Pengamat Sebut Agribisnis Harus Jadi Mesin Utama Ekonomi Hijau, Bagaimana Potensinya?

Bimo Aria Fundrika

Jum'at, 30 Mei 2025 | 12:23 WIB
Pengamat Sebut Agribisnis Harus Jadi Mesin Utama Ekonomi Hijau, Bagaimana Potensinya?
Startup Agribisnis Ekosis Bantu Pemerintah Kembangkan UMKM. (Dok: Isitmewa)

Suara.com - Pengembangan sektor agribisnis tak sekadar soal pertanian dan keuntungan ekonomi. Lebih dari itu, agribisnis dapat menjadi tulang punggung untuk membangun masa depan yang lestari dan berkelanjutan.

Hal tersebut seperti diutarakan oleh Faisal Abdul Naser, pengamat agribisnis sekaligus praktisi yang telah lama berkecimpung di sektor peternakan dan pakan ternak.

Dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (29/5), Faisal menyatakan bahwa penguatan agribisnis adalah langkah strategis untuk mewujudkan ekonomi hijau yang berpihak pada lingkungan, sosial, dan keberlanjutan.

"Agribisnis tidak hanya berperan dalam meningkatkan ketahanan pangan dan pendapatan petani, tetapi juga mampu menciptakan lapangan kerja berbasis lingkungan, mendukung pembangunan rendah karbon, serta mengurangi intensitas emisi nasional. Dari tanah subur ke pangan lestari untuk seluruh negeri," ujar Faisal.

Ilustrasi ekonomi hijau.(Pexels/Thirdman)
Ilustrasi ekonomi hijau.(Pexels/Thirdman)

Sebagai Chairman Executive Liaison Staff PT Japfa Comfeed Indonesia, Tbk, dan alumnus Lemhannas PPSA 24 tahun 2023, Faisal melihat langsung besarnya peluang agribisnis sebagai motor penggerak ekonomi hijau.

Menurutnya, Indonesia telah memiliki semua syarat dasar untuk memimpin transisi ini: lahan subur, pasar domestik besar, dan kekayaan biodiversitas.

Namun potensi ini tak akan maksimal tanpa strategi yang tepat. Faisal menekankan pentingnya diversifikasi produk pertanian, pemanfaatan pasar dalam negeri, serta peningkatan ekspor untuk mendongkrak agribisnis Indonesia.

Diversifikasi penting agar petani tidak bergantung pada satu jenis komoditas. Sementara itu, orientasi ekspor memperluas jangkauan produk hijau Indonesia ke pasar global yang semakin peduli pada isu lingkungan.

"Indonesia memiliki potensi agribisnis yang sangat besar, dan mampu diarahkan untuk berorientasi pada konsep ekonomi hijau atau green economy," tegasnya.

baca juga

Konsep ekonomi hijau sendiri bukan sekadar jargon. Ia merupakan pendekatan pembangunan yang menekankan pertumbuhan berkelanjutan tanpa mengorbankan lingkungan dan sosial.

Langkah konkret menuju arah ini mulai terlihat dalam agenda nasional. Salah satunya adalah rencana panen raya jagung seluas 56 ribu hektare di Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, pada Juni 2025.

Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan hadir secara virtual dalam kegiatan yang melibatkan lintas sektor—dari pemerintah pusat dan daerah, hingga masyarakat petani. Bagi Faisal, kolaborasi seperti ini harus terus diperkuat.

"Kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat petani menciptakan ekosistem agribisnis yang lebih kuat dan berdaya saing," ujarnya.

Jagung menjadi contoh nyata bagaimana satu komoditas dapat mendorong transformasi ekonomi hijau. Selain menjadi sumber pangan dan pakan, pengembangan ladang jagung berdampak besar pada pemberdayaan masyarakat. Produktivitas meningkat, petani lebih sejahtera, dan distribusi pangan lebih merata.

Simulasi pemodelan WRI Indonesia menunjukkan peluang besar di balik ekonomi hijau. Jika diterapkan dengan tepat, ekonomi hijau bisa mendorong pertumbuhan PDB Indonesia rata-rata 6,3% per tahun selama periode 2025–2045. Tak hanya itu, diperkirakan akan tercipta 1,7 juta lapangan kerja hijau baru pada 2045. Jumlah itu setara 38% dari tambahan angkatan kerja nasional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harapan dari Tiga Hutan Tropis Dunia: Masyarakat Adat dan Komunitas Lokal Bersatu di Brazzaville

Harapan dari Tiga Hutan Tropis Dunia: Masyarakat Adat dan Komunitas Lokal Bersatu di Brazzaville

News | Jum'at, 30 Mei 2025 | 11:11 WIB

Peneliti: Pemanasan Global Tahunan Bisa Lampaui 2 Derajat C Akhir Dekade Ini, Tapi Masih Ada Harapan

Peneliti: Pemanasan Global Tahunan Bisa Lampaui 2 Derajat C Akhir Dekade Ini, Tapi Masih Ada Harapan

News | Kamis, 29 Mei 2025 | 14:18 WIB

12 Langkah Sederhana Selamatkan Bumi dari Rumah, Bisa Anda Lakukan Sekarang!

12 Langkah Sederhana Selamatkan Bumi dari Rumah, Bisa Anda Lakukan Sekarang!

Lifestyle | Kamis, 29 Mei 2025 | 12:47 WIB

Terkini

Apindo Singgung RUU Perlindungan Ketenagakerjaan, Ancam Penciptaan Lapangan Kerja

Apindo Singgung RUU Perlindungan Ketenagakerjaan, Ancam Penciptaan Lapangan Kerja

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 06:35 WIB

6 Zodiak yang Bakal Kaya Raya di Bulan Oktober 2026 Menurut Ahli Tarot

6 Zodiak yang Bakal Kaya Raya di Bulan Oktober 2026 Menurut Ahli Tarot

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 06:35 WIB

Tema Hari Kesaktian Pancasila 2026, Lengkap dengan Pedoman Peringatannya

Tema Hari Kesaktian Pancasila 2026, Lengkap dengan Pedoman Peringatannya

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 06:35 WIB

1 Oktober Memperingati Hari Apa? Ini Sejarah dan Makna Hari Kesaktian Pancasila

1 Oktober Memperingati Hari Apa? Ini Sejarah dan Makna Hari Kesaktian Pancasila

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 06:25 WIB

7 Sepatu Lari Ortuseight Terbaru Murah dan Empuk

7 Sepatu Lari Ortuseight Terbaru Murah dan Empuk

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 06:15 WIB

Kebakaran Hebat Kembali Melanda TPA Jatibarang Semarang

Kebakaran Hebat Kembali Melanda TPA Jatibarang Semarang

Foto | Kamis, 01 Oktober 2026 | 06:00 WIB

Dorong Mitigasi Bencana Jabar, Iwan Suryawan Minta Kalkulasi Anggaran Realistis dan Nyata

Dorong Mitigasi Bencana Jabar, Iwan Suryawan Minta Kalkulasi Anggaran Realistis dan Nyata

Jabar | Kamis, 01 Oktober 2026 | 00:57 WIB

Bantu UMKM Hadapi Biaya Operasional Membengkak, Toco Academy Bagikan Strategi Pecah Telur di Bogor

Bantu UMKM Hadapi Biaya Operasional Membengkak, Toco Academy Bagikan Strategi Pecah Telur di Bogor

Jabar | Kamis, 01 Oktober 2026 | 00:45 WIB

Mengenal Praktik Bisnis Hijau: Tren Gaya Hidup Berkelanjutan yang Kini Merambah Dunia Industri

Mengenal Praktik Bisnis Hijau: Tren Gaya Hidup Berkelanjutan yang Kini Merambah Dunia Industri

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:57 WIB

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

News | Rabu, 30 September 2026 | 23:12 WIB

×