Dubes Iran: Jika Indonesia di Timur Tengah, Tak Luput Jadi Target Israel

Chandra Iswinarno | Faqih Fathurrahman | Suara.com

Selasa, 24 Juni 2025 | 23:16 WIB
Dubes Iran: Jika Indonesia di Timur Tengah, Tak Luput Jadi Target Israel
Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi saat melakukan sesi wawancara dengan Redaksi Suara.com di Jakarta, Senin (23/6/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Duta Besar Iran untuk Indonesia Mohammad Boroujerdi mengatakan bahwa serangan Israel terhadap negara tetangga yang berada di wilayah Timur Tengah untuk mengincar sesuatu yang mereka namakan sebagai tanah yang dijanjikan.

Adapun, menurut Boroujerdi, wilayah yang dianggap sebagai tanah yang dijanjikan oleh Israel yakni, membentang mulai dari Sungai Nil di Mesir, hingga Sungai Efrat di Irak.

"Mereka mengicar, menyerang semua negara tetangga yang dalam pemahaman mereka mencakup wilayah dan tanah yang dijanjikan. Dalam upaya ini Iran dan poros perlawanan menjadi hambatan pencapaian bagi rezim zionis kepada tujuannya," kata Boroujerdi, dalam siniar bersama Suara.com, Selasa 24 Juni 2025.

Sehingga, kata Boroujerdi, apabila ada warga negara yang menempati wilayah tersebut maka Rezim Zionis tidak akan segan melakukan pembantaian atau mengusir para penduduk dari tanah kelahirannya.

"Siapapun masyarakat dari negara lain, berada di wilayah tersebut akan dibantai dan dikeluarkan dari tanah kelahiran mereka," ucapnya.

Hingga kapan pun, Israel akan terus melakukan agresi terhadap wilayah-wilayah yang dianggap mereka sebagai tanah yang dijanjikan.

Karena itu, Boroujerdi menilai bahwa Rezim Zionis Israel memiliki identitas sebagai pihak yang cinta dengan penyerangan dan pembunuhan.

"Kapanpun mereka merasa kuat, maka bakal melakukan penyerangan kepada pihak lain, karena identitas rezim ini adalah cinta penyerangan dan pembunuhan," ucapnya.

Boroujerdi bahkan berpendapat, apabila Indonesia berada di Kawasan Timur Tengah, kemungkinan besar tidak luput dari serangan Israel.

Alasannya, karena Indonesia merupakan negara yang besar, ditambah dengan jumlah penduduk muslim terbesar di dunia.

Maka, kemungkinan Indonesia menjadi sasaran agresi militer Zionis bukan tidak mungkin, jika secara geografis berada di kawasan Timur Tengah.

"Negara ini bisa menjadi sasaran bila terletak di kawasan Timur Tengah. Indonesia beruntung karena posisi geografisnya jauh dari rezim ini," jelasnya.

Sebelumnya diberitakan, ketegangan di Timur Tengah kembali memuncak setelah Israel melancarkan serangkaian serangan udara besar-besaran ke sejumlah target strategis di Iran.

Operasi militer ini diklaim menargetkan fasilitas militer dan individu yang diduga terkait dengan program nuklir Iran, serta sejumlah tokoh penting militer negara tersebut.

Serangan Iran Berjarak 25 Menit dari Stadion, Qatar Batal Jadi Tuan Rumah Ronde 4? [Tangkap layar X]
Serangan Iran Berjarak 25 Menit dari Stadion, Qatar Batal Jadi Tuan Rumah Ronde 4? [Tangkap layar X]

Media Iran Press TV melaporkan bahwa serangan yang terjadi pada Jumat dini hari itu menyebabkan korban jiwa, termasuk di antaranya perempuan dan anak-anak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Serangan AS ke Iran Bisa Picu Aksi Radikalisme, Indonesia Diminta Waspada!

Serangan AS ke Iran Bisa Picu Aksi Radikalisme, Indonesia Diminta Waspada!

News | Selasa, 24 Juni 2025 | 20:50 WIB

Dituding Punya Senjata Nuklir, Dubes Iran: Jika Punya Bom Nuklir Israel Tak Mungkin Berani Menyerang

Dituding Punya Senjata Nuklir, Dubes Iran: Jika Punya Bom Nuklir Israel Tak Mungkin Berani Menyerang

News | Selasa, 24 Juni 2025 | 20:27 WIB

Dubes Iran di Indonesia: Kami Selalu Targetkan Militer Israel, Bukan Warga Sipil

Dubes Iran di Indonesia: Kami Selalu Targetkan Militer Israel, Bukan Warga Sipil

News | Selasa, 24 Juni 2025 | 20:22 WIB

Terkini

Ini Prediksi yang Bakal Dialami AS-Israel Pasca Pengangkatan Mohammad Bagher Zolghadr

Ini Prediksi yang Bakal Dialami AS-Israel Pasca Pengangkatan Mohammad Bagher Zolghadr

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 16:00 WIB

Gus Ipul Kunjungi Pesantren Pendiri NU, Sosialisasikan Agenda Muktamar

Gus Ipul Kunjungi Pesantren Pendiri NU, Sosialisasikan Agenda Muktamar

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 15:47 WIB

Benjamin Netanyahu Diserang Orang Kepercayaan: Jubir Sindir Tas Mewah Sara Netanyahu

Benjamin Netanyahu Diserang Orang Kepercayaan: Jubir Sindir Tas Mewah Sara Netanyahu

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 15:46 WIB

Terbongkar! Prancis dan 2 Negara Eropa Dituding Diam-diam Bantu AS Bombardir Iran

Terbongkar! Prancis dan 2 Negara Eropa Dituding Diam-diam Bantu AS Bombardir Iran

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 15:25 WIB

Yaqut Sempat Jadi Tahanan Rumah, Jubir Hingga Pimpinan KPK Dilaporkan ke Dewas

Yaqut Sempat Jadi Tahanan Rumah, Jubir Hingga Pimpinan KPK Dilaporkan ke Dewas

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 15:24 WIB

Cegah Kekerasan Perempuan dan Anak, Terminal Kalideres Dipantau Ketat Selama Arus Mudik Lebaran

Cegah Kekerasan Perempuan dan Anak, Terminal Kalideres Dipantau Ketat Selama Arus Mudik Lebaran

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 15:19 WIB

Mendagri Ungkap Penyebab Antrean BBM di Kalbar, Panic Buying Gegara Hal Ini

Mendagri Ungkap Penyebab Antrean BBM di Kalbar, Panic Buying Gegara Hal Ini

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 15:15 WIB

Stok Bahan Bakar Tinggal 45 Hari Lagi! Filipina Tetapkan Status Darurat

Stok Bahan Bakar Tinggal 45 Hari Lagi! Filipina Tetapkan Status Darurat

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 15:14 WIB

Pekan Keempat Perang Lawan AS-Israel, Warga Iran Tercekik: Inflasi Meroket, Internet Mati Total

Pekan Keempat Perang Lawan AS-Israel, Warga Iran Tercekik: Inflasi Meroket, Internet Mati Total

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 15:05 WIB

Kronologi Mobil BYD Tabrak Pembatas dan Masuk Kolam Bundaran HI Menteng

Kronologi Mobil BYD Tabrak Pembatas dan Masuk Kolam Bundaran HI Menteng

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 15:01 WIB