Terungkap, Pemilik Kios Percetakan di Pasar Pramuka Masih Layani Pembuatan Ijazah

Lintang Siltya Utami

Sabtu, 28 Juni 2025 | 13:03 WIB
Terungkap, Pemilik Kios Percetakan di Pasar Pramuka Masih Layani Pembuatan Ijazah
Ilustrasi - Polemik keaslian ijazah sarjana mantan Presiden RI Jokowi masih belum usai. Terbaru, politikus PDIP menduga ijazah Jokowi itu dibuat di Pasar Pramuka untuk memenuhi prasyarat saat Pilkada DKI Jakarta tahun 2012. [Suara.com]

Suara.com - Pasar Pramuka yang terletak di Jalan Pramuka Raya, Kelurahan Palmeriam, Kecamatan Matraman, Jakarta Timur, belakangan ini tengah menjadi topik hangat di media sosial setelah diisukan menjadi lokasi di mana mantan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo atau Jokowi mencetak ijazahnya.

Isu tersebut pertama kali dilontarkan oleh politisi senior PDI Perjuangan, Bambang Beathor Suryadi. Dalam sebuah wawancara yang beredar, Beathor mengklaim bahwa ijazah Jokowi dicetak ulang secara diam-diam di kawasan Pasar Pramuka pada tahun 2012.

Menurutnya, hal ini dilakukan untuk melengkapi berkas pendaftaran Jokowi saat maju sebagai calon Gubernur DKI Jakarta. Beathor Suryadi bahkan menyebut beberapa nama yang diduga terlibat dalam proses tersebut, termasuk tim relawan dari Solo yang bernama David, Anggit, dan Widodo.

Hal itu membuat beberapa tokoh lain seperti mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Indonesia Roy Suryo akhirnya mendatangi lokasi Pasar Pramuka untuk melihat keadaannya saat ini, mengingat pasar tersebut telah terbakar pada akhir 2024.

Kunjungannya ke Pasar Pramuka disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube Sentana TV pada 26 Juni 2025 dengan judul "Lanjut di Pasar Pramuka Pojok bersama Pak Roy Suryo". Tak sendiri, ia pun datang dengan salah satu wartawan Sentana TV bernama Jannes Siahaan yang tiba terlebih dahulu di lokasi tersebut.

Jannes Siahaan mengaku melakukan investigasi secara diam-diam dengan mengobrol bersama salah satu pemilik kios percetakan di Pasar Pramuka. Hasil rekamannya yang direkam menggunakan kamera tersembunyi kemudian diunggah di kanal YouTube Sentana TV berjudul "Jannes Siahaan Investigasi Khusus, Temukan Pembuat Ijazah di Pasar Pramuka Pojok".

Menariknya, berbeda dari video sebelumnya, Roy Suryo menemukan mayoritas kios percetakan di Pasar Pramuka sudah memasang pemberitahuan bahwa toko mereka tidak menerima pengeditan ijazah atau dokumen penting lainnya, seperti KTP, SKCK, hingga kartu keluarga.

Tetapi, berbanding terbalik dengan apa yang ditemukan oleh Jannes Siahaan dalam rekaman berdurasi singkat itu, ia mengobrol dengan salah satu pemilik kios di Pasar Pramuka yang disebut-sebut berada di daerah timur.

Mulanya, Jannes Siahaan hanya berpura-pura menanyakan apakah mereka bisa membantunya membuat ijazah SMP miliknya yang hilang karena banjir.

"Saya lihat bangunan di situ sudah habis semua, sudah habis dibakar katanya. Saya bilang, terbakar. (Dijawab) enggak dibakar. Kok dibakar? Karena sesudah terbongkarnya kasus Bambang Tri. Saya bilang, tapi masih ada nggak pak. Ada di situ, di daerah timur. Nah, saya coba ke situ. Saya pura-pura menanyakan saya ingin membuat ijazah," ucap Jannes Siahaan.

Dalam obrolannya bersama salah satu pemilik kios, Jannes Siahaan sesekali bertanya-tanya tentang rumor pembuatan ijazah Jokowi di sana. Pemilik kios itu mengatakan bahwa informasi yang beredar bahwa ijazah palsu Jokowi dibuat saat ayah Gibran Rakabuming tersebut hendak mendaftar sebagai gubernur.

"Informasi katanya waktu dia jadi gubernur, bukan waktu dia jadi presiden," ucap pemilik kios tersebut.

Lebih lanjut, pemilik kios itu menanyakan kepastian Jannes Siahaan untuk membuat ijazah SMP miliknya yang hilang. Kala itu, Jannes Siahaan mengatakan bahwa lokasi SMP-nya berada di Sumatera Utara, terlalu jauh dan memakan waktu lama untuk menunggu legalisir.

Tak disangka, pemilik kios tersebut tampaknya menyanggupi dan bahkan menawarkan agar Jannes Siahaan membuat ijazah dari SMP yang lain.

"Bisa diakalin. Nggak mau SMP yang lain?" tanya pemilik kios itu lagi.

Mendengar jawaban pemilik usaha tersebut, Jannes Siahaan pun mengelak bahwa ia takut datanya tidak sama dengan dokumen sebelumnya.

"Nggak boleh lah, nanti data gue yang pertama ke Siantar lari. Takut juga," kelaknya.

Dalam video singkat tersebut justru secara tak langsung menjadi bukti bahwa lokasi Pasar Pramuka saat ini masih melayani pembuatan ijazah palsu, meskipun tidak semua kios.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Roy Suryo Datangi Lokasi Pasar Pramuka, Ditemukan Banyak Pemberitahuan soal Ijazah

Roy Suryo Datangi Lokasi Pasar Pramuka, Ditemukan Banyak Pemberitahuan soal Ijazah

News | Jum'at, 27 Juni 2025 | 18:53 WIB

Babak Baru Kasus Ijazah Palsu Jokowi: Kapolri Ungkap Rencana Uji Forensik, Sejumlah Dokumen Disita

Babak Baru Kasus Ijazah Palsu Jokowi: Kapolri Ungkap Rencana Uji Forensik, Sejumlah Dokumen Disita

News | Jum'at, 27 Juni 2025 | 18:21 WIB

'Ada Apa dengan Beathor?' Politisi PDIP Pertanyakan Motif di Balik Tuduhan Ijazah Palsu Jokowi

'Ada Apa dengan Beathor?' Politisi PDIP Pertanyakan Motif di Balik Tuduhan Ijazah Palsu Jokowi

News | Kamis, 26 Juni 2025 | 21:55 WIB

Terkini

Polemik Kurban Uang Negara: Dasar Hukum, Pandangan MUI, dan Alasan Pemerintah

Polemik Kurban Uang Negara: Dasar Hukum, Pandangan MUI, dan Alasan Pemerintah

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:32 WIB

Geger Eks Pegawai Sudin LH Jakpus Tewas Usai Diduga Lompat dari Jembatan Cawang

Geger Eks Pegawai Sudin LH Jakpus Tewas Usai Diduga Lompat dari Jembatan Cawang

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 20:33 WIB

Gen Z Lebih Berani dan Tak Kenal Takut Dibanding Generasi Orde Baru

Gen Z Lebih Berani dan Tak Kenal Takut Dibanding Generasi Orde Baru

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 20:13 WIB

Kejagung Seret Marcella Santoso ke Kasasi, Incar Pencabutan Izin Praktik Advokat

Kejagung Seret Marcella Santoso ke Kasasi, Incar Pencabutan Izin Praktik Advokat

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 19:58 WIB

Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik

Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 19:50 WIB

MAKI Desak Jaksa Tak Gentar Usut Dugaan Tambang Ilegal Kaltara yang Seret Nama Karuna Murdaya

MAKI Desak Jaksa Tak Gentar Usut Dugaan Tambang Ilegal Kaltara yang Seret Nama Karuna Murdaya

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 18:58 WIB

Gegana Tak Sanggup? Ahli Nuklir UGM Turun Tangan Selidiki Api Misterius di Sleman

Gegana Tak Sanggup? Ahli Nuklir UGM Turun Tangan Selidiki Api Misterius di Sleman

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 18:44 WIB

Misteri Belasan Luka Tusuk Balita di Bekasi Terungkap, Paman Sendiri Jadi Tersangka

Misteri Belasan Luka Tusuk Balita di Bekasi Terungkap, Paman Sendiri Jadi Tersangka

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 18:37 WIB

Bawa Bukti ke Kejagung, PT PMM Bantah Tuduhan Penyelundupan: Itu Fitnah, Kasum TNI Salah Info

Bawa Bukti ke Kejagung, PT PMM Bantah Tuduhan Penyelundupan: Itu Fitnah, Kasum TNI Salah Info

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 18:16 WIB

Sahroni Geram WNA Brunei Bikin Onar di Blok M: Segerakan Deportasi dan Blacklist

Sahroni Geram WNA Brunei Bikin Onar di Blok M: Segerakan Deportasi dan Blacklist

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 18:06 WIB