Mandat Papua di Tangan Gibran: Lanjutkan Proyek atau Buka Dialog? Ini 4 PR Besar yang Menantinya

Bangun Santoso

Kamis, 10 Juli 2025 | 13:13 WIB
Mandat Papua di Tangan Gibran: Lanjutkan Proyek atau Buka Dialog? Ini 4 PR Besar yang Menantinya
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka (tengah) meninjau posko pengungsian korban kebakaran di Kapuk Muara, Penjaringan, Jakarta, Senin (9/6/2025). (Foto: Antara via BBC Indonesia)

Suara.com - Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka resmi mengemban tugas raksasa yakni memimpin percepatan pembangunan di Papua. Mandat yang disebut-sebut datang langsung dari Presiden Prabowo Subianto ini bukan sekadar tugas administratif, namun sekaligus menguji kemampuannya dalam mengurai berbagai kompleksitas permasalah di wilayah ujung timur Indonesia itu.

Menyitat laman BBC Indonesia, Kamis (10/7/2025), keseriusan penugasan ini digambarkan oleh Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Permasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, yang mengisyaratkan Gibran mungkin akan lebih banyak bekerja langsung dari Tanah Papua.

"Saya kira ini pertama kali presiden akan memberikan penugasan untuk menangani masalah Papua. Bahkan kantor wakil presiden juga akan ada di Papua, supaya wakil presiden itu bekerja dari Papua sembari menangani masalah Papua," kata Yusril.

Namun, Gibran tidak akan memulai dari lembaran kosong. Ia mewarisi lanskap Papua yang penuh dengan luka sejarah, proyek mercusuar yang meninggalkan jejak kerusakan, dan suara-suara perlawanan yang tak kunjung padam.

Keberhasilannya tidak akan diukur dari berapa banyak jalan atau gedung yang dibangun, tetapi dari kemampuannya menyelesaikan pekerjaan rumah (PR) besar yang ditinggalkan rezim-rezim sebelumnya.

Berikut adalah empat PR krusial yang harus dijawab Gibran jika ingin mandatnya di Papua berhasil.

1. Mengubah Paradigma: Dari Proyek Jadi Partisipasi

Pemerintahan Presiden Jokowi dikenal sangat getol membangun infrastruktur di Papua, mulai dari Jalan Trans Papua hingga stadion megah. Jokowi berulang kali menegaskan visinya.

"Saya sampaikan bahwa pembangunan Indonesia sekarang bukan Jawa-sentris, tetapi Indonesia-sentris, dan Tanah Papua menjadi prioritas dari pembangunan yang kita lakukan," ujar Jokowi pada 2023 lalu.

baca juga

Namun, di lapangan, pembangunan ini seringkali terasa top-down dan mengabaikan subjek utamanya: Orang Asli Papua (OAP). Kisah Kaspar Kahol dan Yasinta Moiwend dari Wanam, Papua Selatan, adalah bukti nyata. Hutan adat tempat mereka berburu dan mencari makan tiba-tiba masuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN) lumbung pangan tanpa ada dialog.

"Kami mau aktivitas cari makan ke mana? Kami berharap ke siapa?" keluh Kaspar. "Kalau sudah digusur semua, kami mau mencari ke mana? Setelah satu [hutan] digusur, pasti dia [pemerintah] akan gusur semuanya," ujarnya.

Rasa sakit hati dan kekecewaan juga dirasakan Yasinta. "Kok tiba-tiba masuk seperti pencuri?" tanyanya.

PR pertama Gibran adalah mengubah pendekatan ini. Ia harus memastikan setiap proyek pembangunan tidak hanya megah secara fisik, tetapi juga lahir dari musyawarah dan partisipasi aktif masyarakat adat, bukan menjadikan mereka penonton di tanahnya sendiri.

2. Menjawab Tuntutan Dialog, Bukan Hanya Operasi Militer

Selama bertahun-tahun, pendekatan keamanan menjadi respons utama Jakarta terhadap gejolak di Papua. Ribuan tentara dikirim, pos-pos militer didirikan, dan label separatis mudah disematkan. Namun, pendekatan ini terbukti gagal memadamkan api konflik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gibran Bakal Berkantor di Papua? Jawaban Santai Wapres Bikin Kaget: Bisa Juga di Klaten

Gibran Bakal Berkantor di Papua? Jawaban Santai Wapres Bikin Kaget: Bisa Juga di Klaten

News | Kamis, 10 Juli 2025 | 12:49 WIB

Momen Wapres Gibran Puji Titiek Soeharto: Paling Sakti di DPR!

Momen Wapres Gibran Puji Titiek Soeharto: Paling Sakti di DPR!

Video | Kamis, 10 Juli 2025 | 12:37 WIB

Jika Wapres Gibran Ditugaskan ke Papua, Komnas HAM Ingatkan Tak Cukup Hanya Pendekatan Ekonomi

Jika Wapres Gibran Ditugaskan ke Papua, Komnas HAM Ingatkan Tak Cukup Hanya Pendekatan Ekonomi

News | Kamis, 10 Juli 2025 | 12:29 WIB

Momen Kocak Gibran di Sleman: Salah Tinggal Catatan di Tas Ibu UMKM

Momen Kocak Gibran di Sleman: Salah Tinggal Catatan di Tas Ibu UMKM

News | Kamis, 10 Juli 2025 | 11:14 WIB

Amien Rais Malah Cemas Gibran Ngantor di Papua: Musibah Besar Bagi Bangsa dan Negara Kita

Amien Rais Malah Cemas Gibran Ngantor di Papua: Musibah Besar Bagi Bangsa dan Negara Kita

News | Kamis, 10 Juli 2025 | 10:54 WIB

Manuver Politik Prabowo: Benarkah Ada Skenario Mengasingkan Gibran dari Lingkaran Kekuasaan Istana?

Manuver Politik Prabowo: Benarkah Ada Skenario Mengasingkan Gibran dari Lingkaran Kekuasaan Istana?

News | Kamis, 10 Juli 2025 | 10:33 WIB

Silfester Matutina Diancam Purnawirawan TNI Usai Serang Eks Danjen Kopassus Soenarko

Silfester Matutina Diancam Purnawirawan TNI Usai Serang Eks Danjen Kopassus Soenarko

News | Kamis, 10 Juli 2025 | 08:30 WIB

Terkini

Jawa Tengah Darurat Korupsi? 4 Kepala Daerah Terjaring OTT KPK dalam Waktu Singkat

Jawa Tengah Darurat Korupsi? 4 Kepala Daerah Terjaring OTT KPK dalam Waktu Singkat

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:16 WIB

KPK Ungkap Modus Bupati Sukoharjo, Gunakan SK Paksa ASN Setor Insentif hingga Rp2,93 Miliar

KPK Ungkap Modus Bupati Sukoharjo, Gunakan SK Paksa ASN Setor Insentif hingga Rp2,93 Miliar

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 12:34 WIB

Klarifikasi Kejati Jateng: Tak Ada Pemeriksaan Personel Polri Terkait SPPG

Klarifikasi Kejati Jateng: Tak Ada Pemeriksaan Personel Polri Terkait SPPG

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 11:59 WIB

KPK Tetapkan Bupati Sukoharjo dan Dua Pejabat Pemkab Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pemerasan

KPK Tetapkan Bupati Sukoharjo dan Dua Pejabat Pemkab Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pemerasan

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 11:31 WIB

Drama Perceraian Bupati Gowa Berbuntut Laporan Polisi: Mantan Suami Cium Aroma Kesaksian Palsu

Drama Perceraian Bupati Gowa Berbuntut Laporan Polisi: Mantan Suami Cium Aroma Kesaksian Palsu

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 10:58 WIB

Habiburokhman Tegaskan Mundurnya Jampidsus Febrie Tak Boleh Hentikan Pengusutan Kasus Korupsi

Habiburokhman Tegaskan Mundurnya Jampidsus Febrie Tak Boleh Hentikan Pengusutan Kasus Korupsi

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 10:32 WIB

The 2nd IBOS Expo 2026 Siap Digelar, Hadirkan Lebih dari 100 Peluang Bisnis dari Berbagai Industri

The 2nd IBOS Expo 2026 Siap Digelar, Hadirkan Lebih dari 100 Peluang Bisnis dari Berbagai Industri

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 09:18 WIB

Jaksa Agung Resmi Terima Pengunduran Diri Febrie Adriansyah dari Jampidsus

Jaksa Agung Resmi Terima Pengunduran Diri Febrie Adriansyah dari Jampidsus

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 07:13 WIB

Intelijen Israel Bongkar Dugaan Skenario Iran Bunuh Trump, Washington Respon Santai

Intelijen Israel Bongkar Dugaan Skenario Iran Bunuh Trump, Washington Respon Santai

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 07:00 WIB

Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur

Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:05 WIB

×