Rombak Aplikasi Sirukim Buatan Era Anies, Pramono: Kenapa Saya Gembira? Karena...

Agung Sandy Lesmana, Fakhri Fuadi Muflih

Selasa, 27 Mei 2025 | 13:56 WIB
Rombak Aplikasi Sirukim Buatan Era Anies, Pramono: Kenapa Saya Gembira? Karena...
Rombak Aplikasi Sirukim Buatan Era Anies, Pramono: Kenapa Saya Gembira? Karena....(Suara.com/Faqih)

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung merilis ulang alias relaunching aplikasi Sistem Informasi Perumahan dan Kawasan Permukiman (Sirukim) di Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Pulo Gebang, Jakarta Timur, Selasa (27/5/2025). Perilisan ulang dilakukan setelah jajarannya merombak aplikasi yang dibuat pada era kepemimpinan eks Gubernur Anies Baswedan itu.

Pramono Anung mengaku kerap menerima aduan mengenai penggunaan aplikasi Sirukim yang dianggap masih banyak masalahnya, khususnya dalam hal transparansi.

Karena itu, melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) DKI mengubah berbagai fitur dan layanan dalam aplikasi itu.

Aplikasi Sirukim dibuat untuk mewadahi seluruh hunian komersil yang dibangun oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI.

Gubernur  DKI Jakarta Pramono Anung (kiri) usai mengikuti kegiatan penanaman pohon di kolong Tol Cakung, Jakarta Timur pada Selasa (27/5/2025). (Suara.com/Fakhri Fuadi)
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (kiri) seusai mengikuti kegiatan penanaman pohon di kolong Tol Cakung, Jakarta Timur pada Selasa (27/5/2025). (Suara.com/Fakhri Fuadi)

Masyarakat yang berminat membeli bisa mendaftar lewat aplikasi Sirukim.

"Saya hari ini sungguh sangat gembira karena akan me-relaunching Sirukim. Kenapa saya gembira? Karena sebelumnya saya mendapatkan betul-betul banyak aduan, masukan bahwa dianggap tidak transparan," beber Pramono Anung kepada wartawan pada Selasa (27/5/2025).

"Kemudian saya sampaikan kepada Kepala Dinas Perumahan untuk dibuat setransparan mungkin dan memberikan kesempatan seobjektif mungkin kepada siapapun yang ingin mempunyai rusun atau rusunawa yang ada di Jakarta," lanjut politisi PDI Perjuangan itu. 

Salah satu perubahan yang terlihat setelah perilisan ulang ini adalah warna tampilan aplikasi yang diganti dari hijau ke oranye.

"Saya senang yang pertama fiturnya dari warna hijau sekarang warnanya oranye. Artinya mendukung Persija," ucap mantan Sekretaris Kabinet (Seskab) era Presiden ke-7 RI, Jokowi itu. 

baca juga
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menumpang bus Transjakarta saat berkantor. (ist)
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menumpang bus Transjakarta saat berkantor. (ist)

Kemudian, peminat kini tak lagi berebut saat mendaftar karena telah ditambahkan sistem antrean dalam aplikasi.

Disediakan juga waktu selama tiga hari bagi pendaftar untuk melengkapi dokumen.

"Tadi saya sampai tanyakan bagaimana kalau unitnya hanya 10 yang mendaftar 100 maka yang mendapatkan sesuai dengan antrian. Semua yang mau beli sama," beber Pramono Anung.

Pramono Anung pun berharap dengan perilisan ulang aplikasi ini, maka proses pembelian atau penyewaan hunian melalui Sirukim bisa lebih transparan.

"Sehingga dan demikian mudah-mudahan dengan transparansi ini akuntabilitasnya terjamin, transparan, gampang diakses dan bagi siapa pun warga Jakarta yang ingin memiliki hunian di Jakarta sekarang menjadi lebih mudah dan transparan," tutur Pramono.

Lebih lanjut, Pramono Anung juga mengaku tidak mau disebut-sebut sebagai pencetus aplikasi ini. Pramono menyatakan hanya sekadar memperbaiki aplikasi ini agar bisa menjawab kebutuhan masyarakat Jakarta.

"Jadi ini tetap carry forward dari yang dulu. Sehingga dengan memang saya dalam re-launching tadi sama sekali tidak mengatakan bahwa ini adalah hal yang baru. Ini re-launching, me-launching kembali dengan sirukim dengan fitur yang disempurnakan," pungkas Pramono Anung. 

Diketahui, aplikasi Sirukim sempat diluncurkan Pemprov DKI Jakarta saat Anies Baswedan menjabat sebagai Gubernur Jakarta. Aplikasi Sirukum disebut-sebut bisa menjadi sumber informasi bagi masyarakat Jakarta untuk bisa mendapatkan hunian yang layak. Aplikasi tersebut memudahkan masyarakat Jakarta ketika mencari informasi terkait ketersediaan unit hunian kosong dari Rusunawa sehingga bisa langsung mendaftarkan secara online.

"Dengan aplikasi Sirukim maka semua bisa akses di mana saja, kapan saja. Dan apabila masyarakat ingin mengetahui lebih terkait akses perumahan di Jakarta bisa mendatangi galeri huni di Taman Martha Tiahahu," beber Anies Baswedan saat menjabat sebagai gubernur. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Megawati Murka Partainya Dituding Dalang Framing Judol, PDIP Siap Polisikan Budi Arie: Keterlaluan!

Megawati Murka Partainya Dituding Dalang Framing Judol, PDIP Siap Polisikan Budi Arie: Keterlaluan!

News | Selasa, 27 Mei 2025 | 13:27 WIB

Pramono Ngaku Siap Lanjutkan Program Rumah DP Rp0 Warisan Anies, Asalkan...

Pramono Ngaku Siap Lanjutkan Program Rumah DP Rp0 Warisan Anies, Asalkan...

News | Selasa, 27 Mei 2025 | 11:13 WIB

Positif Narkoba, 6 Polisi di Kalsel Cuma Disanksi Wajib Salat 5 Waktu: Biar Tobat?

Positif Narkoba, 6 Polisi di Kalsel Cuma Disanksi Wajib Salat 5 Waktu: Biar Tobat?

News | Selasa, 27 Mei 2025 | 10:42 WIB

Warga Cakung Korban Gusuran Tagih Utang ke Pramono: Saya Sudah ke Gibran tapi Tak Ada Jawaban!

Warga Cakung Korban Gusuran Tagih Utang ke Pramono: Saya Sudah ke Gibran tapi Tak Ada Jawaban!

News | Selasa, 27 Mei 2025 | 10:20 WIB

Usai Ijazah Jokowi Dinyatakan Asli, Muncul Desakan Agar Roy Suryo dkk Segera Dijebloskan ke Bui

Usai Ijazah Jokowi Dinyatakan Asli, Muncul Desakan Agar Roy Suryo dkk Segera Dijebloskan ke Bui

News | Senin, 26 Mei 2025 | 19:55 WIB

Terkini

Cuma Dalih? Pembunuh Ojol di Kosambi Ngaku Tertekan Disuruh Orang Tua Cepat Nikah

Cuma Dalih? Pembunuh Ojol di Kosambi Ngaku Tertekan Disuruh Orang Tua Cepat Nikah

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 09:02 WIB

EASA Keluarkan Peringatan Penerbangan Komersil di Udara Bahrain, Qatar, Kuwait, dan UEA

EASA Keluarkan Peringatan Penerbangan Komersil di Udara Bahrain, Qatar, Kuwait, dan UEA

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 08:18 WIB

Usut Gurita Pemerasan Silmy Karim, KPK Mapping Kantor Imigrasi di Wilayah 'Kantong' WNA

Usut Gurita Pemerasan Silmy Karim, KPK Mapping Kantor Imigrasi di Wilayah 'Kantong' WNA

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 08:08 WIB

Donald Trump Ancam Ratakan Iran: Bikin Kesepakatan Atau Anda Tidak Miliki Apapun yang Tersisa

Donald Trump Ancam Ratakan Iran: Bikin Kesepakatan Atau Anda Tidak Miliki Apapun yang Tersisa

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 08:02 WIB

Xi Jinping Bersih-Bersih Elite Partai, Anggota Politbiro Alami Nasib Nahas karena Korupsi

Xi Jinping Bersih-Bersih Elite Partai, Anggota Politbiro Alami Nasib Nahas karena Korupsi

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 08:00 WIB

Susul Korut, Amerika Serikat Membekukan Aset Kripto Terkait Iran Senilai Rp 2,3 Triliun

Susul Korut, Amerika Serikat Membekukan Aset Kripto Terkait Iran Senilai Rp 2,3 Triliun

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 07:47 WIB

JPO Tendean Selesai Dievakuasi, Akses ke Blok M dan Kemang Kembali Dibuka

JPO Tendean Selesai Dievakuasi, Akses ke Blok M dan Kemang Kembali Dibuka

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 07:44 WIB

Target Serangan AS ke Iran Selanjutnya, Pembangkit Listrik dan Jembatan

Target Serangan AS ke Iran Selanjutnya, Pembangkit Listrik dan Jembatan

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 07:39 WIB

Iran Hujan Rudal AS, Rentetan Bom Hancurkan Pesisir Strategis dekat Selat Hormuz

Iran Hujan Rudal AS, Rentetan Bom Hancurkan Pesisir Strategis dekat Selat Hormuz

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 07:17 WIB

Kekayaan Jampidsus Febrie Adriansyah Diduga Tak Sesuai LHKPN, KPK Buka Suara

Kekayaan Jampidsus Febrie Adriansyah Diduga Tak Sesuai LHKPN, KPK Buka Suara

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 07:12 WIB

×