dan tentunya rekan-rekan dapat membaca nanti dan dapat menilai tentang apa yang kemudian direvisi," kata Dasco di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (17/3/2025).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Waka Komisi IV DPR Sentil Menteri Prabowo Tak Kompak Respon Temuan Beras Berkutu: Koordinasi Mahal!

Waka Komisi IV DPR Sentil Menteri Prabowo Tak Kompak Respon Temuan Beras Berkutu: Koordinasi Mahal!

News | Senin, 17 Maret 2025 | 17:05 WIB

Dwifungsi TNI Jilid 2? RUU TNI Kontroversial Dikecam Bak Era Orba!

Dwifungsi TNI Jilid 2? RUU TNI Kontroversial Dikecam Bak Era Orba!

News | Senin, 17 Maret 2025 | 16:45 WIB

Tolak RUU TNI, Fedi Nuril Bagikan Naskah Akademik Berisi TNI Dapat Mengisi Kementerian

Tolak RUU TNI, Fedi Nuril Bagikan Naskah Akademik Berisi TNI Dapat Mengisi Kementerian

Entertainment | Senin, 17 Maret 2025 | 17:23 WIB

Megawati Terang-terangan Tolak RUU TNI, Puan Bilang Begini

Megawati Terang-terangan Tolak RUU TNI, Puan Bilang Begini

News | Senin, 17 Maret 2025 | 16:32 WIB

Deddy Corbuzier Anggap Protes Koalisi Sipil di Rapat RUU TNI Anarkis: Ilegal dan Melanggar Hukum!

Deddy Corbuzier Anggap Protes Koalisi Sipil di Rapat RUU TNI Anarkis: Ilegal dan Melanggar Hukum!

Entertainment | Senin, 17 Maret 2025 | 16:40 WIB

Prabowo : Anak Orang Miskin Tidak Boleh Miskin, Warganet Minta Kenyataan

Prabowo : Anak Orang Miskin Tidak Boleh Miskin, Warganet Minta Kenyataan

News | Senin, 17 Maret 2025 | 16:21 WIB

CEK FAKTA: Prabowo Angkat Mahfud MD Jadi Pengawas Internal Istana

CEK FAKTA: Prabowo Angkat Mahfud MD Jadi Pengawas Internal Istana

News | Senin, 17 Maret 2025 | 16:20 WIB

Terkini

Gerindra Santai Hadapi Safari Politik Jokowi, Pilih Fokus Kawal Program Prabowo

Gerindra Santai Hadapi Safari Politik Jokowi, Pilih Fokus Kawal Program Prabowo

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:50 WIB

Momen Keajaiban Bayi 3 Tahun Selamat Usai 6 Hari Tertimbun Puing Gempa Bumi Venezuela

Momen Keajaiban Bayi 3 Tahun Selamat Usai 6 Hari Tertimbun Puing Gempa Bumi Venezuela

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:40 WIB

Momen Saling Hormat Prabowo-Jokowi Jadi Sorotan, Gerindra Beri Penjelasan Ini!

Momen Saling Hormat Prabowo-Jokowi Jadi Sorotan, Gerindra Beri Penjelasan Ini!

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:38 WIB

KPK Gagal Periksa Bos Maktour, Fuad Hasan Masyhur Pilih ke Luar Negeri Saat Kasus Haji Diusut

KPK Gagal Periksa Bos Maktour, Fuad Hasan Masyhur Pilih ke Luar Negeri Saat Kasus Haji Diusut

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:33 WIB

Hakim Beratkan Vonis Nadiem karena Sudah Kaya, Pakar: Standarnya Terlalu Subjektif

Hakim Beratkan Vonis Nadiem karena Sudah Kaya, Pakar: Standarnya Terlalu Subjektif

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:31 WIB

Kebakaran TPA Jatiwaringin Meluas, Pemkab Tangerang Tetapkan Status Tanggap Darurat

Kebakaran TPA Jatiwaringin Meluas, Pemkab Tangerang Tetapkan Status Tanggap Darurat

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:23 WIB

Lubang Galian yang Merenggut Nyawa, Siapa Harus Bertanggung Jawab?

Lubang Galian yang Merenggut Nyawa, Siapa Harus Bertanggung Jawab?

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:23 WIB

17 Tahun Terkatung-katung, Nasib Lahan Transmigrasi di Muaro Jambi Akhirnya Terang

17 Tahun Terkatung-katung, Nasib Lahan Transmigrasi di Muaro Jambi Akhirnya Terang

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:12 WIB

KPK Dalami Aset Japto Soerjosoemarjo, Diduga Terkait Kasus Gratifikasi Batu Bara

KPK Dalami Aset Japto Soerjosoemarjo, Diduga Terkait Kasus Gratifikasi Batu Bara

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:11 WIB

Jalan Terjal Jakarta Menuju Kota Global: Kawasan Kumuh Masih Antre Perbaikan

Jalan Terjal Jakarta Menuju Kota Global: Kawasan Kumuh Masih Antre Perbaikan

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:05 WIB

×