Jalan Tol Dibangun Tapi Pemudik Turun? Rocky Gerung Kritik Pedas Infrastruktur Jokowi

Eviera Paramita Sandi

Senin, 07 April 2025 | 15:36 WIB
Jalan Tol Dibangun Tapi Pemudik Turun? Rocky Gerung Kritik Pedas Infrastruktur Jokowi
Pengamat politik Rocky Gerung [Tangkap Layar]

Suara.com - Pengamat politik, Rocky Gerung mengkritik pembangunan jalan tol yang kini justru berujung pada dinilai pada sesuatu yang mubadzir.

Menurutnya, statistik mudik Lebaran Hari Raya Idul Fitri 1446H/2025 menurun disebabkan karena pemerintahan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi) yang gagal.

Salah satu perencanaan yang dianggap Rocky gagal adalah adanya pembangunan jalan tol secara besar-besaran.

“10 Tahun presiden Jokowi bermimpi besar, dia wujudkan dalam bentuk infrastruktur-infrastruktur, jalan tol bertambah. Tiba-tiba hari ini separuh dari penduduk yang harusnya mudik tidak mampu mudik,” ujar Rocky, dikutip dari kanal youtubenya, Senin (7/4/25).

Jalan tol itu disebut-sebut akan mempermudah warga Indonesia untuk melakukan perjalanan jauh, terlebih saat mudik lebaran.

“Jadi buat apa jalan tol? Yang dulu dibangga-banggakan, nanti supaya mempermudah mudik,” sebut Rocky.

Pada kenyataannya, menurut Rocky adanya jalan tol tersebut justru mendatangkan masalah baru, terutama bagi orang yang tidak ada kemampuan untuk membayar tol.

“Mudik itu perlu uang, perlu bayar tol, mudik itu perlu bawa oleh-oleh, mudik itu perlu BBM, macam-macam orang alasan mudik itu. Tetapi faktanya yang disediakan oleh Jokowi bukan daya beli, bukan kemampuan untuk membayar tol, tetapi kesulitan ekonomi,” ujarnya.

“Itu yang menerangkan kenapa statistic menunjukkan separuh dari warga Indonesia gagal mudik, karena tidak mampu membawa oleh-oleh, karena tidak punya ongkos mudik, karena ekonomi turun,” tambahnya.

baca juga

Dengan realita yang menunjukkan penurunan statistic pemudik itu membuat Rocky menyimpulkan bahwa hasil pemerintahan 10 tahun Jokowi hasilnya gagal.

“Jadi 10 tahun Jokowi itu hasilnya adalah orang gagal mudik karena tidak punya uang,” ungkap Rocky.

“Artinya selama 10 tahun Pak Jokowi itu semua perencanaan tidak dirancang untuk menghasilkan daya beli. Mengandalkan Pembangunan infrastruktur, sementara sektor-sektor kemanusiaan, sektor-sektor keadilan tidak dihasilkan,” sambungnya.

Seperti diketahui, pemudik Lebaran 2025 turun dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.

Penurunan utamanya terjadi pada pengguna transportasi umum, sehingga berdampak pada perputaran ekonomi yang biasanya selalu mendapatkan momentum saat libur Lebaran.

Menurut data Kementerian Perhubungan (Kemenhub), arus mudik Lebaran 2025 dimulai 21 Maret hingga 11 April 2025.

Puncak arus mudik terjadi pada 28 Maret 2025, sedangkan puncak arus balik diprediksi jatuh pada 6 April 2025.

Puncak arus mudik atau H-3 Idul Fitri, pergerakan masyarakat harian disejumlah moda transportasi mencapai level tertingginya selama masa angkutan Lebaran 2025.

Pergerakan tertinggi berada di moda angkutan udara atau pesawat terbang yang mencapai 303.468 penumpang.

Penumpang angkutan penyeberangan tercatat sebanyak 297.342 penumpang dan kereta api sebanyak 247.611 penumpang. Adapun angkutan laut sekitar 115.993 penumpang.

Perbedaan hanya ada pada angkutan bus dimana pergerakan tertinggi jatuh pada H-4 Idul Fitri atau 27 Maret 2025 sebesar 300.793 orang.

Sampai dengan H+1 Idul Fitri atau 1 April 2025, jumlah penumpang angkutan umum secara akumulasi tercatat turun apabila dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Tahun ini, jumlah penumpang angkutan umum secara akumulasi sejak 21 Maret – 1 April 2025 baik kereta api, udara, laut, penyeberangan dan bus sebesar 12,1 juta penumpang.

Jumlah itu turun dari akumulasi 2024 yakni 12,5 juta penumpang, sehingga terjadi penurunan sebesar 3,57%.

Penurunan jumlah pemudik sebelumnya telah terlihat dari survey Badan Kebijakan Transportasi (BKT) Kemenhub bersama dengan Badan Litbang Kompas.

Pada Idul Fitri 2025 potensi pergerakan diprediksi sebanyak 146,48 juta jiwa.

Angka prediksi itu turun dari angka prediksi Lebaran 2024 yang mencapai 193 juta pemudik. Bahkan, angka realisasinya jauh lebih tinggi yakni mencapai sekitar 242 juta orang.

Kontributor : Kanita

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Isu Ijazah Jokowi Palsu Yang Berulang, Dokter Tifa Sebut Permainan Catur Tingkat Tinggi

Isu Ijazah Jokowi Palsu Yang Berulang, Dokter Tifa Sebut Permainan Catur Tingkat Tinggi

News | Senin, 07 April 2025 | 15:20 WIB

Warisan Politik Bapak Pendidikan Indonesia dalam Menjawab Tantangan Zaman

Warisan Politik Bapak Pendidikan Indonesia dalam Menjawab Tantangan Zaman

Your Say | Senin, 07 April 2025 | 09:39 WIB

Membedah Perjuangan Politik Ki Hadjar Dewantara dalam Pendidikan Bangsa

Membedah Perjuangan Politik Ki Hadjar Dewantara dalam Pendidikan Bangsa

Your Say | Minggu, 06 April 2025 | 09:29 WIB

Terkini

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

News | Senin, 14 September 2026 | 22:00 WIB

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 21:53 WIB

Toilet Terminal Bubulak Dikeluhkan Sopir dan Pedagang, Jauh hingga Berbayar

Toilet Terminal Bubulak Dikeluhkan Sopir dan Pedagang, Jauh hingga Berbayar

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 21:47 WIB

Dugaan Pelecehan di Klub SCBD, Pengacara Korban Curiga Betrand Peto Dalam Pengaruh Zat Tertentu

Dugaan Pelecehan di Klub SCBD, Pengacara Korban Curiga Betrand Peto Dalam Pengaruh Zat Tertentu

News | Senin, 14 September 2026 | 21:38 WIB

Kabut Asap, Penderita ISPA di Pekanbaru Melonjak Capai 400 Orang per Hari

Kabut Asap, Penderita ISPA di Pekanbaru Melonjak Capai 400 Orang per Hari

Riau | Senin, 14 September 2026 | 21:37 WIB

Operasi SAR 8 Korban Hilang di Gunung Anak Krakatau Diperpanjang hingga 17 September

Operasi SAR 8 Korban Hilang di Gunung Anak Krakatau Diperpanjang hingga 17 September

Banten | Senin, 14 September 2026 | 21:37 WIB

Tak Hanya Obat, Aktivitas Kreatif Bisa Bantu Jaga Kesejahteraan Psikologis Pasien Kanker

Tak Hanya Obat, Aktivitas Kreatif Bisa Bantu Jaga Kesejahteraan Psikologis Pasien Kanker

Health | Senin, 14 September 2026 | 21:35 WIB

Temuan Jasad Pria di Pulau Enggano, Polisi Uji Match DNA dengan Keluarga Jurnalis Hilang

Temuan Jasad Pria di Pulau Enggano, Polisi Uji Match DNA dengan Keluarga Jurnalis Hilang

Banten | Senin, 14 September 2026 | 21:30 WIB

×