Utang Amerika Serikat Tembus Rp48.900 Triliun, Ini Penyebabnya

Chandra Iswinarno | Rina Anggraeni | Suara.com

Senin, 07 Juli 2025 | 13:32 WIB
Utang Amerika Serikat Tembus Rp48.900 Triliun, Ini Penyebabnya
Presiden Amerika Serikat Donald Trump meluapkan kegembiraannya atas pengesahan RUU Anggaran Besar. (Instagram)

Dalio menyarankan agar defisit anggaran AS dipangkas dari 6 persen menjadi 3 persen dalam waktu dekat untuk mencegah krisis ekonomi yang lebih besar di masa depan.

Namun, RUU Anggaran Besar yang baru saja disahkan justru mengambil arah sebaliknya.

RUU ini memangkas sejumlah pengeluaran, tetapi pemangkasan pajak yang lebih besar justru memperlebar defisit.

Dalam skenario krisis seperti sebelumnya, salah satu langkah yang mungkin ditempuh bank sentral AS adalah mencetak lebih banyak uang dan menggunakannya untuk membeli obligasi pemerintah—seperti yang dilakukan pasca-krisis keuangan 2008.

Namun, kebijakan tersebut berpotensi memicu inflasi dan memperlebar ketimpangan.

Sebab, pemilik aset seperti properti dan saham akan mendapatkan keuntungan lebih besar dibandingkan mereka yang mengandalkan pendapatan dari tenaga kerja.

Kemungkinan lain yang lebih ekstrem adalah skenario gagal bayar (default). Jika AS tidak mampu atau memilih untuk tidak membayar utangnya, dampaknya akan sangat destruktif.

'Kepercayaan penuh dan kredit dari Departemen Keuangan AS' merupakan pilar utama sistem keuangan global. Jika hal ini goyah, maka krisis keuangan besar bisa terjadi, bahkan lebih buruk dari sebelumnya.

Sebagai informasi, paket kebijakan yang disebut Trump sebagai 'One Big Beautiful Bill' mencakup pendanaan belanja pemerintah dan pemangkasan pajak.

Beleid ini diperkirakan meningkatkan defisit anggaran hingga 3,3 triliun dolar AS atau sekitar Rp54 ribu triliun.

Mengutip Xinhua, Sabtu (5/7/2025), upacara penandatanganan RUU ini dilakukan di Gedung Putih, sehari setelah DPR AS mengesahkannya.

Trump sendiri meminta agar RUU tersebut disahkan sebelum 4 Juli agar penandatanganannya menjadi bagian dari perayaan Hari Kemerdekaan Amerika Serikat.

Undang-undang ini merepresentasikan agenda politik Trump, termasuk pemotongan pajak serta peningkatan anggaran untuk militer dan keamanan perbatasan.

RUU ini lolos dalam voting DPR dengan margin tipis: 218 suara mendukung dan 214 menolak. Seluruh anggota Demokrat serta dua anggota Partai Republik, Thomas Massie dari Kentucky dan Brian Fitzpatrick dari Pennsylvania, menolak pengesahan RUU tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

AS Beri Diskon Tarif ke Vietnam, Indonesia Gigit Jari! Negosiasi Masih Buntu?

AS Beri Diskon Tarif ke Vietnam, Indonesia Gigit Jari! Negosiasi Masih Buntu?

Bisnis | Kamis, 03 Juli 2025 | 16:55 WIB

Perang Tarif AS-China Dorong RI Jadi Pusat Manufaktur dan Rantai Pasok Global

Perang Tarif AS-China Dorong RI Jadi Pusat Manufaktur dan Rantai Pasok Global

Bisnis | Jum'at, 27 Juni 2025 | 13:38 WIB

China Kasih Peringatan Keras Bagi Negara Lain yang Nego ke AS Soal Tarif Resiprokal

China Kasih Peringatan Keras Bagi Negara Lain yang Nego ke AS Soal Tarif Resiprokal

Bisnis | Senin, 21 April 2025 | 14:32 WIB

Terkini

Iran Kirim Proposal Baru ke AS: Tanda Mau Damai atau Strategi Baru?

Iran Kirim Proposal Baru ke AS: Tanda Mau Damai atau Strategi Baru?

News | Senin, 11 Mei 2026 | 10:25 WIB

252 Siswa Diduga Keracunan MBG di Pulogebang, Pramono Anung: Sudah Tertangani

252 Siswa Diduga Keracunan MBG di Pulogebang, Pramono Anung: Sudah Tertangani

News | Senin, 11 Mei 2026 | 10:19 WIB

DPRD DKI Sentil Kantor Pemerintah soal Pilah Sampah: Jangan Cuma Gencar Kampanye

DPRD DKI Sentil Kantor Pemerintah soal Pilah Sampah: Jangan Cuma Gencar Kampanye

News | Senin, 11 Mei 2026 | 09:41 WIB

Komisi II DPR Tegaskan RUU Pemilu Tetap Jadi Inisiatif Parlemen, Tak Perlu Dialihkan ke Pemerintah

Komisi II DPR Tegaskan RUU Pemilu Tetap Jadi Inisiatif Parlemen, Tak Perlu Dialihkan ke Pemerintah

News | Senin, 11 Mei 2026 | 09:33 WIB

Tambora Masuk Daftar RW Kumuh Jakarta, Pramono Akan Siapkan Pembenahan Besar-Besaran

Tambora Masuk Daftar RW Kumuh Jakarta, Pramono Akan Siapkan Pembenahan Besar-Besaran

News | Senin, 11 Mei 2026 | 07:43 WIB

Dokumen UFO Cuma Pengalihan Isu, Publik Diminta Jangan Percaya Omong Kosong Trump

Dokumen UFO Cuma Pengalihan Isu, Publik Diminta Jangan Percaya Omong Kosong Trump

News | Senin, 11 Mei 2026 | 07:24 WIB

Jakarta Percantik Rasuna Said Jelang HUT ke-499, Target Jadi Wajah Kota Global

Jakarta Percantik Rasuna Said Jelang HUT ke-499, Target Jadi Wajah Kota Global

News | Senin, 11 Mei 2026 | 07:18 WIB

Isu Menko Mengeluh Ada 'Dinding Pemisah' dengan Presiden, Amien Rais Beri Kode

Isu Menko Mengeluh Ada 'Dinding Pemisah' dengan Presiden, Amien Rais Beri Kode

News | Senin, 11 Mei 2026 | 07:13 WIB

Dokumen UFO AS Bongkar Objek Misterius Berputar Spiral Pada Ketinggian 41 Ribu Kaki di Asia

Dokumen UFO AS Bongkar Objek Misterius Berputar Spiral Pada Ketinggian 41 Ribu Kaki di Asia

News | Senin, 11 Mei 2026 | 07:12 WIB

Dokumen UFO AS Bongkar Dugaan Kebohongan Rusia 25 Tahun Lalu, Apa Itu?

Dokumen UFO AS Bongkar Dugaan Kebohongan Rusia 25 Tahun Lalu, Apa Itu?

News | Senin, 11 Mei 2026 | 06:57 WIB