Amien Rais Tuding Jokowi Mau Bunuh Anaknya, Fakta Misteri 2 Sedan Misterius?

Bernadette Sariyem | Suara.com

Selasa, 01 Juli 2025 | 15:07 WIB
Amien Rais Tuding Jokowi Mau Bunuh Anaknya, Fakta Misteri 2 Sedan Misterius?
Kolase foto Amien Rais dan Jokowi. Amien Rais kini menuduh Jokowi menjadi dalang di balik kecelakaan putranya, Hanafi Rais, di Tol Cipali, tahun 2020. [Suara.com]

Suara.com - Sebuah tuduhan berat yang mengguncang panggung politik nasional datang dari tokoh senior, Amien Rais. Ia mengklaim Jokowi pernah mencoba membunuh putranya, Hanafi Rais, lewat kecelakaan lalu lintas yang direkayasa.

Melalui video yang diunggah di kanal YouTube miliknya, Ketua Majelis Syura Partai Ummat itu secara terbuka menuding rezim Presiden ke-7 RI, Joko Widodo alias Jokowi, sebagai dalang di balik insiden kecelakaan yang nyaris merenggut nyawa putra sulungnya, Ahmad Hanafi Rais, pada tahun 2020 silam.

Pernyataan yang dilontarkan lima tahun setelah kejadian ini sontak membangkitkan kembali misteri di balik kecelakaan di Tol Cipali tersebut.

Amien Rais, dengan narasi yang terperinci, meyakini insiden itu bukanlah kecelakaan biasa, melainkan sebuah rencana pembunuhan.

"Anak sulung saya, Ahmad Hanafi Rais, oleh rezim Jokowi pernah mau dibunuh dengan ploting cukup rapi," kata Amien Rais dalam video yang dikutip pada Selasa (1/7/2025).

Amien kemudian membeberkan kronologi versinya, yang ia sebut sebagai sebuah operasi terencana.

Menurutnya, kejanggalan sudah dirasakan Hanafi sejak dalam perjalanan dari Yogyakarta menuju Jakarta.

“Sejak dari Semarang, Hanafi merasa aneh mengapa ada dua sedan yang terus membuntuti mobilnya."

Amien mengatakan, "Bila mobil Hanafi berjalan cepat, dua sedan misterius itu juga berjalan cepat. Kemudian jika mobil Hanafi pelan, dua mobil itu juga ikutan pelan."

Puncak dari skenario yang ia sebut sebagai penyergapan terjadi saat mobil yang ditumpangi Hanafi memasuki Tol Cipali.

Amien menuding dua truk besar telah disiapkan untuk mengeksekusi rencana tersebut, berkoordinasi dengan dua sedan misterius yang membuntuti sebelumnya. Ia menuduh para sopir itu berkomunikasi untuk menjalankan plot tersebut.

Menurut Amien, satu truk dengan sengaja menyalip mobil Hanafi, sementara truk lainnya memposisikan diri tepat di belakang. Sesaat kemudian, skenario mematikan itu dijalankan.

"Dan truk yang dibelakang menyeruduk menghancurkan bagian belakang mobil Hanafi," katanya, setelah truk di depan melakukan pengereman mendadak yang memaksa mobil Hanafi menabrak.

Akibat insiden tersebut, Hanafi Rais mengalami luka serius dan dampak jangka panjang.

“Pelipisnya (luka) dan hidungnya retak dan juga mengucurkan darah segar dan tulang punggungnya retak. Mobil Alphard Hanafi hampir putus jadi dua bagian saking kerasnya tabrakan truk dari belakang,” tutur Amien.

Ia menambahkan bahwa hingga kini, putranya belum dapat berjalan dengan normal akibat retak pada tulang punggungnya.

Kolase foto Amien Rais, Jokowi, dan mobil Hanafi Rais yang kecelakaan di Tol Cipali tahun 2020. [Suara.com]
Kolase foto Amien Rais, Jokowi, dan mobil Hanafi Rais yang kecelakaan di Tol Cipali tahun 2020. [Suara.com]

Amien Rais secara eksplisit menunjuk siapa yang ia anggap bertanggung jawab dan apa motifnya.

"Mengapa Jokowi ingin membunuh anak saya? Supaya saya berhenti mengkritik kebijakan Jokowi yang memang harus dikritik," tudingnya.

"Mungkin maksud Jokowi supaya syok dan ketakutan. Jokowi ternyata belum puas, kok Hanafi masih hidup?"

Klaim Amien Rais ini membuka kembali arsip pemberitaan pada 18 Oktober 2020. Saat itu, Hanafi Rais memang dilaporkan mengalami kecelakaan hebat di Tol Cipali KM 112.900, wilayah Subang, Jawa Barat.

Laporan dari pihak kepolisian kala itu mengonfirmasi banyak elemen dalam cerita Amien, meski dengan beberapa detail berbeda.

Pengakuan polisi

Kabid Humas Polda Jabar saat itu, Kombes Erdi A Chaniago, membenarkan bahwa mobil yang ditumpangi Hanafi ditabrak dari belakang, terdorong, lalu menabrak kendaraan berat di depannya.

Poin krusial dari keterangan polisi adalah fakta bahwa kendaraan yang menabrak dan yang ditabrak mobil Hanafi langsung melarikan diri.

"Kedua kendaraan itu diduga meninggalkan lokasi kejadian. Identitasnya masih diselidiki. Untuk kondisi di sekitar lokasi, tanpa ada penerangan jalan," kata Kombes Erdi saat itu.

Keterangan serupa datang dari Panit PJR Tol Cipali, Iptu Karyana.

Ia menyebut Hanafi mengalami luka berat dan kecelakaan terjadi sekitar pukul 03.00 WIB.

Namun, ia menyebut kendaraan yang menabrak dari belakang adalah sebuah minibus.

"Karena keras, kendaraan Hanafi terdorong dan menabrak kendaraan berat yang ada di depannya. Kendaraan yang menabrak mobil Hanafi Rais langsung kabur dan tak diketahui identitasnya," kata Iptu Karyana.

Fakta bahwa para pelaku tabrak lari itu tidak pernah teridentifikasi hingga kini memberikan celah bagi spekulasi dan teori konspirasi.

Tuduhan Amien Rais, meskipun sangat serius dan dilontarkan bertahun-tahun setelahnya, kini bertumpu pada misteri tak terpecahkannya kasus hit-and-run tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Amien Rais: Jokowi Mau Bunuh Anak Saya di Tol Cipali

Amien Rais: Jokowi Mau Bunuh Anak Saya di Tol Cipali

News | Selasa, 01 Juli 2025 | 14:18 WIB

Tudingan Beathor ke Jokowi Dinilai Keji, Hensa: Masa UGM Nyetak Ijazah di Pasar Pramuka? Itu Bahaya!

Tudingan Beathor ke Jokowi Dinilai Keji, Hensa: Masa UGM Nyetak Ijazah di Pasar Pramuka? Itu Bahaya!

News | Selasa, 01 Juli 2025 | 14:13 WIB

Tom Lembong Ungkap Perintah Jokowi Soal Harga Pangan di Sidang Korupsi Gula

Tom Lembong Ungkap Perintah Jokowi Soal Harga Pangan di Sidang Korupsi Gula

News | Senin, 30 Juni 2025 | 19:23 WIB

Tom Lembong Blak-blakan Ngaku Manut Arahan Jokowi, Begini Pengakuannya di Sidang!

Tom Lembong Blak-blakan Ngaku Manut Arahan Jokowi, Begini Pengakuannya di Sidang!

News | Senin, 30 Juni 2025 | 17:00 WIB

DPR Disebut Mati Kutu Hadapi Usulan Pemakzulan Gibran, Prabowo-Jokowi Saling Sandera?

DPR Disebut Mati Kutu Hadapi Usulan Pemakzulan Gibran, Prabowo-Jokowi Saling Sandera?

News | Senin, 30 Juni 2025 | 15:21 WIB

Apa Perintah Jokowi ke Tom Lembong yang Kini Seret Dia Jadi Terdakwa Korupsi?

Apa Perintah Jokowi ke Tom Lembong yang Kini Seret Dia Jadi Terdakwa Korupsi?

News | Senin, 30 Juni 2025 | 15:18 WIB

Seret Nama Jokowi di Sidang Korupsi Gula, Tom Lembong Jalankan Perintah atau Main Sendiri?

Seret Nama Jokowi di Sidang Korupsi Gula, Tom Lembong Jalankan Perintah atau Main Sendiri?

News | Senin, 30 Juni 2025 | 13:56 WIB

Terkini

Tak Sembarang Orang Bisa Beli, Begini Alur Distribusi Narkoba 'VIP Only' di B Fashion Hotel

Tak Sembarang Orang Bisa Beli, Begini Alur Distribusi Narkoba 'VIP Only' di B Fashion Hotel

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 21:45 WIB

Nasib Ahmad Syahri Merokok dan Main Game Saat Rapat, Terancam Dipecat dari DPRD Jember?

Nasib Ahmad Syahri Merokok dan Main Game Saat Rapat, Terancam Dipecat dari DPRD Jember?

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 21:15 WIB

Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG

Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 20:14 WIB

Nasib Santri Ponpes Pati Usai Geger Kasus Pelecehan, Sekolah Tetap Lanjut atau Pindah?

Nasib Santri Ponpes Pati Usai Geger Kasus Pelecehan, Sekolah Tetap Lanjut atau Pindah?

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:44 WIB

Polda Metro Jaya Bentuk Tim Pemburu Begal, Kombes Iman: Kami Siap Beraksi 24 Jam!

Polda Metro Jaya Bentuk Tim Pemburu Begal, Kombes Iman: Kami Siap Beraksi 24 Jam!

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:36 WIB

Kepulauan Seribu Diserbu Wisatawan Saat Liburan, Polres Sebar Polisi di Tiap Dermaga

Kepulauan Seribu Diserbu Wisatawan Saat Liburan, Polres Sebar Polisi di Tiap Dermaga

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:29 WIB

Kedubes Jepang Warning Warganya: Nekat Prostitusi Anak di RI, Siap-siap Dibui di Dua Negara

Kedubes Jepang Warning Warganya: Nekat Prostitusi Anak di RI, Siap-siap Dibui di Dua Negara

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:21 WIB

Polisi Ciduk Komplotan Jambret di Tamansari, Uang Hasil Kejahatan Dipakai Buat Pesta Sabu

Polisi Ciduk Komplotan Jambret di Tamansari, Uang Hasil Kejahatan Dipakai Buat Pesta Sabu

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:06 WIB

Sebut Prabowo Anggap Gagasannya Suci, Sobary: Oh Paus Saja Ndak Begitu Bung!

Sebut Prabowo Anggap Gagasannya Suci, Sobary: Oh Paus Saja Ndak Begitu Bung!

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:00 WIB

Tak Ada Ampun! Hanya 6 Hari Pasca Penggerebekan, Pemprov DKI Sikat Habis Izin B Fashion Hotel

Tak Ada Ampun! Hanya 6 Hari Pasca Penggerebekan, Pemprov DKI Sikat Habis Izin B Fashion Hotel

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 18:58 WIB