Merawat Bumi, Merawat Kehidupan: Refleksi di Hari Bumi

Restu Fadilah

Rabu, 14 Mei 2025 | 19:05 WIB
Merawat Bumi, Merawat Kehidupan: Refleksi di Hari Bumi
Ilustrasi menjaga bumi. (Dok: Pixabay/geralt)

Suara.com - Setiap 22 April, dunia berhenti sejenak untuk mengingat: bumi adalah satu-satunya rumah kita. Tapi, apakah satu hari cukup untuk menyelamatkannya?

Sejarah Singkat: Dari Protes hingga Gerakan Global

Hari Bumi lahir dari keresahan terhadap kerusakan lingkungan yang makin nyata. Pencemaran udara akibat industri, tumpahan minyak di lautan, dan pembalakan liar menjadi sorotan pada akhir 1960-an.

Seorang senator asal Wisconsin, Gaylord Nelson, memprakarsai sebuah aksi besar yang melibatkan mahasiswa, aktivis, dan masyarakat umum. Pada 22 April 1970, lebih dari 20 juta warga Amerika turun ke jalan. Hari itu dikenang sebagai Hari Bumi pertama.

Kini, lebih dari 190 negara memperingatinya. Ia telah menjadi gerakan global.

Pemanasan global, krisis air bersih, deforestasi, pencemaran plastik, punahnya keanekaragaman hayati—semua menjadi isu yang semakin mendesak. Di Indonesia sendiri, banjir bandang, kebakaran hutan, dan naiknya permukaan laut bukan lagi berita baru.

Di tengah tantangan tersebut, berbagai pihak mengambil peran. Perusahaan seperti PT Fajar Mitra Indah melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), meluncurkan program “Satu Kopi, Satu Aksi.”

Kampanye ini menjadi langkah awal perusahaan yang menaungi brand FamilyMart dalam mengajak pelanggan untuk turut serta menjaga lingkungan melalui aksi nyata yang berdampak langsung.

“Tanggung jawab perusahaan tidak hanya terletak pada pertumbuhan bisnis, tetapi juga pada keberlanjutan lingkungan. Melalui program 'Satu Kopi, Satu Aksi', kami ingin mengambil langkah nyata dalam pelestarian sungai dan lingkungan sekitar," tutur CEO FamilyMart Indonesia, Wirry Tjandra dalam keterangannya.

baca juga

Menurutnya, keberlanjutan bisnis tak bisa dilepaskan dari keberlanjutan lingkungan. Maka dari itu, hari Bumi, yang diperingati setiap tahun sejak 1970 sejatinya bukan hanya sekadar ritual simbolik. Ia adalah panggilan untuk bertindak. Ia adalah peringatan bahwa planet yang menopang kehidupan ini rapuh, dan tanggung jawab untuk menjaganya ada di pundak kita semua.

Pandawara Group melakukan aksi bersih-bersih sungai Jabodetabek. (Dok: Istimewa)
Pandawara Group melakukan aksi bersih-bersih sungai Jabodetabek. (Dok: Istimewa)

Oleh karena itu, melalui CSRnya, dilakukan juga aksi bersih-bersih sungai di daerah Jabodetabek, Menggandeng Pandawara Group, komunitas anak muda yang dikenal luas akan kepedulian mereka terhadap isu lingkungan, khususnya dalam membersihkan area sungai dari sampah, kegiatan ini berhasil mengumpulkan total 8 ton sampah.

Sampah yang berhasil dikumpulkan tidak akan berakhir di tempat pembuangan akhir. Ada mitra pengelola sampah yang ditunjuk untuk memastikan sampah dipilah dan didaur ulang dengan baik. Selanjutnya, sampah plastik yang telah diolah akan dikirimkan ke Robries untuk diubah menjadi produk upcycle seperti meja dan kursi ramah lingkungan, yang nantinya akan dipajang di beberapa gerai sebagai simbol perubahan dan edukasi kepada pelanggan.

Dari Aksi Kecil Menuju Perubahan Besar

Tidak semua orang bisa menanam seribu pohon atau membersihkan pantai sepanjang 10 kilometer.

Tapi setiap orang bisa memulai dari langkah sederhana: membawa tas belanja sendiri, mengurangi konsumsi daging, menggunakan transportasi publik, atau bahkan sekadar mematikan lampu saat tidak digunakan.

“Kami menyadari bahwa kami tidak bisa berjalan sendiri. Diperlukan kerja sama dari berbagai pihak—masyarakat, komunitas, dan pelanggan. Mari kita mulai dari hal-hal kecil: membuang sampah pada tempatnya, tidak mencemari saluran air, dan ikut serta dalam kegiatan bersih-bersih sungai," tuturnya.

Setiap tindakan, sekecil apa pun, punya dampak. Perubahan besar lahir dari kebiasaan kecil yang dilakukan konsisten. Diharapkan, melalui langkah yang telah diambil saat ini, generasi-generasi mendatang akan tetap memiliki kesempatan untuk menyaksikan secara langsung keindahan alami sungai serta merasakan berbagai manfaat ekologis, sosial, dan ekonomi yang dihasilkan dari kondisi sungai yang terjaga kelestariannya secara optimal. ***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Curiga Skandal Dana CSR BI Belum Ada Tersangka, Boyamin MAKI Siap Gugat KPK

Curiga Skandal Dana CSR BI Belum Ada Tersangka, Boyamin MAKI Siap Gugat KPK

News | Jum'at, 09 Mei 2025 | 15:38 WIB

Lewat Program CSR, KB Bank Perkuat Infrastruktur Sampah di Kota Kupang

Lewat Program CSR, KB Bank Perkuat Infrastruktur Sampah di Kota Kupang

News | Jum'at, 02 Mei 2025 | 13:23 WIB

Kasus CSR BI, Dua Politisi Nasdem Tak Penuhi Panggilan KPK

Kasus CSR BI, Dua Politisi Nasdem Tak Penuhi Panggilan KPK

News | Rabu, 30 April 2025 | 21:03 WIB

Said Didu Kritik Kerja Sama CSR Serang dengan PIK 2: Tanahmu Sedang Dijajah

Said Didu Kritik Kerja Sama CSR Serang dengan PIK 2: Tanahmu Sedang Dijajah

News | Rabu, 30 April 2025 | 19:33 WIB

Rayakan Hari Bumi, Telkom Tebar Kebaikan: Ribuan Bibit untuk Bumi Lestari di 4 Lokasi

Rayakan Hari Bumi, Telkom Tebar Kebaikan: Ribuan Bibit untuk Bumi Lestari di 4 Lokasi

Bisnis | Rabu, 30 April 2025 | 15:54 WIB

Hidup Lebih Hijau: Peran Dekarbonisasi Industri untuk Mewujudkan Bumi Berkelanjutan

Hidup Lebih Hijau: Peran Dekarbonisasi Industri untuk Mewujudkan Bumi Berkelanjutan

Lifestyle | Senin, 28 April 2025 | 18:44 WIB

Terkini

5 HP OPPO Rp2 Jutaan RAM Besar di September 2026

5 HP OPPO Rp2 Jutaan RAM Besar di September 2026

Tekno | Jum'at, 11 September 2026 | 12:10 WIB

Cast Iron vs Stainless Steel: Mana yang Lebih Baik untuk Memasak?

Cast Iron vs Stainless Steel: Mana yang Lebih Baik untuk Memasak?

Lifestyle | Jum'at, 11 September 2026 | 12:05 WIB

Pertamina UMK Academy 2026 Resmi Dimulai, Lebih Dari 1.500 Pelaku Usaha Terpilih

Pertamina UMK Academy 2026 Resmi Dimulai, Lebih Dari 1.500 Pelaku Usaha Terpilih

Bisnis | Jum'at, 11 September 2026 | 12:04 WIB

Review Film Hope: Teror Misterius Makhluk Asing di Wilayah Perbatasan Korea

Review Film Hope: Teror Misterius Makhluk Asing di Wilayah Perbatasan Korea

Your Say | Jum'at, 11 September 2026 | 12:00 WIB

Apa Manfaat Cleansing Cream Viva? Cek Harga dan Review Pembeli

Apa Manfaat Cleansing Cream Viva? Cek Harga dan Review Pembeli

Lifestyle | Jum'at, 11 September 2026 | 11:58 WIB

LRT Kelapa Gading-Manggarai Ditargetkan Beroperasi Bulan Ini: Waktu Tempuh Cuma 28 Menit

LRT Kelapa Gading-Manggarai Ditargetkan Beroperasi Bulan Ini: Waktu Tempuh Cuma 28 Menit

News | Jum'at, 11 September 2026 | 11:54 WIB

Diduga Terlibat Aksi Penipuan Daring, Imigrasi Pontianak Ciduk 31 WNA Asal Malaysia dan Taiwan

Diduga Terlibat Aksi Penipuan Daring, Imigrasi Pontianak Ciduk 31 WNA Asal Malaysia dan Taiwan

News | Jum'at, 11 September 2026 | 11:53 WIB

Ajax Amsterdam: Maarten Paes Gila

Ajax Amsterdam: Maarten Paes Gila

Bola | Jum'at, 11 September 2026 | 11:52 WIB

Dari Rutinitas ke Gaya Hidup, Skincare Kini Makin Dekat dengan Generasi Digital

Dari Rutinitas ke Gaya Hidup, Skincare Kini Makin Dekat dengan Generasi Digital

Lifestyle | Jum'at, 11 September 2026 | 11:52 WIB

Purbaya Umumkan Defisit APBN Tembus Rp 235,6 Triliun per Juli 2026, Setara 0,91% PDB

Purbaya Umumkan Defisit APBN Tembus Rp 235,6 Triliun per Juli 2026, Setara 0,91% PDB

Bisnis | Jum'at, 11 September 2026 | 11:51 WIB

×