Apa Isi Pertemuan Gus Yahya dan Prabowo? Bukan Cuma Laporan Biasa!

Chandra Iswinarno | Novian Ardiansyah | Suara.com

Selasa, 24 Juni 2025 | 20:52 WIB
Apa Isi Pertemuan Gus Yahya dan Prabowo? Bukan Cuma Laporan Biasa!
Ketum PBNU Yahya Cholil Staquf memberikan penjelasan usai bertemu Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Selasa (24/6/2025). [Suara.com/Novian]

Suara.com - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (Ketum PBNU) Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya mengaku pertemuannya dengan Presiden Prabowo Subianto membahas sejumlah program yang dikerjakan bersama pemerintah.

Pernyataan itu disampaikannya usai bertemu Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa 24 Juni 2025.

Selain itu, Gus Yahya juga mengatakan ia melaporkan perkembangan nota kesepahaman (MoU) yang selama ini dijalin PBNU dengan berbagai kementerian dan badan pemerintah.

"Itu yang kami laporkan," katanya usai pertemuan di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa 24 Juni 2025.

Yahya menyampaikan salah satu yang dibahas dalam pertemuan ialah pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Ia menyebut PBNU sudah mulai menjalankan program tersebut.

"Soal MBG kami sudah jalan di sejumlah titik, dan sekarang sedang sangat progresif untuk akselerasi untuk pengembangannya," ucapnya.

Gus Yahya kemudian berharap bahwa program yang diemban pihaknya bisa dijalani tanpa hambatan.

"Mudah-mudahan bisa berjalan dengan lancar karena kami diberi target oleh BGN, misalnya harus bisa mengelola 1.000 titik, misalnya seperti itu," kata Yahya.

Lantaran itu, Gus Yahya mengemukakan bahwa penting untuk selalu berkoordinasi dan berkolaborasi.

"Jadi ini pekerjaan yang besar sekali buat NU sehingga kami perlu koordinasi yang lebih intensif, kolaborasi yang lebih intensif," ucapnya.

Ada banyak hal yang lain yang juga merupakan kerja sama NU dengan pemerintah.

Gus Yahya menyebutkan, program lain yang merupakan kerja sama antara PBNU dan pemerintah, semisal Gerakan Keluarga Maslahat NU.

"Kami mengerjakan sejumlah program dari berbagai macam kementerian dan kami laporkan. Dan pak presiden mendukung penuh," ujarnya.

"Beliau sangat bahkan mendorong NU lebih kuat dalam mempererat kerja sama dengan pemerintah dan dalam melaksanakan berbagai macam program strategis dari pemerintah," katanya.

Ketum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf saat akan menghadap Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Negara Jakarta, Senin (24/6/2025). [Suara.com/Novian]
Ketum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf saat akan menghadap Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Negara Jakarta, Senin (24/6/2025). [Suara.com/Novian]

Seperti diberitakan sebelumnya, saat tiba di Istana untuk bertemu presiden, Yahya mengatakan kedatangannya ke Istana untuk melaporkan sejumlah kegiatan berkaitan dengan NU.

"Lapor saja, laporan berbagai kegiatan NU," kata Yahya.

Yahya mengatakan banyak kegiatan mengenai NU yang akan dilaporkan, termasuk menyoal program MBG di pesantren.

"Ini kita sudah jalan, mohon arahan tentang bagaimana kelanjutan kerja sama ke depan," kata Yahya.

Sedangkan ditanya apa akan membahas konflik di Timur Tengah, Yahya menegaskan tidak ada.

"Nggak ada," ujar Yahya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemerintah Sebut Butuh Peran Swasta dalam Program Makan Bergizi Gratis

Pemerintah Sebut Butuh Peran Swasta dalam Program Makan Bergizi Gratis

Bisnis | Selasa, 24 Juni 2025 | 18:05 WIB

Presiden Prabowo Kumpulkan Menteri dan Ketum PBNU: Evaluasi Program atau Bahas Agenda Rahasia?

Presiden Prabowo Kumpulkan Menteri dan Ketum PBNU: Evaluasi Program atau Bahas Agenda Rahasia?

News | Selasa, 24 Juni 2025 | 16:36 WIB

BUMN Karya 'Berdarah-darah': Prabowo Ancam Serahkan Proyek ke Swasta, Apa Sebab?

BUMN Karya 'Berdarah-darah': Prabowo Ancam Serahkan Proyek ke Swasta, Apa Sebab?

Liks | Senin, 23 Juni 2025 | 07:52 WIB

Terkini

50 Santriwati di Pati Diduga Jadi Korban Seksual, LPSK Siapkan Perlindungan

50 Santriwati di Pati Diduga Jadi Korban Seksual, LPSK Siapkan Perlindungan

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:10 WIB

Hati-hati! Eks Intelijen BAIS Sebut RI Bisa Jadi 'Padang Kurusetra' Rebutan AS-China

Hati-hati! Eks Intelijen BAIS Sebut RI Bisa Jadi 'Padang Kurusetra' Rebutan AS-China

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 21:36 WIB

Fantastis! Korupsi Chromebook Rugikan Negara Rp5,2 T, Jauh Melampaui Dakwaan Jaksa

Fantastis! Korupsi Chromebook Rugikan Negara Rp5,2 T, Jauh Melampaui Dakwaan Jaksa

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 21:19 WIB

Prabowo Minta UMKM Diprioritaskan, Cak Imin Usulkan Tambahan Anggaran Rp1 Triliun

Prabowo Minta UMKM Diprioritaskan, Cak Imin Usulkan Tambahan Anggaran Rp1 Triliun

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:54 WIB

Polisi Buka Peluang Tambah Tersangka Kasus Daycare Little Aresha

Polisi Buka Peluang Tambah Tersangka Kasus Daycare Little Aresha

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:47 WIB

Nyawa Dijaga Malah Diajak Berantem: Curhat Eks Penjaga Rel Liar Hadapi Pemotor 'Batu' di Jalur Tikus

Nyawa Dijaga Malah Diajak Berantem: Curhat Eks Penjaga Rel Liar Hadapi Pemotor 'Batu' di Jalur Tikus

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:37 WIB

Wamen PANRB Tinjau MPP Kota Kupang untuk Perkuat Pelayanan Publik Terintegrasi

Wamen PANRB Tinjau MPP Kota Kupang untuk Perkuat Pelayanan Publik Terintegrasi

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:15 WIB

Tim Advokasi Bongkar Sisi Gelap Tragedi PRT Benhil: Penyekapan, Gaji Ditahan, hingga Manipulasi Usia

Tim Advokasi Bongkar Sisi Gelap Tragedi PRT Benhil: Penyekapan, Gaji Ditahan, hingga Manipulasi Usia

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:41 WIB

Dua Hakim Dissenting Opinion: Ibam Seharusnya Dibebaskan di Kasus Chromebook

Dua Hakim Dissenting Opinion: Ibam Seharusnya Dibebaskan di Kasus Chromebook

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:39 WIB

MBG di Kalbar Serap 22 Ribu Tenaga Kerja, BGN: Ekonomi Masyarakat Bawah Bergerak Kencang

MBG di Kalbar Serap 22 Ribu Tenaga Kerja, BGN: Ekonomi Masyarakat Bawah Bergerak Kencang

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:35 WIB