Ketimbang Pramono Bikin Pulau Kucing, Muncul Usulan Taman di Jakarta juga Ramah Hewan

Agung Sandy Lesmana

Minggu, 15 Juni 2025 | 11:23 WIB
Ketimbang Pramono Bikin Pulau Kucing, Muncul Usulan Taman di Jakarta juga Ramah Hewan
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (tengah). (ist)

Suara.com - Kebijakan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung yang membuka taman 24 jam kekinian menuai polemik di masyarakat. Pasalnya, dibukanya taman-taman di Jakarta secara nonsetop disebut-sebut digunakan untuk tempat mesum anak-anak remaja. Salah satu kasus asusila itu terjadi di Taman Langsat, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu.

Di tengah polemik itu, anggota DPRD Provinsi DKI Jakarta dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Francine Widjojo memberikan usulan agar taman-taman di Jakarta yang kini dibuka 24 jam itu juga bisa ramah terhadap hewan, khususnya kucing.

Dalam Diskusi Publik 100 Hari Gubernur yang digelar oleh Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PSI Jakarta pada Sabtu (14/6/2025), Francine membeberkan usulan terkait pemanfaatan taman-taman dengan mengutip hasil survei terbaru Rakuten Insight di beberapa negara Asia. Dalam hasil survei itu, kata dia, kucing merupakan hewan yang paling banyak dipelihara oleh Warga Negara Indonesia dengan persentase sebanyak 47 persen pada tahun 2021.

“Alangkah baiknya jika langkah ini ditindaklanjuti dengan membuat taman-taman tersebut menjadi ramah hewan, terutama untuk kucing yang menurut survei paling disukai dan dipelihara oleh 47 persen orang Indonesia,” beber Francine yang dikutip pada Sabtu (15/6/2025).

Menurutnya, persentase masyarakat Indonesia yang memelihara kucing tersebut lebih tinggi dibandingkan negara-negara lainnya di Asia.

Anggota Komisi B DPRD Provinsi DKI Jakarta dari Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Francine Widjojo. (ist)
Anggota Komisi B DPRD Provinsi DKI Jakarta dari Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Francine Widjojo. (ist)

Untuk membuat taman-taman di Jakarta menjadi ramah kucing, Pemprov DKI Jakarta perlu melakukan sterilisasi pada kucing-kucing yang ada di taman tersebut. Pemprov DKI juga perlu memberi lokasi-lokasi khusus untuk pengunjung taman memberikan makanan pada kucing agar taman tertata rapi.

“Selain itu, Pemprov DKI Jakarta perlu menyediakan layanan kesehatan untuk kucing-kucing yang ada di taman. Selain sterilisasi, kucing juga perlu diberi vaksin, terutama vaksin rabies untuk mempertahankan Jakarta yang sudah bebas rabies selama sekitar 20 tahun ini,” ungkapnya.

Masih menurut Francine, taman-taman yang sudah difasilitasi tersebut dapat menjadi lokasi wisata edukasi ramah hewan.

“Jadi warga tidak perlu jauh-jauh ke pulau kucing,” beber Francine.

baca juga

Jakarta yang ramah hewan, menurut Francine juga akan membuka lapangan kerja.

“Jakarta membutuhkan setidaknya 15 Pusat Kesehatan Hewan atau Puskeswan,” katanya.

Rencananya, pada 2026 Jakarta akan memiliki 10 puskeswan dan 6 Mobil Pelayanan Veteriner (Moyanvet). “Ini akan membuka lapangan pekerjaan untuk tenaga medis seperti dokter hewan dan perawatnya,” ungkap Francine.

Selain untuk tenaga kesehatan, taman ramah hewan diyakini juga akan membuka lapangan kerja di industri pakan hewan. "Dengan masyarakat terlibat aktif merawat kucing-kucing jalanan, industri pakan hewan dengan sendirinya juga akan berkembang," kata Francine.

Menjadikan taman-taman di Jakarta menjadi ramah hewan, khususnya kucing, menurut Francine jauh lebih masuk akal ketimbang membuat pulau tematik kucing dengan merelokasi sejumlah besar kucing ke Pulau Tidung Kecil di Kepulauan Seribu.

“Selain belum memiliki AMDAL, Pulau Tidung Kecil merupakan wilayah konservasi perairan. Jika sejumlah besar kucing direlokasi ke sana justru dapat merusak ekosistem di sana,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ray Rangkuti Skakmat Sekjen Gibranku: Anak Muda Dukung Dinasti Politik, Itu Jauh Lebih Memalukan!

Ray Rangkuti Skakmat Sekjen Gibranku: Anak Muda Dukung Dinasti Politik, Itu Jauh Lebih Memalukan!

News | Kamis, 12 Juni 2025 | 15:50 WIB

Jokowi Acuhkan PPP karena Ongkosnya Mahal? Rocky Gerung Ungkap Nasib PSI jadi Partai Oligarki

Jokowi Acuhkan PPP karena Ongkosnya Mahal? Rocky Gerung Ungkap Nasib PSI jadi Partai Oligarki

News | Rabu, 11 Juni 2025 | 16:12 WIB

Rocky Gerung Bongkar Motif Jokowi Pilih PSI: Politisi yang Sudah Ketagihan Kekuasaan

Rocky Gerung Bongkar Motif Jokowi Pilih PSI: Politisi yang Sudah Ketagihan Kekuasaan

News | Rabu, 11 Juni 2025 | 13:32 WIB

Debat Panas soal Ijazah, Roy Suryo Ledek Relawan Jokowi Nyontek: Baca Undang-undang Aja Gak Bisa

Debat Panas soal Ijazah, Roy Suryo Ledek Relawan Jokowi Nyontek: Baca Undang-undang Aja Gak Bisa

News | Kamis, 05 Juni 2025 | 16:17 WIB

Terkini

Amerika Serikat Mau Hentikan Bantuan Rp 59,63 Triliun ke Israel

Amerika Serikat Mau Hentikan Bantuan Rp 59,63 Triliun ke Israel

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 11:59 WIB

Babak Baru Kasus Nadiem Makarim, Sidang Banding Akan Digelar Awal Agustus

Babak Baru Kasus Nadiem Makarim, Sidang Banding Akan Digelar Awal Agustus

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 11:45 WIB

Usai Diambil Alih, Kawasan Hotel Sultan Akan Disulap Jadi Sumber Baru Pemasukan Negara

Usai Diambil Alih, Kawasan Hotel Sultan Akan Disulap Jadi Sumber Baru Pemasukan Negara

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 11:43 WIB

Dituding Penjahat Perang, Amerika Diadukan ke PBB Usai Serang Warga Sipil di Iran Selatan

Dituding Penjahat Perang, Amerika Diadukan ke PBB Usai Serang Warga Sipil di Iran Selatan

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 11:39 WIB

Kondisi Remaja Korban Rudapaksa 27 Pria di Sampang Membaik, Korban Mulai Berani Bercerita

Kondisi Remaja Korban Rudapaksa 27 Pria di Sampang Membaik, Korban Mulai Berani Bercerita

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 11:30 WIB

Peron Baru Stasiun Bogor Beroperasi Hari Ini, Siap Layani KRL 12 Gerbong

Peron Baru Stasiun Bogor Beroperasi Hari Ini, Siap Layani KRL 12 Gerbong

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 11:24 WIB

32 Tahun Jadi Guru, Mimpi Isayas Tigi Lihat Sekolah Gratis di Papua Tengah Akhirnya Terwujud

32 Tahun Jadi Guru, Mimpi Isayas Tigi Lihat Sekolah Gratis di Papua Tengah Akhirnya Terwujud

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 11:22 WIB

Kabar Gembira! 58.920 Siswa di Papua Tengah Bisa Sekolah Gratis, Termasuk Biaya Asrama

Kabar Gembira! 58.920 Siswa di Papua Tengah Bisa Sekolah Gratis, Termasuk Biaya Asrama

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 11:01 WIB

Surat Calon Jampidsus Beredar, Komjak Malah Pertanyakan Keabsahannya

Surat Calon Jampidsus Beredar, Komjak Malah Pertanyakan Keabsahannya

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 11:00 WIB

JPO Tendean Ambruk Ditabrak Truk, Pakar Sebut Sopir dan Perusahaan Wajib Bayar Denda

JPO Tendean Ambruk Ditabrak Truk, Pakar Sebut Sopir dan Perusahaan Wajib Bayar Denda

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 10:32 WIB

×