Mendagri Tito Ungkap Kendala Teknis Realisasi Sekolah Rakyat: Lahan dan Bangunan Minim

Agung Sandy Lesmana, Lilis Varwati

Selasa, 20 Mei 2025 | 18:22 WIB
Mendagri Tito Ungkap Kendala Teknis Realisasi Sekolah Rakyat: Lahan dan Bangunan Minim
Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian (tengah). (Suara.com/Lilis Varwati)

Suara.com - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) ikut terlibat dalam persiapan operasional Sekolah Rakyat yang direncanakan mulai berjalan tahun ajaran baru 2025/2026. Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian menyampaikan, kementeriannya bertugas berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah untuk memastikan kesiapan infrastruktur. 

"Sekolah rakyat ini banyak sekali hubungan dengan Pemda, mulai dari masalah lahannya atau bangunan yang mungkin bisa disiapkan oleh daerah yang ideal, kemudian juga kaitan dengan masalah perizinan, kaitan dengan akses misalnya jalan Kabupaten, jalan Provinsi. Kalau jalan nasional ya Kementerian PU (Pekerjaan Umum)," kata Tito Karnavian usai rapat tingkat menteri di Kantor Kementerian Sosial, Jakarta, Selasa (20/5/2025).

Tito Karnavian juga menambahkan bahwa koordinasi dengan Pemda sangat penting, terutama dalam hal penyediaan air dan listrik. Meskipun penyediaan listrik menjadi tanggung jawab PLN, namun tetap diperlukan peran dinas pekerjaan umum di daerah untuk menangani aspek teknis lainnya. 

Selain itu, ketersediaan guru serta calon siswa juga harus diperhitungkan agar program Sekolah Rakyat bisa berjalan dengan maksimal.

Tito Karnavian mengungkapkan kalau Presiden Prabowo menargerkan ada 100 unit Sekolah Rakyat yang mulai beroperasi tahun ini. Namun, yang baru siap hingga sekarang baru 65 unit di berbagai daerah.

Untuk itu, pemerintah menggunakan pendekatan bottom-up bersama Kementerian Sosial, di mana daerah-daerah diberi ruang untuk mengusulkan lokasi yang dianggap siap untuk dijadikan Sekolah Rakyat. Hingga saat ini, kata Tito, sudah ada 351 usulan yang masuk dari 24 provinsi dan 298 kota/kabupaten.

Namun, dari ratusan usulan tersebut, tidak semuanya langsung bisa disetujui. Pemerintah masih harus melakukan verifikasi ketat terhadap kriteria yang ditentukan.

Sejarah sekolah rakyat yang kembali dihidupkan Prabowo Subianto
ILUSTRASI--Sekolah rakyat Presiden Prabowo Subianto. 

"Namanya usulan kita harus lihat dulu nanti ini memenuhi kriteria enggak, misalnya tanahnya minimal 5 hektare, harus statusnya clear and clean, enggak ada masalah, enggak dispute, apakah di situ ada akses infrastruktur, jalan, air, listrik, jauh nggak dari pemukiman. Kemudian itu ada gedungnya atau tidak, gedungnya itu gedung tua atau gedung baru dan seterusnya," tutur Tito Karnavian. 

Dari proses pengecekan awal yang melibatkan tim gabungan dari Kemendagri, Kementerian Sosial, Kementerian PU, dan pemerintah daerah, baru ditemukan 64 dari 351 lokasi diusulkan yang dianggap memenuhi syarat lahan minimal 5 hektare.

baca juga

"Jadi semangat daerah tinggi mengusulkan tapi banyak yang belum memenuhi kriteria, banyak juga yang belum punya bangunan," ujar Tito Karnavian. 

Calon Kepala Sekolah Rakyat

Diberitakan sebelumnya, Pemerintah mengeklaim telah memilih 153 calon kepala sekolah untuk ditempatkan di Sekolah Rakyat.

Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyampaikan kalau para calon Kepala Sekolah Rakyat itu dipilih melalui seleksi awal, kemudiam selanjutnya akan mengikuti seleksi tambahan.

Ia menyebutkan jumlah awal yang mengikuti seleksi untuk posisi calon kepala sekolah tersebut sebanyak 500 peserta dari berbagai wilayah di Indonesia.

“Dari 500 lebih yang mendaftar, yang dinyatakan layak sudah 153. Nanti dari 153 itu, akan memasuki seleksi tambahan, kami akan pilih sesuai dengan jumlah yang diperlukan,” kata Gus Ipul Rapat Koordinasi Tingkat Menteri Penyelenggaraan Sekolah Rakyat di Kantor Kemensos, Jakarta, Kamis (15/5/2025).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Telak! Emak-emak Sindir Ojol yang Ngotot Narik: Kami Demo Pakai Hati Nurani, Bukan Budak Aplikator!

Telak! Emak-emak Sindir Ojol yang Ngotot Narik: Kami Demo Pakai Hati Nurani, Bukan Budak Aplikator!

News | Selasa, 20 Mei 2025 | 17:25 WIB

Budi Arie Diduga Kecipratan Fee Judol, Jokowi Ogah Ladeni Wartawan

Budi Arie Diduga Kecipratan Fee Judol, Jokowi Ogah Ladeni Wartawan

News | Selasa, 20 Mei 2025 | 14:00 WIB

Ngaku Tak Masalah jadi Terlapor Kasus Ijazah Palsu, Jokowi: Saya Kasihan, tapi Ini Sudah Keterlaluan

Ngaku Tak Masalah jadi Terlapor Kasus Ijazah Palsu, Jokowi: Saya Kasihan, tapi Ini Sudah Keterlaluan

News | Selasa, 20 Mei 2025 | 12:46 WIB

Diperiksa Bareskrim, Jokowi Ngaku Dicecar 22 Pertanyaan: Mulai Ijazah SD, SMP hingga Universitas

Diperiksa Bareskrim, Jokowi Ngaku Dicecar 22 Pertanyaan: Mulai Ijazah SD, SMP hingga Universitas

News | Selasa, 20 Mei 2025 | 12:18 WIB

Ogah Ikut Demo Besar-besaran Ojol di Jakarta 20 Mei, KBDJ: Kami Tetap Narik Cari Rezeki!

Ogah Ikut Demo Besar-besaran Ojol di Jakarta 20 Mei, KBDJ: Kami Tetap Narik Cari Rezeki!

News | Minggu, 18 Mei 2025 | 20:04 WIB

Terkini

Wamen ATR/BPN Ungkap Arahan Nusron Wahid Usai Kasus Dugaan Korupsi HGB

Wamen ATR/BPN Ungkap Arahan Nusron Wahid Usai Kasus Dugaan Korupsi HGB

News | Rabu, 16 September 2026 | 17:17 WIB

Rp49 Triliun Uang Rakyat Raib Kena Scam, Ini Ternyata Industri Besar!

Rp49 Triliun Uang Rakyat Raib Kena Scam, Ini Ternyata Industri Besar!

Video | Rabu, 16 September 2026 | 17:10 WIB

Diskon Ramen Haraku Terbaru: Bayar Pakai QRIS BRImo, Dapat Cashback hingga Rp100 Ribu!

Diskon Ramen Haraku Terbaru: Bayar Pakai QRIS BRImo, Dapat Cashback hingga Rp100 Ribu!

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 17:09 WIB

Bukan Soal Biaya, Mengapa ESG Perlu Dilihat Sebagai Cara Kelola Risiko?

Bukan Soal Biaya, Mengapa ESG Perlu Dilihat Sebagai Cara Kelola Risiko?

News | Rabu, 16 September 2026 | 17:00 WIB

Kupas Lagu Teh Hijau Tulus, Sulitnya Mencari Rasa yang Hilang

Kupas Lagu Teh Hijau Tulus, Sulitnya Mencari Rasa yang Hilang

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 17:00 WIB

Inul Daratista Ungkap Cara Manjakan Kucing Kesayangan, Ternyata Waktu Makan Jadi Momen Bonding

Inul Daratista Ungkap Cara Manjakan Kucing Kesayangan, Ternyata Waktu Makan Jadi Momen Bonding

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 16:59 WIB

Spesifikasi Redmi Note 17 Series Lengkap, Ada yang Bawa Baterai 10.000 mAh & Anti Air 72 Jam

Spesifikasi Redmi Note 17 Series Lengkap, Ada yang Bawa Baterai 10.000 mAh & Anti Air 72 Jam

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 16:58 WIB

Menkeu Suahasil Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahlil hingga Dony Oskaria Ikut Hadir

Menkeu Suahasil Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahlil hingga Dony Oskaria Ikut Hadir

News | Rabu, 16 September 2026 | 16:56 WIB

Kembalinya Harta Karun Sasak, Kain Tenun Berusia Seabad Lebih

Kembalinya Harta Karun Sasak, Kain Tenun Berusia Seabad Lebih

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 16:56 WIB

Bhimasena Run for Whale Shark 2026: Saat Langkah Kaki Membawa Pesan untuk Laut

Bhimasena Run for Whale Shark 2026: Saat Langkah Kaki Membawa Pesan untuk Laut

Jawa Tengah | Rabu, 16 September 2026 | 16:54 WIB

×