Duduk Perkara 3 Polisi Way Kanan Tewas Ditembak di Kepala saat Gerebek Sabung Ayam di Lampung

Dany Garjito

Selasa, 18 Maret 2025 | 06:25 WIB
Duduk Perkara 3 Polisi Way Kanan Tewas Ditembak di Kepala saat Gerebek Sabung Ayam di Lampung
Ilustrasi penembakan polisi saat menggerebek lokasi judi sabung ayam di Way Kanan, Lampung. (Photo by Ari Spada on Unsplash)

Suara.com - GARIS BESAR POLISI TEWAS DITEMBAK DI WAY KANAN, LAMPUNG: 

  • 17 personel gabungan Polsek Negara Batin dan Polres Way Kanan menggerebek lokasi judi sabung ayam di Lampung.
  • Terjadi baku tembak saat polisi tiba di lokasi judi sabung ayam.
  • Baku tembak diduga terjadi antara polisi dengan dua oknum anggota TNI.
  • Tiga polisi tewas ditembak di kepala.
  • Korban adalah Kapolsek Negara Batin IPTU Lusiyanto, Bripka Petrus, dan Bripda Ghalib.
  • Satu terduga pelaku sudah menyerahkan diri.

APA YANG TERJADI 

Ilustrasi sabung ayam. (Pixabay)
Ilustrasi sabung ayam. (Pixabay)

Insiden baku tembak terjadi saat petugas dari Polsek Negara Batin dan Polres Way Kanan menggerebek lokasi judi sabung ayam di Lampung.

Dalam peristiwa tersebut, tiga polisi tewas diduga ditembak, termasuk Kapolsek Negara Batin.

Duduk perkara penembakan tiga polisi Way Kanan ini bermula ketika Polsek Negara Batin mendapat laporan dari masyarakat tentang adanya judi sabung ayam di daerahnya.

Menanggapi laporan tersebut, Polsek berkoordinasi dengan Polres Way Kanan untuk mendapat bantuan melakukan penggerebekan.

Lalu dibentuklah tim gabungan dari Polres Way Kanan dan Polsek Negara Batin yang total berjumlah 17 personel.

Tim gabungan ini lalu melakukan penyelidikan dan mendapati lokasi memang benar ada judi sabung ayam. Tim bergegas menggerebek lokasi judi sabung ayam.

Penggerebekan ini terjadi di Kampung Karang Manik Kecamatan Negara Batin, Way Kanan, Lampung pada Senin sekitar pukul 16.50 WIB.

baca juga

Saat penggerebekan, diduga anggota gabungan mendapat perlawanan dan terjadi baku tembak antara polisi dan oknum yang berada di lokasi.

Dalam kontak senjata tersebut, tiga polisi ditembak mati, termasuk salah satunya adalah Kapolsek Negara Batin.

APA YANG DIKATAKAN

Polisi mendatangi tempat judi sabung ayam langsung ditembaki:

Fakta WNI di AS Salah Sasaran Ditembak 100 Peluru (istock)
Ilustrasi penembakan. (istock)

Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol. Yuni Iswandari mengatakan bahwa 17 personel polisi dari Polres Way Kanan menggerebek lokasi judi sabung ayam, sesaat setelah tiba di TKP polisi langsung ditembaki.

Korban tiga anggota polisi, termasuk Kapolsek Negara Batin.

Kabar tewasnya tiga polisi karena ditembak itu dibenarkan oleh Kombes Pol. Yuni Iswandari.

“Benar, ada tiga anggota Polri yang meninggal dunia saat melakukan penggerebekan sabung ayam di Way Kanan,” katanya dikutip Suara.com dari Antara, Selasa, 18 Maret 2025.

Ketiga korban polisi tewas ditembak di kepala:

Tiga polisi di Way Kanan tewas ditembak saat menggerebek arena judi sabung ayam, Senin (17/3/2025). [ISTIMEWA]
Tiga polisi di Way Kanan tewas ditembak saat menggerebek arena judi sabung ayam, Senin (17/3/2025). [ISTIMEWA]

Adapun identitas polisi korban meninggal ditembak di sabung ayam Lampung adalah Kapolsek Negara Batin IPTU Lusiyanto, Bripka Petrus, dan Bripda Ghalib.

“Mereka mengalami luka tembak di bagian kepala yang dilakukan oleh orang tak dikenal,” ujar Kombes Pol. Yuni.

Dua oknum anggota TNI diduga terlibat penembakan polisi saat penggerebekan lokasi judi sabung ayam di Way Kanan, Lampung:

Berdasarkan laporan video yang tayang di YouTube MetroTV, baku tembak terjadi antara polisi dengan dua oknum anggota TNI.

“Dari penggerebekan tersebut terjadi adanya baku tembak oleh dua anggota TNI yang saat ini masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut,” narasi dikutip dari YouTube MetroTV, Selasa, 18 Maret 2025.

Pernyataan pihak TNI:

Terkait informasi tersebut, Kapendam II/Sriwijaya Kolonel Inf Eko Syah Putra Siregar memastikan pihaknya akan memberi sanksi tegas terhadap oknum yang diduga terlibat.

“Untuk nantinya apabila ada keterlibatan oknum, kita pastikan akan ada sanksi yang diberikan,” kata Kolonel Inf Eko dikutip Suara.com dari Antara, Selasa 18 Maret 2025.

Ia menambahkan, untuk saat ini terkait kasus baku tembak di Way Kanan yang menewaskan tiga polisi, pihak TNI sedang melakukan investigasi untuk mencari bukti dan fakta lebih lanjut.

Kolonel Eko meminta agar menunggu konfirmasi hasil investigasi lebih lanjut.

“Terkait isu yang sedang berkembang, dimohon untuk menunggu konfirmasi hasil penyelidikan atau investigasi lebih lanjut,” katanya.

LALU BAGAIMANA?

Tiga polisi korban penembakan yang diduga dilakukan anggota TNI di lokasi judi sabung ayam Way Kanan Lampung sedang diautopsi:

Lebih lanjut, tiga polisi yang gugur saat menggerebek lokasi judi sabung ayam di Way Kanan Lampung diautopsi. 

Perkembangan kasus ini baru akan dilanjutkan setelah proses autopsi ketiga korban selesai.

Hal itu disampaikan Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun.

“Untuk perkembangan kasus ini akan dilanjutkan setelah autopsi,” jelas Kombes Pol Yuni dikutip dari Antara.

Satu terduga pelaku penembakan polisi di lokasi judi sabung ayam menyerahkan diri:

Berdasarkan keterangan dari video yang tayang di YouTube Metro TV, satu terduga pelaku penembakan polisi di lokasi penggerebekan judi sabung ayam Way Kanan menyerahkan diri.

“Salah satu terduga pelaku dengan inisial L telah menyerahkan diri,” bunyi keterangan dari YouTube Metro TV sambil menampilkan foto seorang pria berkaos hitam.

“Untuk saat ini baru satu terduga pelaku yang menyerahkan diri,” sambungnya dikutip Suara.com, Selasa, 18 Maret 2025.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Potret 3 Polisi yang Tewas saat Gerebek Sabung Ayam di Lampung

Potret 3 Polisi yang Tewas saat Gerebek Sabung Ayam di Lampung

News | Selasa, 18 Maret 2025 | 01:26 WIB

Koar-koar Kritik Aksi Tolak RUU TNI, Deddy Corbuzier Ternyata Belum Lapor LHKPN

Koar-koar Kritik Aksi Tolak RUU TNI, Deddy Corbuzier Ternyata Belum Lapor LHKPN

News | Senin, 17 Maret 2025 | 22:01 WIB

Pandji Pragiwaksono 'Ceramahi' Menhan Suruh Deddy Corbuzier Jawab Kritik Publik Terkait RUU TNI

Pandji Pragiwaksono 'Ceramahi' Menhan Suruh Deddy Corbuzier Jawab Kritik Publik Terkait RUU TNI

Entertainment | Senin, 17 Maret 2025 | 21:47 WIB

Potret Koalisi Masyarakat Sipil Tolak Revisi UU TNI

Potret Koalisi Masyarakat Sipil Tolak Revisi UU TNI

Foto | Selasa, 18 Maret 2025 | 03:23 WIB

Anggota TNI Penembak Ilyas Mewek-mewek Ngaku Salah, Hakim Diminta Tetap Tolak Pleidoi Bambang dkk

Anggota TNI Penembak Ilyas Mewek-mewek Ngaku Salah, Hakim Diminta Tetap Tolak Pleidoi Bambang dkk

News | Senin, 17 Maret 2025 | 18:06 WIB

Terkini

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:22 WIB

×