Makanan dan Minuman yang Bisa Merusak Ginjal Secara Perlahan

Suhardiman

Selasa, 20 Mei 2025 | 14:53 WIB
Makanan dan Minuman yang Bisa Merusak Ginjal Secara Perlahan
Ilustrasi Makanan dan Minuman yang Merusak Ginjal. [ChatGPT]

Suara.com - Kerusakan ginjal adalah kondisi ketika ginjal mengalami gangguan fungsi akibat kelainan pada jaringan, komposisi darah dan urine, atau hasil pemeriksaan pencitraan ginjal yang terjadi lebih dari tiga bulan.

Kondisi ini dapat disebabkan oleh berbagai faktor dan dapat berkembang menjadi gagal ginjal kronis jika tidak ditangani dengan tepat.

Kerusakan ginjal dapat menyebabkan berbagai komplikasi, termasuk penyakit jantung dan pembuluh darah, serangan jantung, stroke, kelebihan cairan tubuh, kadar kalium darah tinggi, tulang rapuh, anemia, penurunan sistem kekebalan tubuh, dan malnutrisi.

Penting untuk mencegah kerusakan ginjal dengan mengendalikan faktor risiko dan menjalani pemeriksaan rutin jika memiliki kondisi yang dapat meningkatkan risiko penyakit ginjal.

Kebiasaan sehat dapat memperlambat perkembangan penyakit ginjal.

Gejala awal kerusakan ginjal yang perlu diwaspadai meliputi, mudah lelah dan lemas akibat penumpukan racun dan anemia.

Perubahan pola buang air kecil, seperti lebih sering terutama di malam hari, urine berbusa, warna urine gelap atau keruh, bahkan urine berdarah.

Pembengkakan pada kaki, tangan, atau wajah karena penumpukan cairan.

Mual, muntah, dan penurunan nafsu makan, dan tekanan darah meningkat.

Kemudian nyeri atau ketidaknyamanan di pinggang bagian bawah. Kulit kering, gatal, dan susah tidur akibat penumpukan racun.

Kram otot dan kesemutan karena ketidakseimbangan elektrolit, serta sulit konsentrasi dan pusing.

Ginjal merupakan organ vital yang berperan penting dalam menyaring limbah, menjaga keseimbangan cairan, dan mengatur tekanan darah.

Namun, beberapa jenis makanan dan minuman, jika dikonsumsi secara berlebihan dan terus-menerus, dapat memperberat kerja ginjal dan merusak fungsinya secara perlahan.

Berikut daftar makanan dan minuman yang perlu diwaspadai:

Makanan yang Merusak Ginjal

- Makanan olahan dan kemasan

Termasuk mi instan, camilan beku, keripik, pizza beku, dan makanan ringan lain yang tinggi natrium, pengawet, serta lemak tidak sehat.

Konsumsi berlebihan bisa meningkatkan tekanan darah dan menyebabkan penyakit ginjal kronis.

- Daging olahan

Sosis, kornet, ham, nugget, bacon, dendeng, pepperoni, dan daging asap mengandung garam dan pengawet tinggi.

Bahan-bahan ini membebani ginjal dan meningkatkan risiko kerusakan ginjal.

- Makanan kalengan

Sup, sayuran, atau kacang-kacangan kalengan biasanya tinggi natrium.

Garam berlebih membuat ginjal bekerja ekstra keras dan berisiko menyebabkan batu ginjal.

- Makanan tinggi fosfor

Produk susu, cokelat, roti gandum utuh, oatmeal, dan kacang-kacangan mengandung banyak fosfor yang jika berlebihan bisa menumpuk dan merusak ginjal.

- Makanan tinggi kalium

Melon, pisang, jeruk, alpukat, tomat, kentang, dan buah kering seperti kismis. Kalium berlebih dapat membebani ginjal, terutama pada penderita gangguan ginjal.

- Makanan tinggi gula

Konsumsi gula berlebihan, baik dari makanan maupun minuman, dapat meningkatkan risiko diabetes yang merupakan salah satu penyebab utama kerusakan ginjal.

Minuman yang Merusak Ginjal

- Minuman bersoda

Soda, terutama yang berwarna gelap, mengandung fosfor dan kalium tinggi serta gula tambahan. Konsumsi rutin dapat menggandakan risiko penyakit ginjal kronis dan memperberat kerja ginjal.

- Minuman beralkohol

Alkohol menyebabkan dehidrasi, mengganggu hormon pengatur cairan, dan meningkatkan risiko albuminuria (protein dalam urin), yang menandakan kerusakan ginjal.

- Minuman berkafein

Kopi dan teh dengan kadar kafein tinggi bersifat diuretik, sehingga dapat mengganggu kemampuan ginjal menyerap air dan meningkatkan risiko batu ginjal jika dikonsumsi berlebihan.

- Jus buah kemasan

Jus instan umumnya mengandung gula tambahan dan kalori tinggi, yang dapat memperberat kerja ginjal dan meningkatkan risiko penyakit ginjal kronis.

- Minuman vitamin C dosis tinggi

Suplemen vitamin C berlebihan dapat meningkatkan kadar oksalat dalam urin, memicu pembentukan batu ginjal, dan membahayakan ginjal dalam jangka panjang.

Mengurangi konsumsi makanan dan minuman di atas serta memperbanyak asupan air putih dan makanan segar sangat dianjurkan untuk menjaga kesehatan ginjal dalam jangka panjang.

Membaca label nutrisi dan memilih produk rendah natrium, gula, serta pengawet juga sangat membantu dalam menjaga fungsi ginjal tetap optimal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Asuransi Kesehatan dari Kantor Bisa Berakhir Saat Pensiun, Ini yang Perlu Disiapkan

Asuransi Kesehatan dari Kantor Bisa Berakhir Saat Pensiun, Ini yang Perlu Disiapkan

Bisnis | Minggu, 30 Agustus 2026 | 15:45 WIB

Samsung Galaxy Watch9 Rilis, Bawa AI Kesehatan dan Snapdragon Wear Elite

Samsung Galaxy Watch9 Rilis, Bawa AI Kesehatan dan Snapdragon Wear Elite

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 16:50 WIB

Saat AI dan Teknologi Digital Bisa Membuka Akses Kesehatan hingga ke Pelosok Indonesia

Saat AI dan Teknologi Digital Bisa Membuka Akses Kesehatan hingga ke Pelosok Indonesia

Health | Minggu, 30 Agustus 2026 | 12:08 WIB

Anak Penerima Pekerja Upah Masih Ditanggung JKN, Begini Syaratnya

Anak Penerima Pekerja Upah Masih Ditanggung JKN, Begini Syaratnya

Bisnis | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 16:59 WIB

Menkes Ungkap Kendala Tangani Korban Gempa NTT, Warga Masih Pilih Pengobatan Tradisional

Menkes Ungkap Kendala Tangani Korban Gempa NTT, Warga Masih Pilih Pengobatan Tradisional

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 19:31 WIB

Bukan Cuma Bikin Kaki Kesemutan, Ini Risiko Terlalu Lama Duduk di Toilet

Bukan Cuma Bikin Kaki Kesemutan, Ini Risiko Terlalu Lama Duduk di Toilet

Your Say | Kamis, 27 Agustus 2026 | 19:35 WIB

Tafsir Album Memorandum Perunggu bagi Kesehatan Mental Pekerja Muda

Tafsir Album Memorandum Perunggu bagi Kesehatan Mental Pekerja Muda

Your Say | Kamis, 27 Agustus 2026 | 17:55 WIB

White House Secrets: Membongkar Rahasia Kesehatan Para Presiden Amerika

White House Secrets: Membongkar Rahasia Kesehatan Para Presiden Amerika

Your Say | Selasa, 25 Agustus 2026 | 16:20 WIB

15 Jam Jalan Membuka Mata: Potret Ketimpangan Layanan Kesehatan Indonesia

15 Jam Jalan Membuka Mata: Potret Ketimpangan Layanan Kesehatan Indonesia

Your Say | Selasa, 25 Agustus 2026 | 16:55 WIB

Berobat ke Luar Negeri, Ini Pentingnya Menyaring Informasi Medis yang Tepercaya

Berobat ke Luar Negeri, Ini Pentingnya Menyaring Informasi Medis yang Tepercaya

Lifestyle | Selasa, 25 Agustus 2026 | 12:37 WIB

Terkini

Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey

Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:02 WIB

Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial

Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:01 WIB

Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi

Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026

Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:19 WIB

Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon

Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon

Jatim | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:33 WIB

Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok

Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:18 WIB

Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi

Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:08 WIB

Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata

Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan

Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:16 WIB

3 Lip Balm Rp30 Ribuan yang Bagus Atasi Bibir Kering Menurut Review Pengguna

3 Lip Balm Rp30 Ribuan yang Bagus Atasi Bibir Kering Menurut Review Pengguna

Lifestyle | Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:05 WIB

×