Parlemen Iran Setujui Penutupan Selat Hormuz, Apa Dampaknya Bagi Dunia?

Yohanes Endra

Senin, 23 Juni 2025 | 10:33 WIB
Parlemen Iran Setujui Penutupan Selat Hormuz, Apa Dampaknya Bagi Dunia?
Kapal tanker minyak melewati selat hormuz (Reuters/Hamad I Mohammed)

Suara.com - Anggota parlemen senior Iran, Esmaeil Kowsari, pada Minggu, 22 Juni 2025 mengatakan bahwa Majelis Parlemen Iran telah sepakat untuk menutup jalur utama perdagangan energi global sebagai tanggapan atas agresi Amerika.

Kowsari mengatakan bahwa para anggota parlemen telah mencapai konsensus tentang penutupan selat tersebut, meskipun keputusan akhir berada di tangan Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran.

"Parlemen telah sampai pada kesimpulan bahwa mereka harus menutup Selat Hormuz, tetapi keputusan akhir berada di tangan Dewan Keamanan Nasional Tertinggi," kata Kowsari dikutip dari Press TV pada Senin, 23 Juni 2025.

Keputusan Iran menutup Selat Hormuz tentu langsung mendapat sorotan dunia, pasalnya Selat Hormuz, yang terletak di muara Teluk Persia, merupakan salah satu jalur paling penting dalam perdagangan global, dengan sekitar 20 persen minyak dunia melewatinya.

Setidaknya sekitar 20 persen minyak dunia, atau sekitar 17 hingga 18 juta barel per hari, melewati Selat Hormuz, menjadikannya penting bagi energi global.

Serangan AS ke fasilitas Nuklir Iran disebut akan picu Perang Dunia Ketiga

Ilustrasi Perang Iran Israel. Serangan Amerika Serikat ke fasilitas Nuklir Iran disebut akan memicu Perang Dunia Ketiga.
Ilustrasi Perang Iran Israel. Serangan Amerika Serikat ke fasilitas Nuklir Iran disebut akan memicu Perang Dunia Ketiga.

Selat sempit itu juga menjadi tempat transit sejumlah besar gas alam cair (LNG), terutama dari Qatar, yang merupakan salah satu eksportir LNG terbesar di dunia.

Selain itu, Selat Hormuz juga merupakan satu-satunya jalur laut yang menghubungkan Teluk Persia dengan lautan terbuka dan merupakan rumah bagi produsen minyak utama seperti Iran, Arab Saudi, Irak, Kuwait, dan UEA.

Lebih lanjut, para ahli telah lama memperingatkan bahwa gangguan atau penutupan selat itu dapat menyebabkan lonjakan harga minyak global yang besar dan langsung serta mengganggu keamanan energi global.

baca juga

Berikut adalah beberapa dampak yang ditimbulkan setelah Iran menutup Selat Hormuz.

Lonjakan Harga Minyak Dunia

Melansir The Diplomatic Insight, jika Selat Hormuz ditutup, harga minyak dapat melonjak hingga 150 dollar hingga 200 dollar per barel atau lebih, tergantung pada skala gangguan dan kerusakan.

Selain itu, ekonomi yang bergantung pada energi saat ini, dari AS dan UE hingga Tiongkok dan India nantinya akan menghadapi guncangan inflasi bahan bakar, yang memengaruhi segala hal mulai dari harga bensin hingga rantai pasokan makanan.

Dampak pada Pengiriman dan Asuransi Global

Selain minyak, sekitar 35 persen dari semua perdagangan maritim dari wilayah Teluk mengalir melalui Hormuz.

Penutupannya akan meningkatkan biaya pengiriman, menunda pengiriman, dan mengalihkan kapal melalui jalur yang lebih panjang dan lebih mahal.

Premi asuransi pengiriman untuk operasi di wilayah tersebut akan melonjak dalam semalam, dan diklasifikasikan dalam zona "risiko perang". Biaya ini tentu akan berdampak pada konsumen di seluruh dunia.

Krisis Energi di Asia dan Eropa

Qatar mengekspor lebih dari 70% LNG-nya melalui Hormuz. Penutupan Selat Hormuz dapat menyebabkan harga gas Eropa dan Asia melonjak drastis, terutama di negara-negara yang sudah menghadapi krisis energi musim dingin.

Negara-negara seperti Jerman, Jepang, Korea Selatan, dan bahkan Pakistan semuanya sangat bergantung pada impor energi.

Negara-negara tersebut akan mengalami kekurangan dan pemadaman listrik kecuali cadangan darurat digunakan.

Fakta Selat Hormuz, Senjata Strategis Iran yang Bikin Amerika Ketar-ketir. [Instagram]
Fakta Selat Hormuz, Senjata Strategis Iran yang Bikin Amerika Ketar-ketir. [Instagram]

Ekonomi Global Terpuruk

Penutupan Hormuz yang berkepanjangan dapat menyebabkan ekonomi global terpuruk, terutama jika dikombinasikan dengan krisis lain seperti konflik yang sedang berlangsung di Ukraina, Gaza, atau ketidakstabilan politik di Asia atau Afrika.

Bank sentral nantinya akan menghadapi dilema antara melawan inflasi atau mempertahankan pertumbuhan.

Risiko Perang yang Lebih Luas

AS, Inggris, dan Prancis mempertahankan kehadiran angkatan laut yang kuat di Teluk.

Penutupan Selat Hormuz kemungkinan akan memicu misi pengawalan militer atau bahkan intervensi langsung untuk membuka kembali jalur air tersebut yang selanjutnya akan mengobarkan ketegangan regional.

Kontributor : Rizka Utami

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

7 Kekuatan Iran Ini Bikin Ketar-ketir Amerika Serikat dan Israel, Definisi Negara Superpower!

7 Kekuatan Iran Ini Bikin Ketar-ketir Amerika Serikat dan Israel, Definisi Negara Superpower!

News | Senin, 23 Juni 2025 | 09:34 WIB

Pemain Keturunan Indonesia Ethan Kohler Datang ke Bali, Sinyal Dinaturalisasi atau Cuma Vakansi?

Pemain Keturunan Indonesia Ethan Kohler Datang ke Bali, Sinyal Dinaturalisasi atau Cuma Vakansi?

Bola | Senin, 23 Juni 2025 | 09:17 WIB

AS Serang Iran, Harga Minyak Dunia Berpotensi Tembus USD 100 per Barel

AS Serang Iran, Harga Minyak Dunia Berpotensi Tembus USD 100 per Barel

Bisnis | Senin, 23 Juni 2025 | 07:44 WIB

Ustaz Felix Siauw: Ada Baiknya Indonesia Tidak Kelewat Heboh dengan Perang Iran-Israel

Ustaz Felix Siauw: Ada Baiknya Indonesia Tidak Kelewat Heboh dengan Perang Iran-Israel

News | Senin, 23 Juni 2025 | 08:10 WIB

Siapa Heinz von Foerster? Ilmuan AS yang Prediksi Kiamat 13 November 2026

Siapa Heinz von Foerster? Ilmuan AS yang Prediksi Kiamat 13 November 2026

News | Minggu, 22 Juni 2025 | 21:49 WIB

Terkini

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:23 WIB

Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI

Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:05 WIB

Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard

Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard

Video | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:00 WIB

×