Jika Gibran Dimakzulkan, Siapa Penggantinya? Puan Maharani atau AHY yang Berpeluang?

Muhammad Ilham Baktora | Suara.com

Minggu, 06 Juli 2025 | 12:10 WIB
Jika Gibran Dimakzulkan, Siapa Penggantinya? Puan Maharani atau AHY yang Berpeluang?
Presiden Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka saat bersama.

Suara.com - Desakan Forum Purnawirawan TNI untuk memakzulkan Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka terus digaungkan. Bahkan surat pemakzulan tersebut telah dikirim ke DPR.

Kendati begitu, Ketua DPR RI, Puan Maharani menyebutkan bahwa surat itu belum ia terima. Padahal surat sudah dikirim sejak 2 bulan lamanya.

Tak hanya dari forum Purnawirawan TNI saja, masyarakat juga tak sedikit yang mendukung pemakzulan Gibran.

Membahas peluang turunnya Gibran Rakabuming Raka dari jabatannya sebagai wakil presiden tentu menarik ditelisik.

Lalu siapa yang bisa menggantikan putra sulung Joko Widodo tersebut, jika pemakzulan Gibran berhasil dilakukan?

Mengutip dari kanal YouTube Hendri Satrio, Minggu (6/7/2025), host siniar podcast tersebut mendatangkan dua narasumber. Pertama Bivitri Susanti dan eks Wakil Ketua KPK, Bambang Widjojanto.

Pemakzulan Gibran sendiri secara konstitusi tentu akan memakan waktu. Namun secara politik potensi pemakzulan Gibran sendiri bisa terjadi dalam waktu dekat.

Dalam pernyataannya, Bivitri Susanti melihat ada kegoyahan di tubuh koalisi Prabowo Subianto yang mengancam Gibran sendiri.

Ia menilai bahwa posisi Gibran saat ini bergantung terhadap dukungan koalisi yang ada di bawah tangan Prabowo.

Sedangkan koalisi ini tak lagi memberikan perlindungan kuat terhadap Gibran yang berpeluang besar ditinggalkan.

"Sekarang di DPR yang bisa melindungi Gibran adalah koalisi milik Prabowo Subianto. Kalau sudah tak bisa melindungi, ya sudah lepas," ujar Bivitri.

Kemungkinan besar pemakzulan itu berhasil, tentu setiap partai politik akan membuat keputusan mereka untuk terus bertahan. Termasuk juga saat Gibran mundur.

"Partai ini akan mempertimbangkan jika Gibran mundur, yang menggantikan siapa? Menguntungkan saya atau tidak. Misalnya ada Mbak Puan kah, atau AHY?" kata Bivitri.

Posisi Gibran yang saat ini masih melenggang di Istana disebut-sebut karena ada campur tangan Presiden ke-7, Joko Widodo.

Sehingga kemungkinan besar, Prabowo Subianto merasa tersandera dengan sosok Jokowi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

AHY dan Puan Maharani Jadi Calon Wapres RI Bila Gibran Dimakzulkan

AHY dan Puan Maharani Jadi Calon Wapres RI Bila Gibran Dimakzulkan

News | Jum'at, 04 Juli 2025 | 17:34 WIB

'Kita Selesaikan Secara Jantan', Siapa Eks KSAL Slamet Soebijanto yang Ancam Duduki Senayan?

'Kita Selesaikan Secara Jantan', Siapa Eks KSAL Slamet Soebijanto yang Ancam Duduki Senayan?

News | Kamis, 03 Juli 2025 | 19:28 WIB

Ancaman Para Jenderal 'Ambil Paksa' Senayan Jika Pemakzulan Gibran Diabaikan: Kita Duduki DPR!

Ancaman Para Jenderal 'Ambil Paksa' Senayan Jika Pemakzulan Gibran Diabaikan: Kita Duduki DPR!

News | Kamis, 03 Juli 2025 | 17:33 WIB

Terkini

Ironi Pelapor Mafia Tanah Jadi Tersangka Fitnah, Kini Minta Perlindungan LPSK

Ironi Pelapor Mafia Tanah Jadi Tersangka Fitnah, Kini Minta Perlindungan LPSK

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:57 WIB

Bantah Main Mata, PMJ Tegaskan Kasus Andrie Yunus Tak Dihentikan Diam-diam

Bantah Main Mata, PMJ Tegaskan Kasus Andrie Yunus Tak Dihentikan Diam-diam

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:45 WIB

Dukung Putusan MK, Dasco Pastikan Syarat Keterwakilan Perempuan Masuk RUU Pemilu

Dukung Putusan MK, Dasco Pastikan Syarat Keterwakilan Perempuan Masuk RUU Pemilu

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:07 WIB

Dasco Dukung Putusan MK soal Parpol Tanpa 30 persen Caleg Perempuan Bakal Gugur

Dasco Dukung Putusan MK soal Parpol Tanpa 30 persen Caleg Perempuan Bakal Gugur

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:49 WIB

Pemerataan Pendidikan, Anak-Anak di Daerah Terpencil Bogor Kini Punya Gedung Sekolah Dasar Baru

Pemerataan Pendidikan, Anak-Anak di Daerah Terpencil Bogor Kini Punya Gedung Sekolah Dasar Baru

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:24 WIB

Lawan Impunitas, Nasib Kasus Air Keras Andrie Yunus Ditentukan 2 Juni

Lawan Impunitas, Nasib Kasus Air Keras Andrie Yunus Ditentukan 2 Juni

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:10 WIB

Kementerian PANRB dan Kemenkes Perkuat SDM Kesehatan Dukung Program Prioritas Presiden

Kementerian PANRB dan Kemenkes Perkuat SDM Kesehatan Dukung Program Prioritas Presiden

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:42 WIB

Bocoran Der Spiegel: AS Berencana Pangkas Drastis Kontribusi Militer untuk NATO

Bocoran Der Spiegel: AS Berencana Pangkas Drastis Kontribusi Militer untuk NATO

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:41 WIB

Misteri CCTV 'Gaib' di Kasus Andrie Yunus: Muncul Saat Rilis, Lenyap di Meja Hijau

Misteri CCTV 'Gaib' di Kasus Andrie Yunus: Muncul Saat Rilis, Lenyap di Meja Hijau

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:35 WIB

Fleksibilitas Kerja ASN Perkuat Budaya Kerja Profesional dan Berbasis Kinerja

Fleksibilitas Kerja ASN Perkuat Budaya Kerja Profesional dan Berbasis Kinerja

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:29 WIB