Kepala PCO Klaim Terima Dikritik Koalisi Cek Fakta, Tapi...

Chandra Iswinarno, Novian Ardiansyah

Selasa, 17 Juni 2025 | 09:07 WIB
Kepala PCO Klaim Terima Dikritik Koalisi Cek Fakta, Tapi...
Kepala PCO Hasan Nasbi merespons kecaman terhadap kantornya yang sebelumnya mencap narasi beberapa pemberitaan media sebagai clickbait. [Suara.com/Novian]

Suara.com - Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan Hasan Nasbi menegaskan bahwa dirinya maupun lembaganya terbuka terhadap kritik.

Hal tersebut ditegaskan Hasan menanggapi sikap Koalisi Cek Fakta yang mengecam narasi Presidential Communication Office (PCO) yang melabeli sebuah konten dari media Kompas.com, Kompas TV, dan Tirto ID sebagai click bait. Label ini diunggah lewat akun @cekfakta.ri serta menandai akun @pco.ri.

"Nggak apa-apa. Maksudnya, kita juga tidak menutup diri untuk dikritik," kata Hasan dalam sesi tanya jawab di Talkshow Interaktif 'Bagaimana Menghadapi Medan Perang Baru, Cognitive Warfare: Media, Narasi, dan Membangun Persepti!' di Antara Heritage Center, Jakarta Pusat, Senin 16 Juni 2025.

Namun di sisi lain, Hasan mengajak agar media juga dapat memperbaiki diri. Ia sendiri mendorong media memroduksi konten cek fakta sebanyak mungkin.

"Tapi, ayo sama-sama kita perbaiki diri kita sama-sama. Kita juga mendorong teman-teman media sebanyak mungkin membuat kanal cek fakta, tapi jangan juga kemudian jadi otoriter pemerintah tidak bisa kasih cek fakta," kata Hasan.

Hasan menyampaikan bahwa pemerintah membuka ruang baik kepada media maupun nonmedia sekalipun untuk memproduksi konten cek fakta.

Menurutnya pemerintah juga terbantu dengan adanya konten cek fakta, dalam hal ini untuk meluruskan fakta-fakta yang tidak benar.

"Tapi jangan pilih-pilih. Maksudnya kemarin ada media yang protes kemudian nulis, dengan ketidakakuratan itu juga jadi disinformasi," kata Hasan.

Harus Akurat

baca juga

Hasan menegaskan pentingnya keakuratan dalam sebuah informasi. Ia mengemukakan bahwa akurasi menjadi penting.

Bahkan menurutnya tiga hal penting yang harus dipikirkan adalah akurasi, setelahnya baru soal pemilihan sudut pandang.

"Sama kayak kamu sayang siapa? Ibumu, ibumu, ibumu, baru bapakmu. Ini akurasi, akurasi, akurasi, baru yang lain. Baru angle menarik lah, baru interest publik lah, jadi tiga kali akurasi baru yang lain," kata Hasan.

"Karena kalau kita mengorbankan akurasi demi kecepatan, orang bisa salah paham, mengorbankan akurasi demi menariknya sebuah info juga," sambung Hasan.

Hasan mencontohkan sebuah berita yang menurutnya tidak disampaikan secara utuh di judul.

Pemberitaan tersebut terkait pernyataan Presiden Prabowo Subianto saat konferensi pers bersama Presiden Perancis Emmanuel Macron.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Keputusan Ada di Prabowo, PCO Pastikan Polemik 4 Pulau Aceh-Sumut Segera Diputuskan Secepatnya

Keputusan Ada di Prabowo, PCO Pastikan Polemik 4 Pulau Aceh-Sumut Segera Diputuskan Secepatnya

News | Senin, 16 Juni 2025 | 15:48 WIB

Polemik Pernyataan Fadli Zon, Istana: Biarkan Sejarawan Menulis, Nanti Pelototi Bareng-bareng

Polemik Pernyataan Fadli Zon, Istana: Biarkan Sejarawan Menulis, Nanti Pelototi Bareng-bareng

News | Senin, 16 Juni 2025 | 14:12 WIB

Koalisi Cek Fakta Kecam Lembaga Hasan Nasbi usai Tuding Berita sebagai Konten Click Bait

Koalisi Cek Fakta Kecam Lembaga Hasan Nasbi usai Tuding Berita sebagai Konten Click Bait

News | Kamis, 12 Juni 2025 | 15:31 WIB

Terkini

Liabilitas PANI Susut Rp2 Triliun di Kuartal III-2026, Laba Bersih Naik 145 Persen

Liabilitas PANI Susut Rp2 Triliun di Kuartal III-2026, Laba Bersih Naik 145 Persen

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 15:45 WIB

Legislator Sebut Andrea Bocelli Bantu Perluas Promosi Budaya Indonesia

Legislator Sebut Andrea Bocelli Bantu Perluas Promosi Budaya Indonesia

Jawa Tengah | Minggu, 01 November 2026 | 15:38 WIB

WALHI Desak Polri Buka Identitas 20 Korporasi Tersangka Karhutla, Jangan Hanya Jerat Peladang

WALHI Desak Polri Buka Identitas 20 Korporasi Tersangka Karhutla, Jangan Hanya Jerat Peladang

News | Minggu, 01 November 2026 | 15:36 WIB

Arti Mimpi Kehujanan Basah Kuyup: Pertanda Baik atau Peringatan?

Arti Mimpi Kehujanan Basah Kuyup: Pertanda Baik atau Peringatan?

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 15:35 WIB

Suho EXO dan Park Hee Soon Jadi Ayah-Anak di Film Aksi A Father's Secret

Suho EXO dan Park Hee Soon Jadi Ayah-Anak di Film Aksi A Father's Secret

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 15:30 WIB

Viva Whitening Cream Bisa untuk Usia 40 Tahun ke Atas? Intip Manfaat dan Cara Pakainya

Viva Whitening Cream Bisa untuk Usia 40 Tahun ke Atas? Intip Manfaat dan Cara Pakainya

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 15:29 WIB

BPBD Sebut Karhutla Kaltim Tembus 10 Ribu Hektare, Paser Catat Kasus Terbanyak

BPBD Sebut Karhutla Kaltim Tembus 10 Ribu Hektare, Paser Catat Kasus Terbanyak

News | Minggu, 01 November 2026 | 15:26 WIB

Penuhi Panggilan KPK, Jaro Ade Diperiksa soal Kasus Upah Pungut di Bogor

Penuhi Panggilan KPK, Jaro Ade Diperiksa soal Kasus Upah Pungut di Bogor

Bogor | Minggu, 01 November 2026 | 15:16 WIB

Jadi Korban Teman Sendiri, 2 Warga Pekanbaru Diteror Tagihan Pinjol Puluhan Juta

Jadi Korban Teman Sendiri, 2 Warga Pekanbaru Diteror Tagihan Pinjol Puluhan Juta

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 15:16 WIB

PDB Per Kapita Vietnam Diproyeksi Salip Indonesia, Bukti Ekonomi RI Tertinggal?

PDB Per Kapita Vietnam Diproyeksi Salip Indonesia, Bukti Ekonomi RI Tertinggal?

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 15:15 WIB

×