Ustaz Yahya Waloni Wafat, Sempat Khutbah Pertama, Lalu Ambruk Saat Khutbah Kedua

Muhammad Ilham Baktora

Jum'at, 06 Juni 2025 | 15:24 WIB
Ustaz Yahya Waloni Wafat, Sempat Khutbah Pertama, Lalu Ambruk Saat Khutbah Kedua
Tangkapan layar Ustaz Yahya Waloni meninggal dunia saat memberikan ceramah di Makassar. (Twitter)

Sebelum menjadi seorang ustaz, Yahya Waloni dikenal sebagai pendeta yang aktif dalam kegiatan keagamaan Kristiani.

Ia lahir di Manado, Sulawesi Utara, yang merupakan daerah dengan mayoritas penduduk beragama Kristen.

Pendidikan formalnya juga ditempuh di institusi teologi. Dengan latar belakang pendidikan tersebut, ia memiliki pengetahuan mendalam tentang agama Kristen dan sempat menjabat sebagai pendeta di sebuah gereja.

Namun, titik balik dalam hidup Yahya Waloni terjadi ketika ia mulai mempelajari ajaran Islam secara lebih mendalam.

Proses tersebut tidak berlangsung dalam semalam. Ia mengaku banyak membaca literatur Islam dan membandingkannya dengan ajaran sebelumnya.

Akhirnya, ia memutuskan untuk mengucap syahadat dan resmi menjadi seorang mualaf pada awal tahun 2000-an.

Keputusannya itu sempat menimbulkan reaksi beragam, baik dari keluarga maupun komunitas sebelumnya. Namun Yahya tetap teguh pada pilihannya.

Setelah masuk Islam, Yahya Waloni tidak berhenti pada proses spiritual pribadi. Ia justru semakin aktif berdakwah.

Berbekal pengetahuan agama yang luas, baik Islam maupun Kristen, ia mulai mengisi berbagai ceramah di masjid, majelis taklim, dan juga acara-acara televisi.

baca juga

Gaya bicaranya yang lugas, blak-blakan, serta penuh semangat membuatnya cepat dikenal.

Ia pun menjadi salah satu ustaz yang cukup sering viral di media sosial karena isi ceramahnya yang kontroversial.

Meskipun kerap menuai kritik, terutama dari cara penyampaiannya yang keras terhadap agama lain, tidak bisa dipungkiri bahwa Yahya Waloni memiliki pengaruh yang cukup besar di kalangan umat tertentu.

Ia sering diundang untuk ceramah di berbagai daerah dan memiliki pengikut yang cukup banyak.

Namun, perjalanan dakwah Yahya Waloni juga diwarnai dengan berbagai kontroversi hukum.

Pada tahun 2021, ia sempat ditangkap dan diproses hukum atas dugaan ujaran kebencian. Kasus ini kembali menyorot sepak terjangnya di dunia dakwah.

Meski demikian, sebagian pendukungnya tetap memberikan dukungan, menganggapnya sebagai sosok yang berani menyuarakan kebenaran menurut keyakinannya.

Terlepas dari pro dan kontra, perjalanan hidup Yahya Waloni menunjukkan transformasi spiritual yang drastis.

Dari seorang pendeta Kristen menjadi mualaf dan kemudian menjadi ustaz yang cukup dikenal luas, kisah hidupnya menjadi bahan perbincangan publik dan inspirasi bagi sebagian orang yang mencari kebenaran spiritual melalui jalan yang tidak biasa.

Perubahan drastis ini menjadikan Yahya Waloni salah satu figur mualaf yang paling dikenal di Indonesia saat ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mall di Makassar Hemat Listrik 10 Persen Berkat PLTS

Mall di Makassar Hemat Listrik 10 Persen Berkat PLTS

News | Selasa, 03 Juni 2025 | 21:16 WIB

Profil Gatot Kies Mantan Keyboardist Ungu Meninggal Dunia

Profil Gatot Kies Mantan Keyboardist Ungu Meninggal Dunia

Entertainment | Selasa, 03 Juni 2025 | 13:55 WIB

Pasha Ungu Berduka di Tanah Suci, Rekan Satu Band Gatot Kies Meninggal Dunia

Pasha Ungu Berduka di Tanah Suci, Rekan Satu Band Gatot Kies Meninggal Dunia

Entertainment | Senin, 02 Juni 2025 | 20:42 WIB

Terkini

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 00:19 WIB

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Bola | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:35 WIB

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

×