Israel Tuduh Iran Serang RS Soroka, Pengamat Ungkap Fakta Mengejutkan!

Bernadette Sariyem

Sabtu, 21 Juni 2025 | 14:57 WIB
Israel Tuduh Iran Serang RS Soroka, Pengamat Ungkap Fakta Mengejutkan!
Pemerintah Israel menuduh Iran sengaja mengebom RS Soroka dan menyebutnya kejahatan perang. Namun data menunjukkan Israel sengaja membangun pangkalan militer di RS. [Twitter]

Suara.com - Pemerintah Israel mengklaim, rudal-rudal hipersonik Iran menghancurkan Rumah Sakit Soroka dengan sengaja, dan menuduh aksi tersebut sebagai tindakan kriminal perang.

Kementerian Kesehatan Israel, seperti dikutip dari Euronews.com, Sabtu (21/6/2025), mengklaim 71 orang terluka setelah rudal Iran menghantam RS Soroka.

Juru bicara RS Soroka sendiri mengatakan tidak ada korban serius karena seluruh pasien dan tenaga kesehatan sudah dievakuasi sebelum serangan Iran.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu lantas mengatakan Iran akan "membayar" seluruh serangan tersebut yang ia katakan sebagai tindakan kejahatan perang.

Namun, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi dalam akun media sosial X, mengatakan rudal-rudal Iran tidak menargetkan RS Soroka.

"Kekuatan militer kami secara akurat mengeliminasi markas komando militer Israel, markas besar komando intelijen dan sejumlah target vital lainnya, yang sengaja dibangun di sekitar RS Soroka," kata dia.

Pangkalan Udara Nevatim, salah satu fasilitas militer paling strategis milik Israel, ternyata berada sangat dekat dengan Rumah Sakit Soroka, pusat medis terbesar di wilayah selatan.

Serangan yang dilancarkan tersebut merupakan respons langsung Teheran atas agresi militer Israel ke sejumlah wilayah Iran, termasuk menghancurkan fasilitas publik, perumahan warga, dan menimbulkan korban jiwa rakyat sipil.

Target Presisi di Samping Fasilitas Sipil

baca juga

Fokus utama serangan Iran adalah Pangkalan Udara Nevatim di gurun Negev.

Pangkalan ini bukan sembarang fasilitas militer; Nevatim adalah markas bagi skuadron jet tempur siluman F-35 "Adir," pesawat tempur paling canggih dalam arsenal Angkatan Udara Israel (IAF) yang kerap digunakan untuk melancarkan agresi di Suriah, Lebanon, dan Gaza.

Yang mengkhawatirkan adalah letak pangkalan vital ini. Nevatim hanya berjarak sekitar 15-20 kilometer dari Beersheba, kota besar tempat berdirinya Soroka Medical Center.

Keputusan Israel menempatkan aset militer paling berharganya begitu dekat dengan pusat medis terbesar di kawasan it,  memunculkan pertanyaan serius tentang taktik militer mereka.

Apakah ini sebuah kelalaian, atau sebuah strategi sinis untuk menggunakan infrastruktur sipil sebagai tameng?

Logika serangan Iran menjadi sangat jelas. Mereka membidik pusat komando dan operasional agresi Israel, bukan warga sipil.

Pemilihan Nevatim sebagai target utama adalah pukulan telak yang menunjukkan kapabilitas intelijen dan presisi Teheran.

Analisis Tajam dari Pengamat Timur Tengah

Dina Sulaeman, seorang pengamat isu-isu Timur Tengah, memberikan analisisnya mengenai signifikansi serangan ini.

Menurutnya, serangan tersebut telah diatur dengan cermat untuk mencapai tujuan spesifik tanpa memicu perang total.

"Serangan Iran ini bukan sekadar pembalasan, tapi sebuah pesan strategis yang sangat terukur. Mereka secara spesifik menargetkan Pangkalan Udara Nevatim, pusat operasional jet tempur F-35 yang menjadi kebanggaan Israel," kata dia.

Dina menjelaskan, RS Soroka adalah fasilitas medis ketiga terbesar di Israel.

"RS Soroka tidak ditarget secara sengaja, yang menjadi sasaran adalah fasilitas militer di sebelah. RS itu terkena efek kejut dari serangan tersebut."

Tak hanya itu, Dina juga mengungkapkan RS Soroka sebenarnya merupakan RS militer yang merawat pasukan Israel.

"RS ini adalah RS militer utama yang bertanggung jawab untuk menerima tentara yang terluka yang datang dari Gaza."

Lagi pula, kata Dina, pemerintah Israel yang mengatakan serangan terhadap rumah sakit sebagai kejahatan perang, justru membuka "topeng" rezim zionis sendiri.

"Ada 39 rumah sakit di Gaza yang dibomsecara sengaja oleh Israel atas tuduhan ada HAMAS di dalamnya," kata Dina.

Membongkar Klaim Intersepsi 99 Persen

Iran selama sepekan terakhir benar-benar menghujani dua kota besar Israel, yakni Tel Aviv dan Haifa. 

Namun, Israel dan sekutu Barat-nya dengan cepat mengklaim keberhasilan mencegat 99 persen proyektil Iran.

Klaim ini mulai runtuh seiring munculnya bukti visual yang bertebaran di media sosial, dan dibuat sendiri oleh masyarakat Israel.

Sejumlah video yang diverifikasi menunjukkan setidaknya beberapa rudal balistik Iran berhasil menembus sistem pertahanan udara Iron Dome, David's Sling, dan Arrow, lalu menghantam targetnya di Nevatim.

Laporan independen dan citra satelit pasca-serangan mengonfirmasi adanya kerusakan pada landasan pacu dan sebuah hanggar pesawat angkut C-130 di pangkalan tersebut.

Meski Israel berusaha mengecilkan dampaknya, fakta bahwa rudal balistik Iran mampu menjangkau dan mengenai salah satu fasilitas mereka yang paling dijaga ketat adalah sebuah kegagalan pertahanan yang signifikan.

Serangan ini telah mengubah aturan main. Iran telah membuktikan kemampuannya untuk menyerang langsung jantung wilayah Israel dari tanahnya sendiri, sebuah langkah yang sebelumnya dianggap tidak mungkin.

Kini, Israel harus berpikir dua kali sebelum melakukan agresi berikutnya, karena tahu bahwa respons yang akan diterima bukan lagi datang dari proksi, melainkan langsung dari Teheran.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Minta Putin Turun Tangan, Prabowo Sebut Rusia Bisa jadi Juru Kunci Redam Perang Iran-Israel

Minta Putin Turun Tangan, Prabowo Sebut Rusia Bisa jadi Juru Kunci Redam Perang Iran-Israel

News | Sabtu, 21 Juni 2025 | 12:56 WIB

Donald Trump Klaim Israel Unggul Perang Lawan Iran, Remehkan Sikap Uni Eropa

Donald Trump Klaim Israel Unggul Perang Lawan Iran, Remehkan Sikap Uni Eropa

News | Sabtu, 21 Juni 2025 | 12:13 WIB

Profil USS Nimitz, Kapal Induk Tenaga Nuklir AS yang Ikut Memanaskan Perang Iran-Israel

Profil USS Nimitz, Kapal Induk Tenaga Nuklir AS yang Ikut Memanaskan Perang Iran-Israel

News | Sabtu, 21 Juni 2025 | 11:26 WIB

Respons Pemain Juventus usai Dipaksa Dengarkan 'Khotbah' Donald Trump Soal Iran-Israel

Respons Pemain Juventus usai Dipaksa Dengarkan 'Khotbah' Donald Trump Soal Iran-Israel

Bola | Sabtu, 21 Juni 2025 | 09:57 WIB

Viral Video Warga Israel Tolak Tetangga Masuk Bunker saat Serangan Rudal, Warganet Geram!

Viral Video Warga Israel Tolak Tetangga Masuk Bunker saat Serangan Rudal, Warganet Geram!

News | Jum'at, 20 Juni 2025 | 20:16 WIB

Warga Palestina Tak Diizinkan Akses Bunker Perlindungan, Tuduhan Diskriminasi Menguat

Warga Palestina Tak Diizinkan Akses Bunker Perlindungan, Tuduhan Diskriminasi Menguat

News | Jum'at, 20 Juni 2025 | 21:14 WIB

Sinetron 'Kiamat Sudah Dekat' Viral, Andre Taulany Prediksi Perang Dunia ke-3 Bakal Terjadi

Sinetron 'Kiamat Sudah Dekat' Viral, Andre Taulany Prediksi Perang Dunia ke-3 Bakal Terjadi

Entertainment | Jum'at, 20 Juni 2025 | 20:44 WIB

Arie Untung Rekam Gharqad, Tumbuhan yang Disebut Nabi Muhammad Tempat Sembunyi Orang Yahudi

Arie Untung Rekam Gharqad, Tumbuhan yang Disebut Nabi Muhammad Tempat Sembunyi Orang Yahudi

Entertainment | Jum'at, 20 Juni 2025 | 14:47 WIB

Terkini

Direktur Utama RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado Bantah Ada Penyimpangan Anggaran

Direktur Utama RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado Bantah Ada Penyimpangan Anggaran

Sulsel | Rabu, 29 Juli 2026 | 05:37 WIB

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:49 WIB

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:39 WIB

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:22 WIB

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:11 WIB

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:50 WIB

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Health | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:40 WIB

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:12 WIB

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:06 WIB

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Bogor | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:59 WIB

×