Perjuangkan 1.000 Hektar Tanah, Belasan Warga Rumpin Nekat Jalan Kaki Temui Dedi Mulyadi

Andi Ahmad S | Suara.com

Rabu, 09 Juli 2025 | 16:48 WIB
Perjuangkan 1.000 Hektar Tanah, Belasan Warga Rumpin Nekat Jalan Kaki Temui Dedi Mulyadi
Belasan warga Desa Sukamulya berkumpul sebelum melakukan aksi long march ke Gedung Sate, Bandung. [Metropolitan]

Suara.com - Sebanyak 15 warga dari Desa Sukamulya, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, memulai aksi jalan kaki (long march) sejauh 165 kilometer menuju Gedung Sate, Bandung, untuk bertemu Gubernur Jabar Dedi Mulyadi pada Rabu (9/7/2025).

Aksi nekat ini dilakukan sebagai upaya terakhir untuk memperjuangkan hak atas tanah mereka yang terancam dalam konflik agraria yang telah berlangsung selama puluhan tahun.

Para warga berharap dapat bertemu langsung dan beraudiensi dengan, Dedi Mulyadi, untuk memohon intervensi pemerintah provinsi dalam menyelesaikan sengketa yang tak kunjung usai.

Mereka membawa serta harapan ribuan warga lainnya yang nasibnya terkatung-katung akibat konflik tersebut.

Puncak Keresahan Akibat Konflik Puluhan Tahun

Kepala Desa Sukamulya, Ihwan Nur Arifin, yang turut mengawal keberangkatan warganya, menjelaskan bahwa aksi ini merupakan puncak dari keresahan masyarakat.

Menurutnya, konflik agraria ini mengancam hilangnya hak atas tanah warga seluas kurang lebih 1.000 hektar, yang menjadi sumber kehidupan dan tempat tinggal mereka.

"Long march ini dilakukan dengan tujuan utama menyampaikan aspirasi kepada Pemprov atau Gubernur Jawa Barat, Bapak Dedi Mulyadi. Kami mohon beliau dapat membantu menyelesaikan konflik agraria terkait klaim terhadap tanah warga," ungkap Ihwan dilansir dari Metropolitan -jaringan Suara.com.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. [Instagram]
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. [Instagram]

Ihwan menegaskan bahwa warga hanya ingin mendapatkan kejelasan dan kepastian hukum atas tanah yang telah mereka garap dan tempati secara turun-temurun. Sengketa yang berlarut-larut ini telah menciptakan ketidakpastian ekonomi dan sosial di tengah masyarakat Desa Sukamulya.

Tekad dan Harapan di Setiap Langkah

Perjalanan yang diperkirakan memakan waktu berhari-hari ini bukanlah tanpa persiapan. Ihwan menyebut bahwa rencana aksi telah dimatangkan selama lebih dari sebulan. Para peserta telah menyiapkan fisik dan mental untuk menaklukkan rute Rumpin-Bandung dengan berjalan kaki.

"Persiapan sudah kami lakukan sebulan lebih. Ini adalah ikhtiar kami. Semoga aksi ini mendapat respons positif dari pemerintah dan konflik agraria yang menyengsarakan warga kami dapat segera diselesaikan dengan baik," ujarnya penuh harap.

Kelima belas warga yang berjalan kaki ini menjadi simbol perjuangan seluruh masyarakat Desa Sukamulya. Setiap langkah yang mereka ayunkan membawa beban sejarah konflik dan secercah harapan untuk masa depan yang lebih adil.

Kini, mata mereka tertuju pada Gedung Sate, berharap suara mereka yang lelah dan serak dapat didengar dan ditindaklanjuti oleh para pemangku kebijakan di tingkat provinsi. Nasib seribu hektar tanah kini bergantung pada hasil dari perjuangan berat ini.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jelang Super League 2025/2026, Bojan Hodak Boyong Skuat Persib ke Thailand

Jelang Super League 2025/2026, Bojan Hodak Boyong Skuat Persib ke Thailand

Bola | Rabu, 09 Juli 2025 | 14:55 WIB

Mitigasi Banjir Jakarta: Benahi Hulu atau Keruk Hilir? Ini Perang Logika Para Pemimpin

Mitigasi Banjir Jakarta: Benahi Hulu atau Keruk Hilir? Ini Perang Logika Para Pemimpin

Your Say | Rabu, 09 Juli 2025 | 13:20 WIB

Banjir Bekasi Ternyata 'Disengaja', Dedi Mulyadi Ngamuk: Pak Bupati, Kontraktornya Gak Ahli

Banjir Bekasi Ternyata 'Disengaja', Dedi Mulyadi Ngamuk: Pak Bupati, Kontraktornya Gak Ahli

News | Rabu, 09 Juli 2025 | 12:54 WIB

Pengumuman SPMB Kabupaten Bogor 2025: Link Hasil Seleksi TK, SD, dan SMP Terbaru

Pengumuman SPMB Kabupaten Bogor 2025: Link Hasil Seleksi TK, SD, dan SMP Terbaru

News | Rabu, 09 Juli 2025 | 12:41 WIB

Panas! Ade Armando Bela Dedi Mulyadi Usai Diserang Habib Rizieq Anti-Islam: Lebih Baik Dukung KDM!

Panas! Ade Armando Bela Dedi Mulyadi Usai Diserang Habib Rizieq Anti-Islam: Lebih Baik Dukung KDM!

News | Rabu, 09 Juli 2025 | 12:24 WIB

Terkini

Ironi Pelapor Mafia Tanah Jadi Tersangka Fitnah, Kini Minta Perlindungan LPSK

Ironi Pelapor Mafia Tanah Jadi Tersangka Fitnah, Kini Minta Perlindungan LPSK

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:57 WIB

Bantah Main Mata, PMJ Tegaskan Kasus Andrie Yunus Tak Dihentikan Diam-diam

Bantah Main Mata, PMJ Tegaskan Kasus Andrie Yunus Tak Dihentikan Diam-diam

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:45 WIB

Dukung Putusan MK, Dasco Pastikan Syarat Keterwakilan Perempuan Masuk RUU Pemilu

Dukung Putusan MK, Dasco Pastikan Syarat Keterwakilan Perempuan Masuk RUU Pemilu

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:07 WIB

Dasco Dukung Putusan MK soal Parpol Tanpa 30 persen Caleg Perempuan Bakal Gugur

Dasco Dukung Putusan MK soal Parpol Tanpa 30 persen Caleg Perempuan Bakal Gugur

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:49 WIB

Pemerataan Pendidikan, Anak-Anak di Daerah Terpencil Bogor Kini Punya Gedung Sekolah Dasar Baru

Pemerataan Pendidikan, Anak-Anak di Daerah Terpencil Bogor Kini Punya Gedung Sekolah Dasar Baru

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:24 WIB

Lawan Impunitas, Nasib Kasus Air Keras Andrie Yunus Ditentukan 2 Juni

Lawan Impunitas, Nasib Kasus Air Keras Andrie Yunus Ditentukan 2 Juni

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:10 WIB

Kementerian PANRB dan Kemenkes Perkuat SDM Kesehatan Dukung Program Prioritas Presiden

Kementerian PANRB dan Kemenkes Perkuat SDM Kesehatan Dukung Program Prioritas Presiden

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:42 WIB

Bocoran Der Spiegel: AS Berencana Pangkas Drastis Kontribusi Militer untuk NATO

Bocoran Der Spiegel: AS Berencana Pangkas Drastis Kontribusi Militer untuk NATO

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:41 WIB

Misteri CCTV 'Gaib' di Kasus Andrie Yunus: Muncul Saat Rilis, Lenyap di Meja Hijau

Misteri CCTV 'Gaib' di Kasus Andrie Yunus: Muncul Saat Rilis, Lenyap di Meja Hijau

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:35 WIB

Fleksibilitas Kerja ASN Perkuat Budaya Kerja Profesional dan Berbasis Kinerja

Fleksibilitas Kerja ASN Perkuat Budaya Kerja Profesional dan Berbasis Kinerja

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:29 WIB