Giant Sea Wall Jadi Prioritas, DPRD DKI Genjot APBD Hingga Segini

Chandra Iswinarno | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Kamis, 19 Juni 2025 | 18:04 WIB
Giant Sea Wall Jadi Prioritas, DPRD DKI Genjot APBD Hingga Segini
Ketua DPRD Jakarta, Khoirudin menyatakan bakal menggenjot pemasukan untuk target pembangunan Giant Sea Wall. (Suara.com/Fakhri)

Suara.com - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta menargetkan peningkatan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) hingga menyentuh angka Rp100 triliun.

Hal tersebut dinilai perlu dilakukan untuk mengerjakan berbagai program besar, seperti pembangunan proyek tanggul raksasa atau Giant Sea Wall.

Apalagi, sudah ada permintaan pemerintah pusat agar Pemprov DKI ikut serta dalam pembiayaan proyek strategis nasional tersebut.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung sebelumnya menyebut kebutuhan dana pembangunan Giant Sea Wall mencapai setidaknya Rp5 triliun per tahun.

Saat ini, APBD Jakarta berada di kisaran Rp91 triliun.

Artinya, perlu ada upaya ekstra agar anggaran ibu kota bisa ditingkatkan tanpa mengorbankan pos belanja lainnya.

Ketua DPRD DKI Jakarta, Khoirudin, mengatakan ada sejumlah sektor yang bisa dioptimalkan untuk menambah pendapatan daerah. Salah satu yang tengah dibidik adalah sektor perparkiran.

"Untuk menambah pendapatan, yang pertama kita sedang membuat pansus peningkat pendapatan, yaitu pansus parkir. Potensi parkir luar biasa. Cuma memang perlu kita atur lewat regulasi yang benar," ujar Khoirudin kepada wartawan, Kamis 19 Juni 2025.

Tak hanya itu, Khoirudin menyebut jaringan utilitas sebagai sumber pemasukan baru yang patut dioptimalkan.

Ia juga menyoroti banyaknya aset daerah berupa lahan tidur yang belum dimanfaatkan secara maksimal.

"Saat ini aset daerah yang belum dikerjasamakan, yang terbengkalai, yang masih tanah kosong, Sangat banyak. Ini kita ingin memanfaatkan untuk kepentingan bisnis dan sebagainya," ujarnya.

DPRD DKI juga meminta Pemprov Jakarta untuk mengkaji ulang Dana Bagi Hasil (DBH) dengan Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan. Selama ini, Jakarta menerima sekitar Rp23 triliun per tahun dari pajak yang dipungut pemerintah pusat.

Mengacu pada Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah, tepatnya Pasal 112, Khoirudin menyebut bahwa daerah berhak atas 20 persen dari penerimaan pajak yang dikumpulkan oleh pusat.

Giant Sea Wall Jakarta (Antara/Galih Pradipta)
Ilustrasi pembuatan Giant Sea Wall Jakarta. (Antara/Galih Pradipta)

"Nah 20 persen ini kan kita harus hitung bersama-sama, duduk bersama-sama, disinkronisasi. Berapa sih sebenarnya angka itu? Saya sampai datang ke sana menanyakan itu," ungkapnya.

Khoirudin optimistis bila semua potensi pendapatan daerah bisa digali secara optimal, APBD DKI Jakarta pada tahun mendatang bisa menembus Rp100 triliun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo Ngotot Garap Megaproyek Giant Sea Wall, Pakar: Bisa Rusak Laut dan Gusur Nelayan

Prabowo Ngotot Garap Megaproyek Giant Sea Wall, Pakar: Bisa Rusak Laut dan Gusur Nelayan

News | Selasa, 17 Juni 2025 | 07:51 WIB

Giant Sea Wall: Solusi Krisis Iklim atau Proyek Bisnis Raksasa?

Giant Sea Wall: Solusi Krisis Iklim atau Proyek Bisnis Raksasa?

Liks | Senin, 16 Juni 2025 | 16:07 WIB

Strategi Cerdas Pramono Penuhi Tugas Prabowo, Danai Giant Sea Wall Rp 5 Triliun dari Sampah

Strategi Cerdas Pramono Penuhi Tugas Prabowo, Danai Giant Sea Wall Rp 5 Triliun dari Sampah

News | Minggu, 15 Juni 2025 | 20:17 WIB

Terkini

Nelayan Tak Boleh Dilupakan, Prabowo Janjikan Perbaikan Kesejahteraan Nasional

Nelayan Tak Boleh Dilupakan, Prabowo Janjikan Perbaikan Kesejahteraan Nasional

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:52 WIB

Prabowo di Gorontalo: Indonesia Kuat, Tak Panik Hadapi Gejolak Dunia karena Swasembada Pangan

Prabowo di Gorontalo: Indonesia Kuat, Tak Panik Hadapi Gejolak Dunia karena Swasembada Pangan

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:37 WIB

Prabowo soal MBG: Sekolah yang Butuh Segera Diberi, yang Tidak Perlu Tidak Dipaksakan

Prabowo soal MBG: Sekolah yang Butuh Segera Diberi, yang Tidak Perlu Tidak Dipaksakan

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:31 WIB

Anies Baswedan dan Najelaa Shihab Soroti Bahaya AI bagi Pelajar: Otak Bisa Malas Berpikir

Anies Baswedan dan Najelaa Shihab Soroti Bahaya AI bagi Pelajar: Otak Bisa Malas Berpikir

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:25 WIB

Ketua DPD Golkar DKI Sebut Jakarta Darurat Sampah, Warga Diminta Mulai Bergerak dari Rumah

Ketua DPD Golkar DKI Sebut Jakarta Darurat Sampah, Warga Diminta Mulai Bergerak dari Rumah

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:16 WIB

Prabowo Genjot Ekonomi Biru, Nelayan Disiapkan Jadi Kekuatan Baru Indonesia

Prabowo Genjot Ekonomi Biru, Nelayan Disiapkan Jadi Kekuatan Baru Indonesia

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:07 WIB

Terungkap! Ratusan WNA Operator Judi Online di Hayam Wuruk Ternyata Direkrut 'Veteran Kamboja'

Terungkap! Ratusan WNA Operator Judi Online di Hayam Wuruk Ternyata Direkrut 'Veteran Kamboja'

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:02 WIB

Menuju Target Nasional Pengurangan Sampah 2029, Ini Kebiasaan yang Harus Digencarkan di Rumah

Menuju Target Nasional Pengurangan Sampah 2029, Ini Kebiasaan yang Harus Digencarkan di Rumah

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 19:57 WIB

Jemaah Haji RI Meninggal Dunia 20 Orang, Mayoritas karena Gangguan Jantung dan Paru

Jemaah Haji RI Meninggal Dunia 20 Orang, Mayoritas karena Gangguan Jantung dan Paru

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 19:46 WIB

Uang Miliaran Rupiah hingga Puluhan Juta Dong Vietnam Disita dari Sarang Judol Hayam Wuruk

Uang Miliaran Rupiah hingga Puluhan Juta Dong Vietnam Disita dari Sarang Judol Hayam Wuruk

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 19:41 WIB