Berkaca dari Trump, JK Ingatkan Pemimpin Harus Paham Akar Masalah Sebelum Buat Kebijakan

Bangun Santoso, Lilis Varwati

Minggu, 25 Mei 2025 | 18:12 WIB
Berkaca dari Trump, JK Ingatkan Pemimpin Harus Paham Akar Masalah Sebelum Buat Kebijakan
Jusuf Kalla (Instagram/@jusufkalla)

Suara.com - Mantan wakil presiden Jusuf Kalla (JK) bicara soal sikap seorang pemimpin yang harus berani mengambil kebijakan yang cepat dan tepat saat negara menghadapi badai atau krisis.

Kecepatan mengambil kebijakan, menurut Jusuf Kalla, bukan didasari dengan sikap asal berani saja, melainkan butuh kejelian serta betul-betul paham akar persoalan yang sedang dihadapi.

"Seorang pemimpin harus segera mengambil kebijakan secara cepat dan tidak keliru. Jika keliru, persoalan negara tidak akan selesai," kata JK dalam keterangannya saat pidato di acara Meet the Leaders di kampus Universitas Paramadina, Jakarta, ditulis Minggu (25/5/2025).

Atas dasar itu, pemimpin harus bisa mengambil kebijakan dan keputusan dengan memiliki dasar yang kuat, bermanfaat untuk masyarakat banyak, serta memiliki pengetahuan yang luas tentang akar masalahnya.

"Hal itu penting agar pengambilan keputusan itu berani, tetapi tidak keliru," ujar dia.

JK kemudian mencontohkan kebijakan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump terkait penetapan biaya impor terhadap negara lain, yang juga dikenal dengan Tarif Trump.

Ia menilai kebijakan tersebut berani, tetapi keliru dan tidak memahami persoalan sebenarnya. Menurut JK, Trump tanpa sadar justru membuat kebijakan yang merugikan rakyat dan pengusaha AS sendiri karena rakyat Amerika akan membeli barang-barang impor lebih mahal.

"Begitulah sebuah kebijakan yang diambil tanpa mengetahui persoalan sebenarnya," ucap JK.

Di sisi lain, JK menyebut kalau sunia kini memanh sedang mengalami krisis dan kritis. Krisis itu terlihat dengan masih terjadinya perang Rusia vs Ukraina, India vs Pakistan, Israel vs Hamas. Begitu juga konflik internal di negara-negara Yaman, Sudan, Myanmar.

baca juga

Potensi konflik juga terjadi antara China dengan Taiwan serta Korea Selatan dengan Korea Utara.

"Semua itu konflik itu mau tidak mau sangat berpengaruh terhadap kondisi dalam negeri Indonesia. Maka dari itu dibutuhkan seorang pemimpin yang mengetahui hal itu, dan menyelesaikan sesuai dengan kondisi tersebut," kata JK.

Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) itu memberikan masukan terhadap pemimpin yang berada di tengah badai, seperti harus tetap bersikap tenang dan fokus.

"Ibarat kapal yang sedang berada di tengah badai, seorang pemimpin harus tetap tenang dan fokus bagaimana mencari solusi agar kapalnya tidak karam," katanya.

Selain itu, saat krisis seorang pemimpin juga harus bisa berkomunikasi secara efektif dengan rakyatnya. Seorang pemimpin, menurut JK, harus bisa menjaga emosi agar tidak tergesa-gesa dalam pengambilan kebijakan serta membutuhkan pengalaman dalam menghadapi setiap masalah.

Dia membagikan pengalamannya ketika masih aktif dalam pemerintahan saat mendamaikan konflik Poso, Ambon, dan Aceh serta berbagai kebijakan yang diambilnya saat Indonesia menghadapi krisis pada tahun 1998 dan 2008.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

JK Blak-blakan: Pemimpin Harus Berani, Tapi Jangan Sampai..

JK Blak-blakan: Pemimpin Harus Berani, Tapi Jangan Sampai..

News | Minggu, 25 Mei 2025 | 15:47 WIB

Gara-gara Kebijakan Trump, Tambahan Pajak Rp4 Juta untuk Pengguna Mobil Listrik Siap Menanti

Gara-gara Kebijakan Trump, Tambahan Pajak Rp4 Juta untuk Pengguna Mobil Listrik Siap Menanti

Otomotif | Minggu, 25 Mei 2025 | 14:03 WIB

JK Pasang Badan untuk Prabowo: Ekonomi RI Melambat Bukan Salah Presiden!

JK Pasang Badan untuk Prabowo: Ekonomi RI Melambat Bukan Salah Presiden!

News | Minggu, 25 Mei 2025 | 12:08 WIB

Jusuf Kalla: Negara Akan Dihargai Jika Maju Secara Ekonomi

Jusuf Kalla: Negara Akan Dihargai Jika Maju Secara Ekonomi

News | Jum'at, 23 Mei 2025 | 06:21 WIB

Core Indonesia: Hadapi Tarif AS, Indonesia Harus Perkuat Ekonomi Domestik

Core Indonesia: Hadapi Tarif AS, Indonesia Harus Perkuat Ekonomi Domestik

News | Selasa, 20 Mei 2025 | 19:13 WIB

Bikin Tidur Tak Nyenyak, Sri Mulyani Sebut Ekonomi Makin Suram

Bikin Tidur Tak Nyenyak, Sri Mulyani Sebut Ekonomi Makin Suram

Bisnis | Selasa, 20 Mei 2025 | 12:57 WIB

Terkini

Anime Our Last Crusade Season 3 Resmi Diumumkan, Tujuh Seiyuu Utama Kembali

Anime Our Last Crusade Season 3 Resmi Diumumkan, Tujuh Seiyuu Utama Kembali

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 11:30 WIB

O!Save Punya Siapa? Ini Pemilik Toko Retail Banjir Diskon yang Jadi Sorotan

O!Save Punya Siapa? Ini Pemilik Toko Retail Banjir Diskon yang Jadi Sorotan

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 11:24 WIB

Kronologi RANS Carnival Diboikot, Aksi 'Warga Jaga Warga' Selamatkan UMKM

Kronologi RANS Carnival Diboikot, Aksi 'Warga Jaga Warga' Selamatkan UMKM

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 11:22 WIB

Syarat Mengurus KTP Hilang 2026, Cek Dokumen dan Cara Menggantinya Gratis

Syarat Mengurus KTP Hilang 2026, Cek Dokumen dan Cara Menggantinya Gratis

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 11:22 WIB

Bela Dandhy Laksono, Menteri HAM: Seseorang Tak Boleh Dihukum karena Daya Cipta dan Karsanya

Bela Dandhy Laksono, Menteri HAM: Seseorang Tak Boleh Dihukum karena Daya Cipta dan Karsanya

News | Minggu, 01 November 2026 | 11:03 WIB

Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi

Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi

News | Minggu, 01 November 2026 | 11:03 WIB

Tren Soft Life dan Isu Mental Health: Bisakah Hidup Tenang Tanpa Harus Kaya?

Tren Soft Life dan Isu Mental Health: Bisakah Hidup Tenang Tanpa Harus Kaya?

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 11:00 WIB

Cara Membersihkan Kacamata yang Baik dan Benar, Boleh Dicuci Pakai Air?

Cara Membersihkan Kacamata yang Baik dan Benar, Boleh Dicuci Pakai Air?

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 10:46 WIB

Pemerintah Didesak Perjuangkan Hak Kelola Warga atas Eks Konsesi SRL di Pulau Rangsang

Pemerintah Didesak Perjuangkan Hak Kelola Warga atas Eks Konsesi SRL di Pulau Rangsang

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 10:33 WIB

Ulasan Novel Loversation: Belajar Menerima Diri dan Berdamai dengan Masa Lalu

Ulasan Novel Loversation: Belajar Menerima Diri dan Berdamai dengan Masa Lalu

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 10:30 WIB

×