Gibran Ngoceh Soal Bonus Demografi, Rocky Gerung: Keliru karena Tidak Paham

Lintang Siltya Utami

Senin, 28 April 2025 | 13:27 WIB
Gibran Ngoceh Soal Bonus Demografi, Rocky Gerung: Keliru karena Tidak Paham
Kolase Rocky Gerung dan Gibran Rakabuming. (Screenshot)

Suara.com - Video yang diunggah oleh kanal YouTube Sekretariat Wakil Presiden tentang bonus demografi baru-baru ini menjadi salah satu topik perbincangan hangat di jagat maya.

Dalam video yang diunggah pada 21 April 2025 tersebut merekam Gibran Rakabuming memaparkan potensi besar yang dimiliki oleh bangsa Indonesia jika mampu memanfaatkan keunggulan jumlah populasi dengan usia produktif secara maksimal.

Menurut Gibran Rakabuming, masa depan Indonesia akan sangat ditentukan dalam periode 2030 hingga 2045 karena sekitar 208 juta penduduk Indonesia akan berada dalam usia produktif.

Pembicaraan mengenai bonus demografi tersebut rupanya menyita atensi banyak tokoh, salah satunya Rocky Gerung. Berbicara dalam sebuah stasiun televisi, Rocky Gerung sendiri mempertanyakan pengertian bonus demografi yang digembor-gemborkan Gibran Rakabuming.

Dalam cuplikan video yang dibagikan ulang oleh akun X @V3g3L, Rocky Gerung secara terang-terangan menyebut jika istilah tersebut keliru.

"Soal bonus demografi, kita mulai dengan istilah yang berkali-kali dikelirukan karena tidak dipahami itu. Apa sih itu bonus demografi?" tanya Rocky Gerung.

Lebih lanjut, akademikus tersebut mengatakan jika istilah resminya seharusnya menggunakan dividen demografi, sebuah pertumbuhan ekonomi yang terjadi akibat perubahan struktur usia penduduk suatu negara, di mana proporsi penduduk usia kerja lebih besar dibandingkan dengan proporsi penduduk yang lebih muda atau lebih tua.

"Kalau kita buka literatur dasar itu, istilah resmi terminologinya adalah demografik dividen. Karena mesti ada investasi dulu, baru ada dividen. Kata-kata bonus itu seolah-olah turun dari surga, apa tuh?" jelasnya.

Rocky Gerung lantas menyoroti kapasitas Gibran Rakabuming sebagai pengucap istilah bonus demografi.

baca juga

"Jadi, dari segi pengetahuan semantiknya udah keliru tuh. Kemudian itu bertambah karena saya akhirnya dapat banyak pertanyaan juga dari netizen, itu kenapa pak? Tiba-tiba pak Wapres itu bicara tentang hal yang spektakuler, bonus demografi, bukankah kemarin cuma bagi-bagi goodie bag? Bagi-bagi skincare? Maka saya mulai merasa, oh ada sesuatu. Kita mau lihat, sebetulnya dari segi teorinya dan dari segi kapasitas pengucapnya, yaitu Pak Gibran," sambungnya.

Rocky Gerung kemudian mempertayakan alasan Indonesia dapat memperoleh bonus demografi yang disebut oleh Gibran Rakabuming.

"Dari segi teori, kita mulai mengerti bahwa memang akan ada persaingan akibat dividen demografi karena ada insentif, ada investasi di dalam struktur kependudukan kita. Lalu kita mulai bertanya, seandainya bonus demografi itu diperoleh oleh Indonesia, alasan memperolehnya apa? Apa karena makan siang bergizi tiba-tiba kita mendapat bonus demografi?" imbuhnya lagi.

Pembawa acara lalu menanyakan perihal segi populasi penduduk Indonesia. Rocky Gerung membandingkan apakah usia produktif Indonesia pada periode tersebut dapat bersaing dengan rentang usia serupa di negara tetangga.

"Jumlah populasi itu bonus demografi tetapi apakah dari bonus itu ada dividen yang bisa kita tukar tambahkan dengan dividennya Singapura, dividennya Filipina, dividennya Thailand, Australia, Jepang. Kan kata bonus demografi itu harusnya diperhatikan dengan baik, anak muda kita usia produktif itu berapa? 15 sampai 60 tahun itu apakah bersaing dengan usia 15 sampai 60 tahun juga di negara-negara yang setara dengan kita? Itu baru ada makna terhadap tentang istilah tersebut," pungkasnya.

Unggahan itu pun menuai beragam tanggapan dari publik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Soal Desakan Ganti Gibran, Eddy Soeparno PAN Ikut Ketua MPR Ahmad Muzani

Soal Desakan Ganti Gibran, Eddy Soeparno PAN Ikut Ketua MPR Ahmad Muzani

News | Senin, 28 April 2025 | 13:05 WIB

Hilirisasi ala Gibran: Visi Besar atau Konten Kosong?

Hilirisasi ala Gibran: Visi Besar atau Konten Kosong?

Your Say | Senin, 28 April 2025 | 12:22 WIB

Desakan Pemakzulan Gibran: Antara Proses Hukum dan Realitas Politik

Desakan Pemakzulan Gibran: Antara Proses Hukum dan Realitas Politik

Liks | Senin, 28 April 2025 | 09:50 WIB

Terkini

Uang Asuransi 2 Miliar Melayang Gara-Gara Mati Suri? Intip Serunya Film Gak Ada Matinya!

Uang Asuransi 2 Miliar Melayang Gara-Gara Mati Suri? Intip Serunya Film Gak Ada Matinya!

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 08:48 WIB

Hadirkan Aroma Kopi Nusantara di Blok M, Pertamina Gelar Pekan Kopi Jelang SMEXPO 2026

Hadirkan Aroma Kopi Nusantara di Blok M, Pertamina Gelar Pekan Kopi Jelang SMEXPO 2026

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 08:29 WIB

Kenapa Ria Ricis Dihujat usai Datangi Lokasi Karhutla? Ini Pemicu Kontroversinya

Kenapa Ria Ricis Dihujat usai Datangi Lokasi Karhutla? Ini Pemicu Kontroversinya

Lifestyle | Minggu, 08 November 2026 | 08:23 WIB

Misi Hijau JCWF 2026: Wujudkan Wisata Berkelanjutan Lewat Kolaborasi Lintas Sektor

Misi Hijau JCWF 2026: Wujudkan Wisata Berkelanjutan Lewat Kolaborasi Lintas Sektor

Jogja | Minggu, 08 November 2026 | 07:53 WIB

Jelajah Jogja Cultural Wellness Festival 2026: Sensasi Pemulihan Diri Berbalut Kearifan Budaya

Jelajah Jogja Cultural Wellness Festival 2026: Sensasi Pemulihan Diri Berbalut Kearifan Budaya

Jogja | Minggu, 08 November 2026 | 07:48 WIB

Ambisi Besar PSSI di Piala Asia 2027: 10 Pemain Naturalisasi Jadi Senjata Rahasia?

Ambisi Besar PSSI di Piala Asia 2027: 10 Pemain Naturalisasi Jadi Senjata Rahasia?

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 07:15 WIB

5 Rekomendasi Tas Exsport Stylish dan Awet 2026: Badak untuk Kuliah, Kerja, hingga Hangout!

5 Rekomendasi Tas Exsport Stylish dan Awet 2026: Badak untuk Kuliah, Kerja, hingga Hangout!

Lifestyle | Minggu, 08 November 2026 | 06:45 WIB

Sadap-Menyadap di Warkop: Dari Tiga Jenderal hingga Kasbon Berenkripsi

Sadap-Menyadap di Warkop: Dari Tiga Jenderal hingga Kasbon Berenkripsi

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 06:30 WIB

Apple Kirim Peringatan Spyware iPhone di 99 Negara dan Cara Mengatasinya

Apple Kirim Peringatan Spyware iPhone di 99 Negara dan Cara Mengatasinya

Tekno | Minggu, 08 November 2026 | 06:25 WIB

Bangun Papua Tak Cukup Fisik, Warga Ingin Ada Rasa Aman dan Damai

Bangun Papua Tak Cukup Fisik, Warga Ingin Ada Rasa Aman dan Damai

News | Minggu, 08 November 2026 | 06:24 WIB

×