Misteri Penyakit Kulit Jokowi, Sebulan Lebih Masih Tampak Radang

Eviera Paramita Sandi | Suara.com

Sabtu, 12 Juli 2025 | 07:49 WIB
Misteri Penyakit Kulit Jokowi, Sebulan Lebih Masih Tampak Radang
Presiden ke-7 RI Joko Widodo atau Jokowi. [Suara.com/Ari Welianto]

Suara.com - Penyakit alergi kulit yang diderita Presiden ke 7 RI, Joko Widodo (Jokowi) masih menjadi misteri.

Ruam yang muncul di wajah, leher, dan tangan sejak Mei 2025 itu tak kunjung menunjukkan tanda-tanda kesembuhan.

Meski demikian, ekspresi yang ditunjukkan Jokowi pada awak media selalu dengan ekspresi positif.

Pihaknya bahkan mengatakan bahwa keadaannya baik-baik saja dan sedang dalam tahap pemulihan.

“Saya baik-baik saja tapi masih sedikit pemulihan,” Ujar Jokowi pada Kamis (26/6/25).

Kala itu Jokowi ditemui dikediamannya yang henadk vakansi ke Bali bersama anak dan cucu-cucunya.

Jokowi tersenyum sembari melambaikan tangan dengan wajah yang masih tampak radang.

Meski sudah mengalami sakit itu selama sebulan lebih, namun dari pihak keluarga Jokowi tidak memberikan pernyataan apapun.

Tak hanya itu, Tim Dokter Kepresidenan juga tidak memberikan pernyataan medis resmi terkait kondisi yang dialami Jokowi.

Padahal, Peraturan Presiden Nomor 18 Tahun 2018 tentang Dokter Kepresidenan mengatur bahwa setiap presiden, wakil presiden, mantan presiden dan mantan wakil presiden beserta keluarga mereka mendapatkan fasilitas pelayanan Kesehatan berupa Tim Dokter Kepresidenan.

Kronologi Jokowi Sakit Alergi Kulit

Sakit alergi kulit yang dialami Jokowi ini bermula setelah dirinya Kembali dari kunjungan kenegaraan ke Vatikan pada akhir Mei 2025.

Usai Kembali ke Tanah air, Jokowi tiba-tiba mengalami gejala alergi ringan tersebut. Kabar ini diungkapkan oleh ajudan Jokowi, Kompol Syarif Fitriansyah.

Syarif mengungkapkan bahwa kondisi kulit Jokowi menunjukkan tanda-tanda peradangan ringan yang diakibatkan reaksi alergi.

Syarif menegaskan jika yang dialami Jokowi bukan penyakit berat. Namun saat itu bercak kemerahan dan flek hitam mulai tampak di bagian wajah dan leher Jokowi.

Sepulang dari Vatikan, aktivitas Jokowi berjalan seperti biasa.

Pada 1 Juni 2025, Jokowi sempat terlihat di acara Car Free Day di Kota Solo.

Namun, selang sehari pada 2 Juni 2025, Jokowi tidak hadir dalam upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila. Ketidakhadirannya itu sontak memicu berbagai macam spekulasi.

Muncul kabar bahwa Jokowi menderita penyakit serius seperti sindrom Stevens-Johnson atau gangguan autoimun.

Menanggapi rumor tersebut, pihak Istana Negara memberikan klarifikasi. Syarif menyatakan bahwa isu tersebut adalah hoaks.

Pada pertengahan Juni 2025, kondisi kulit Jokowi mulai membaik, alergi sudah mereda. Bercak kemerahan di wajah mulai menghilang.

Syarif menambahkan bahwa peradangan kulit yang dialami Jokowi dipicu oleh faktor lingkungan.

Kemudian pada 22 Juni 2025, Syarif mengatakan bahwa peradangan akibat alergi sudah dalam proses pemulihan.

Syarif menyebut bahwa secara visual kulit Jokowi memang mengalami perubahan. Namun secara fisik, tidak ada gangguan atau keluhan serius.

Perubahan fisik Jokowi terlihat di beberapa momen saat dirinya tertangkap kamera. Meski demikian, Syarif tidak bisa memastikan kaitannya dengan penyakit autoimun.

Ia menyerahkan penjelasan medis lebih lanjut kepada dokter. Ia hanya menegaskan Kembali bahwa kondisi Jokowi tidak serius dan sedang dalam pemulihan.

Penyebab Alergi Kulit

Alergi sendiri merupakan salah satu bentuk reaksi tubuh pada zat yang menurutnya tidak cocok dan mengganggu kondisi atau keadaan tubuh. Alergi ini biasanya ditandai dengan gatal-gatal, memerah dan timbul bitnik-bintik.

Ada tiga hal yang paling berpengaruh pada kondisi seseorang yang terkena alergi kulit. Diantaranya yaitu bahan makanan, obat-obatan dan kosmetik.

-        Keturunan Secara Genetis

-        Karena Perubahan metal Perhiasan

-        Parfum

-        Bahan Antiseptic

-        Kandungan pada Antibiotic

-        Wangi Makanan

-        Pengawet Cat dan Kertas

-        Logam pada pewarna rambut

-        Antibiotic untuk penyembuh luka

-        Pengawet pada Shampoo

-        Mengonsumsi Seafood

-        Kutu debu

-        Sari bunga dan pohon

-        Hewan Peliharaan

-        Jamur

Kontributor : Kanita

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ole Romeny Cedera Parah, Suporter Oxford United Cibir Piala Presiden 2025

Ole Romeny Cedera Parah, Suporter Oxford United Cibir Piala Presiden 2025

Bola | Sabtu, 12 Juli 2025 | 01:28 WIB

Skandal Paulinho Tukang Jagal Ole Romeny! Dicap Bodoh oleh Suporter Brasil

Skandal Paulinho Tukang Jagal Ole Romeny! Dicap Bodoh oleh Suporter Brasil

Bola | Sabtu, 12 Juli 2025 | 06:05 WIB

Piala Presiden 2025: Turnamen yang Kompetitif dan Bikin Nasi Kotak Indonesia Mendunia

Piala Presiden 2025: Turnamen yang Kompetitif dan Bikin Nasi Kotak Indonesia Mendunia

Bola | Sabtu, 12 Juli 2025 | 06:05 WIB

Terkini

DKI Jakarta Berangkatkan 7.819 Jemaah Haji, Pemprov Siapkan 117 PPIH

DKI Jakarta Berangkatkan 7.819 Jemaah Haji, Pemprov Siapkan 117 PPIH

News | Kamis, 16 April 2026 | 21:03 WIB

Tangisan Anak di Serpong Utara Ungkap Penemuan Jasad Wanita Dalam Rumah

Tangisan Anak di Serpong Utara Ungkap Penemuan Jasad Wanita Dalam Rumah

News | Kamis, 16 April 2026 | 20:56 WIB

Aksi Kamisan ke-904 Soroti Militerisasi Sipil: Impunitas Masih Berulang

Aksi Kamisan ke-904 Soroti Militerisasi Sipil: Impunitas Masih Berulang

News | Kamis, 16 April 2026 | 20:41 WIB

Tim Advokasi Minta MK Batalkan Pasal Kontroversial UU TNI, Soroti Ruang Sipil dan Impunitas

Tim Advokasi Minta MK Batalkan Pasal Kontroversial UU TNI, Soroti Ruang Sipil dan Impunitas

News | Kamis, 16 April 2026 | 20:00 WIB

Cueki Permintaan Trump, Presiden Lebanon Ogah Bicara dengan Benjamin Netanyahu

Cueki Permintaan Trump, Presiden Lebanon Ogah Bicara dengan Benjamin Netanyahu

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:56 WIB

Gelar KWP Awards 2026, Ariawan: Pers dan Parlemen Wajib Kolaborasi untuk Negara

Gelar KWP Awards 2026, Ariawan: Pers dan Parlemen Wajib Kolaborasi untuk Negara

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:51 WIB

Mengenal Piramida Budaya Perkosaan: Dari Obrolan Digital hingga Kekerasan Nyata

Mengenal Piramida Budaya Perkosaan: Dari Obrolan Digital hingga Kekerasan Nyata

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:51 WIB

Pentagon Panaskan Mesin Perang, Negosiasi AS-Iran Terancam Kolaps

Pentagon Panaskan Mesin Perang, Negosiasi AS-Iran Terancam Kolaps

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:42 WIB

Perdokjasi Dorong Prodi S2 Kedokteran Asuransi Pertama di Indonesia, Target Berdiri 2028

Perdokjasi Dorong Prodi S2 Kedokteran Asuransi Pertama di Indonesia, Target Berdiri 2028

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:39 WIB

Insiden Panipahan Jadi 'Wake-Up Call', Kapolda Riau Deklarasi Perang Total Lawan Narkoba

Insiden Panipahan Jadi 'Wake-Up Call', Kapolda Riau Deklarasi Perang Total Lawan Narkoba

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:33 WIB